Melangsir Solar Pakai Mobil yang Tangkinya Sudah Dimodifikasi, Pria di Banjarmasin Ditangkap

Kompas.com - 15/04/2022, 16:56 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial IJ (43) ditangkap tim Unit Buru Sergap Kepolisian Sektor Banjarmasin Timur, Kalimantan Selatan (Kalsel) karena kedapatan mengisi bahan bakar minyak jenis solar menggunakan mobil yang tangkinya sudah dimodifikasi.

IJ ditangkap di Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Pangeran Hidayatullah atas laporan masyarakat sering terjadinya praktik pengisian solar secara ilegal.

Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol Pujie Firmansyah mengatakan, cara yang dilakukan pelaku sudah termasuk canggih.

Baca juga: 2 Pria Ditangkap Saat Timbun Solar 3.000 Liter di SPBU, Ditampung Pakai Dump Truck Bertangki Modifikasi

Saat petugas mengisi tangki mobil, pelaku dari dalam mobil kemudian mengisap solar dari tangki ke jeriken menggunakan dinamo yang telah dimodifikasi.

Tujuannya agar tangki mobil terus terisi sementara solar berpindah dari tangki ke jeriken tanpa sepengetahuan petugas SPBU.

"Pelaku memompa solar dari tangki dengan menggunakan dinamo melalui selang yang dihubungkan ke jerigen. Jika jerigen yang satu sudah penuh, pelaku tinggal menggeser selang ke jerigen lain. Jadi sudah canggih," ujar Kompol Pujie Firmansyah kepada wartawan, Jumat (15/4/2022).

Saat ditangkap, petugas menemukan 10 jeriken dari dalam mobil. Pelaku belum sempat mengisi semua jeriken miliknya.

"Rinciannya 6 jeriken kosong, 3 jeriken masing-masing berisi 30 liter Bio Solar dan 1 jeriken berisi 20 liter Dexlaite," ungkapnya.

Pujie mengungkapkan, setiap liter solar dibeli pelaku dengan harga subsidi atau Rp 5.150 perliter.

Oleh pelaku, solar tersebut dijual kembali ke masyarakat dengan cara eceran seharga Rp 7.500.

"Kalau yang di SPBU Pangeran Hidayatullah Banua Anyar menurut pengakuan pelaku baru satu kali ini saja dia melakukan," pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Banjarmasin Timur dan akan dijerat pasal 53 Undang-Undang RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman enam tahun penjara.

Baca juga: Timbun 1 Ton Solar Subsidi, Warga Mlorah Nganjuk Terancam 6 Tahun Penjara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Penjagaan Markas Komando hingga Asrama Polisi di Tegal Diperketat

Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Penjagaan Markas Komando hingga Asrama Polisi di Tegal Diperketat

Regional
Ada Insiden Bom Bunuh Diri di Astanaanyar, Gibran Minta Warga Tak Takut: Saya yang Menjamin Solo Aman

Ada Insiden Bom Bunuh Diri di Astanaanyar, Gibran Minta Warga Tak Takut: Saya yang Menjamin Solo Aman

Regional
Sederet Fakta Bom Bunuh Diri di Bandung, 1 Polisi Gugur dan Terduga Pelaku Eks Napiter Bom Cicendo

Sederet Fakta Bom Bunuh Diri di Bandung, 1 Polisi Gugur dan Terduga Pelaku Eks Napiter Bom Cicendo

Regional
Diduga Terlibat Prostitusi Online, 4 Wanita dan 1 Waria di Atambua Ditangkap Polisi

Diduga Terlibat Prostitusi Online, 4 Wanita dan 1 Waria di Atambua Ditangkap Polisi

Regional
Buntut Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar, Penjagaan di Perbatasan Gorontalo Diperketat

Buntut Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar, Penjagaan di Perbatasan Gorontalo Diperketat

Regional
2 Gempa Guncang Kabupaten Seram Bagian Timur, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

2 Gempa Guncang Kabupaten Seram Bagian Timur, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Pengedar Uang Palsu di Kebumen Ditangkap, Korbannya Pedagang Kecil

Pengedar Uang Palsu di Kebumen Ditangkap, Korbannya Pedagang Kecil

Regional
6 Nasabah Bank Sulselbar yang Tidak Dapat Pengembalian Dikabarkan Akan Tempuh Jalur Hukum, Polisi: Belum Ada Laporan

6 Nasabah Bank Sulselbar yang Tidak Dapat Pengembalian Dikabarkan Akan Tempuh Jalur Hukum, Polisi: Belum Ada Laporan

Regional
Ada Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar, Semua Kantor Polisi di Mamuju Dijaga Ketat

Ada Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar, Semua Kantor Polisi di Mamuju Dijaga Ketat

Regional
Bulog Sebut Stok Beras di Bima 4.263 Ton, Cukup hingga Mei 2023

Bulog Sebut Stok Beras di Bima 4.263 Ton, Cukup hingga Mei 2023

Regional
H-3 Pernikahan, Kaesang Pangarep Gelar Tradisi 'Slametan' di Pura Mangkunegaran

H-3 Pernikahan, Kaesang Pangarep Gelar Tradisi "Slametan" di Pura Mangkunegaran

Regional
Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung Sudah Setahun Indekos di Sukoharjo

Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung Sudah Setahun Indekos di Sukoharjo

Regional
1 Polisi Gugur dalam Insiden Bom Bunuh Diri di Mapolres Astanaanyar Bandung

1 Polisi Gugur dalam Insiden Bom Bunuh Diri di Mapolres Astanaanyar Bandung

Regional
Kapolri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolsek Astanaanyar Bandung Terafiliasi JAD

Kapolri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolsek Astanaanyar Bandung Terafiliasi JAD

Regional
Polisi di Lampung Tengah Dikeroyok, Kapolres: Massa Hendak Rebut Bandar Narkoba yang Ditangkap

Polisi di Lampung Tengah Dikeroyok, Kapolres: Massa Hendak Rebut Bandar Narkoba yang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.