Kompas.com - 16/04/2022, 10:54 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Mukomuko, Polda Bengkulu menyidik dugaan penyalahgunaan ribuan E-KTP gagal cetak di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Pengungkapan ini bermula dari viralnya pengangkutan E-KTP gagal cetak di sosial media melalui salah satu platform.

Berangkat dari hal tersebut, penyidik Unit Tipiter Satreskrim Polres Mukomuko melakukan penyidikan.

Baca juga: Cara dan Syarat Membuat e-KTP di Tegal Terbaru

"Jadi E-KTP yang gagal cetak, misalnya ada kesalahan tulis nama, alamat, itu dikembalikan ke Dinas Dukcapil dan dihancurkan. Namun, kami menemukan E-KTP gagal cetak itu tidak dihancurkan namun dikumpulkan diduga akan disalahgunakan," kata Kapolres Mukomuko, AKBP. Witdiardi saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (15/4/2022).

Polisi belum menyebutkan disalahgunakan untuk apa E-KTP gagak cetak itu karena masih perlu pengembangan lebih lanjut.

Sejauh ini penyidik memanggil saksi sebanyak 3 orang pemilik E-KTP invalid, yang diduga telah disalahgunakan oknum di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kabupaten Mukomuko.

Kapolres Mukomuko Polda Bengkulu AKBP Witdiardi mengatakan, dugaan penyalahgunaan E-KTP invalid itu menyeret oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mukomuko, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga sipil di daerah ini.

Jumlah E-KTP invalid tersebut, kata Witdiardi, tidak kurang dari 1.000 lembar. Di mana E-KTP itu diduga disalahgunakan untuk keperluan tertentu.

File data E-KTP invalid itu, kata Witdiardi, disimpan di komputer jinjing atau laptop yang jumlahnya mencapai ribuan lembar.

Baca juga: Imbas Blanko Kosong, Warga Surabaya Belum Bisa Cetak e-KTP

"Dugaan penyalahgunaan E-KTP invalid ini menyeret oknum pejabat di lingkungan Pemda Mukomuko, ASN dan warga sipil. Jumlah E-KTP invalid ini tidak kurang dari 1000 lembar," kata Witdiardi, Jumat (15/4/2022).

Dalam dugaan penyalahgunaan E-KTP invalid ini, kata Witdiardi, pihaknya akan menerapkan dengan Pasal 95 a Undang-undang No. 24 Tahun 2013, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

"Tidak tutup kemungkinan dugaan penyalahgunaan E-KTP ini akan menyeret pihak lainnya," ujarnya.

Saat ini Polres Mukomuko mash melengkapi permintaan kejaksaan untuk melengkapi berkas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus Perintis Angkutan Pedesan di Soloraya Terus Menurun, Ini Penyebabnya

Bus Perintis Angkutan Pedesan di Soloraya Terus Menurun, Ini Penyebabnya

Regional
Unjuk Rasa Tolak Tambang Pasir Besi Ilegal di Seluma, Gubernur Bengkulu: Saya Dukung

Unjuk Rasa Tolak Tambang Pasir Besi Ilegal di Seluma, Gubernur Bengkulu: Saya Dukung

Regional
Pelabuhan Paotere: Sejarah Singkat, Daya Tarik, dan Harga Tiket

Pelabuhan Paotere: Sejarah Singkat, Daya Tarik, dan Harga Tiket

Regional
Poster 'My Pertamina Apakah Solusi?' Sambut Kedatangan Erick Thohir di Unsoed

Poster "My Pertamina Apakah Solusi?" Sambut Kedatangan Erick Thohir di Unsoed

Regional
Gudang Logistik Perusahan di Pulau Seram Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 4 Miliar

Gudang Logistik Perusahan di Pulau Seram Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 4 Miliar

Regional
Mandiri Energi dari Desa Cilacap: Sudah Ada Pembangkit Tenaga Hidro, Warga Tolak Listrik PLN

Mandiri Energi dari Desa Cilacap: Sudah Ada Pembangkit Tenaga Hidro, Warga Tolak Listrik PLN

Regional
Hendi Senang, Kedatangan Presiden Jokowi dan Megawati Membuat Hotel-hotel di Semarang Penuh

Hendi Senang, Kedatangan Presiden Jokowi dan Megawati Membuat Hotel-hotel di Semarang Penuh

Regional
Selamatkan Alat Pancing yang Terjatuh, Pemuda di Bitung Malah Hanyut di Pantai

Selamatkan Alat Pancing yang Terjatuh, Pemuda di Bitung Malah Hanyut di Pantai

Regional
Perahu Terbalik Saat Cari Ikan di Laut, Kakek Ditemukan Tewas, Cucu 4 Tahun Hilang

Perahu Terbalik Saat Cari Ikan di Laut, Kakek Ditemukan Tewas, Cucu 4 Tahun Hilang

Regional
Terima 'Fee' Proyek Rp 2,9 Miliar, Dodi Reza Alex Noerdin Divonis 6 Tahun Penjara

Terima "Fee" Proyek Rp 2,9 Miliar, Dodi Reza Alex Noerdin Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
43 Paket Kokain Tak Bertuan Ditemukan di Kepulauan Anambas, Pencarian Masih Terus Dilakukan

43 Paket Kokain Tak Bertuan Ditemukan di Kepulauan Anambas, Pencarian Masih Terus Dilakukan

Regional
2 Hari Demo Tolak Tambang di Bengkulu, Massa Bubar Setelah Dengar 'Voice Note' Gubernur

2 Hari Demo Tolak Tambang di Bengkulu, Massa Bubar Setelah Dengar "Voice Note" Gubernur

Regional
Penjual Ratusan Amunisi ke Oknum ASN Nduga Ditangkap

Penjual Ratusan Amunisi ke Oknum ASN Nduga Ditangkap

Regional
Satu Keluarga di Kotabaru Tewas Tersetrum, Sapinya Juga Ditemukan Mati

Satu Keluarga di Kotabaru Tewas Tersetrum, Sapinya Juga Ditemukan Mati

Regional
Salah Satu Penghasil Nikel Terbesar di Indonesia, Bupati Berharap Morowali Utara Jadi Kabupaten Terdepan

Salah Satu Penghasil Nikel Terbesar di Indonesia, Bupati Berharap Morowali Utara Jadi Kabupaten Terdepan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.