Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beli Rokok dengan Uang Palsu, Pemuda di Lombok Tengah Ditangkap

Kompas.com - 14/04/2022, 15:54 WIB
Idham Khalid,
Andi Hartik

Tim Redaksi

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial R (20), warga Desa Petelulan Indah, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditangkap Polsek Batukliang Utara, Polres Lombok Tengah, karena terlibat peredaran uang palsu.

Pelaku yang bekerja sebagai tukang servis handphone ditangkap pada Rabu (13/4/2022) setelah membeli rokok dengan uang palsu.

Kapolsek Batukliang Utara Iptu Sribagio menyampaikan, penangkapan terhadap pelaku berawal dari informasi warga Dusun Seganteng Uluh, Desa Aik Bukaq, yang berjualan di kios depan SDN Seganteng.

Baca juga: Buntut Korban Begal Ditangkap Usai Tewaskan Pembegal, Massa Geruduk Kantor Polres Lombok Tengah

Penjual itu melapor karena menerima uang palsu dari pelaku saat membeli rokok.

"Saat terduga pelaku membeli rokok dengan pecahan uang Rp 20.000, selanjutnya personel Polsek Batukliang Utara mengamankan terduga pelaku R," kata Sribagio melalui keterangan tertulis, Kamis (14/4/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku R mengaku mendapatkan uang palsu tersebut melalui Facebook. Dia memesan uang palsu itu kepada pemilik akun Facebook Upalamana. Setelah dipesan, uang palsu itu dikirim melalui jasa pengiriman barang.

Baca juga: Menghadapi Arus Mudik, Bandara Lombok Buka Layanan Vaksinasi Covid-19

"Setelah pesanannya sampai diambil sendiri oleh terduga pelaku di kantor J&T Bujak Desa Mantang," kata Sribagio.

Pelaku mengaku sudah menggunakan uang tersebut di beberapa titik saat bertransaksi.

"Ia (pelaku) mengakui telah memakai uang palsu tersebut di beberapa titik lokasi di Kabupaten Lombok Tengah, tepatnya di Pancor Dao, Kembang Kerang, Aik Darek, Sengkol sebanyak tiga kali, Gubuk Embung, Perempatan Mantang, Selebung, Otak Dese, Bagu," kata Sribagio.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian mengamankan barang bukti sebanyak dua lembar pecahan Rp 50.000 yang diduga palsu.

Sementara itu, pelaku berhasil ditangkap saat sedang bersama temannya di sebuah gazebo di Dusun Seganteng Bat, Desa Aik Bukak. Saat ini, perkara tersebut sudah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Lombok Tengah untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Awal Mula Dosen Untan Pontianak Diduga Jadi Joki Mahasiswa S2, Ada Pemalsuan Nilai di Sistem

Awal Mula Dosen Untan Pontianak Diduga Jadi Joki Mahasiswa S2, Ada Pemalsuan Nilai di Sistem

Regional
Ahli: 'Amicus Curiae' Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres Berhadapan dengan Sapaan Internasional

Ahli: "Amicus Curiae" Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres Berhadapan dengan Sapaan Internasional

Regional
Antisipasi Bentrok Susulan di Tual Maluku, Polisi Bentuk Pos Pengamanan di Perbatasan

Antisipasi Bentrok Susulan di Tual Maluku, Polisi Bentuk Pos Pengamanan di Perbatasan

Regional
Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang Terungkap

Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang Terungkap

Regional
Pilkada Semarang, Demokrat Bersikeras Jagokan Kadernya Sendiri, Kantongi Dua Nama

Pilkada Semarang, Demokrat Bersikeras Jagokan Kadernya Sendiri, Kantongi Dua Nama

Regional
Partai Aceh Usung 2 Eks Kombatan GAM Jadi Calon Bupati Aceh Utara

Partai Aceh Usung 2 Eks Kombatan GAM Jadi Calon Bupati Aceh Utara

Regional
21 Orang Tewas Laka Lantas Selama Musim Lebaran di Lampung

21 Orang Tewas Laka Lantas Selama Musim Lebaran di Lampung

Regional
Pasca-Lebaran, Harga Ayam di Semarang Masih Tinggi

Pasca-Lebaran, Harga Ayam di Semarang Masih Tinggi

Regional
2 Terdakwa Korupsi Lampu Jalan Lhokseumawe Jadi Tahanan Kota

2 Terdakwa Korupsi Lampu Jalan Lhokseumawe Jadi Tahanan Kota

Regional
Bencana di Tana Toraja, 20 Warga Meninggal karena Tanah Longsor

Bencana di Tana Toraja, 20 Warga Meninggal karena Tanah Longsor

Regional
Mentan Akan Kirim 100 Alat Pertanian ke Merauke untuk Mendukung 'Food Estate'

Mentan Akan Kirim 100 Alat Pertanian ke Merauke untuk Mendukung "Food Estate"

Regional
TNI AL Nunukan Hentikan Penyelundupan 7.200 Botol Minyak Rambut Kemiri ke Malaysia, Bernilai Lebih dari Rp 100 Juta

TNI AL Nunukan Hentikan Penyelundupan 7.200 Botol Minyak Rambut Kemiri ke Malaysia, Bernilai Lebih dari Rp 100 Juta

Regional
Berburu Ketupat Unik dalam Tradisi Syawalan di Pedurungan Kota Semarang

Berburu Ketupat Unik dalam Tradisi Syawalan di Pedurungan Kota Semarang

Regional
Pemkab Blora Hibahkan Rp 7,3 M untuk Bangun Gedung Kejaksaan, Bupati: Bentuk Sinergitas

Pemkab Blora Hibahkan Rp 7,3 M untuk Bangun Gedung Kejaksaan, Bupati: Bentuk Sinergitas

Regional
Jalan Pasar Pahauman Landak Terendam Banjir, Lalu Lintas Antarkabupaten Terhambat

Jalan Pasar Pahauman Landak Terendam Banjir, Lalu Lintas Antarkabupaten Terhambat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com