Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tangkap Penimbun 1.486 Liter Solar Subsidi, Beli di Sumsel, lalu Jual di Way Kanan Lampung

Kompas.com - 14/04/2022, 10:49 WIB
Tri Purna Jaya,
Khairina

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com – Penimbunan bahan bakar minyak alias BBM bersubsidi kembali dibongkar aparat kepolisian di Lampung.

Seorang penimbun yang ditangkap di Kabupaten Way Kanan membeli BBM dari Sumatera Selatan lalu menjualnya di wilayah tersebut.

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna membenarkan bahwa pelaku berinisial KN (55), warga Kampung Way Pisang, ditangkap dengan barang bukti lebih dari 1.000 liter BBM bersubsidi.

Baca juga: 2 Pria Ditangkap Saat Timbun Solar 3.000 Liter di SPBU, Ditampung Pakai Dump Truk Bertangki Modifikasi

KN ditangkap di rumahnya pada Selasa (12/4/2022) tengah malam saat hendak memindahkan barang bukti dari dalam kendaraannya.

“Pengungkapan kasus ini berkat informasi dari masyarakat yang melihat penyalahgunaan BBM bersubdisi jenis solar yang dilakukan oleh pelaku KN,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, Kamis (14/4/2022).

Berdasarkan informasi itu, kata Teddy, anggota Satreskrim Polres Way Kanan pun melakukan penyelidikan ke lokasi.

Saat menyambangi rumah pelaku, anggota menemukannya sedang memindahkan muatan BBM dari mobil minibus BG 1998 LP.

“Pelaku ditangkap lalu dibawa ke Mapolres Way Kanan untuk diproses lebih lanjut,” kata Teddy.

Sementara itu, Kepala Satreskrim Polres Way Kanan AKP Andre Try Putra memaparkan, mobil yang digunakan pelaku telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM dalam jumlah banyak.

“Bagian dalamnya dimodifikasi dengan sebuah tanki berukuran kotak, kapasitasnya 1.000 liter,” kata Andre.

Baca juga: Solar Langka, Pemprov Riau Minta Setiap Pembelian BBM Bersubsidi Diawasi

Andre menambahkan, saat penggerebekan itu kondisi tangki modifikasi itu masih berisi sekitar 300 liter bahan bakar jenis solar bersubsidi.

Di kediaman pelaku, anggota kepolisian juga menemukan sebanyak 29 jeriken ukuran besar penuh solar. Kapasitas jeriken ini mencapai 34 liter.

Kemudian, ditemukan juga 20 buah jeriken ukuran kecil berkapasitas 10 liter dan satu buah selang sepanjang 1 meter.

Dengan demikian, total solar yang ditimbun oleh pelaku mencapai 1.486 liter.

Berdasarkan keterangan pelaku, solar bersubsidi tersebut dibeli di SPBU Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

“Rencana pelaku akan menjual lagi BBM ini di wilayah Way Kanan dengan harga Rp 8.500 per liter,” kata Andre.

Andre menjelaskan, pelaku diancam Pasal 55 dan/atau Pasal 53 huruf b, c dan d UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas.

“Ancaman hukuman pidana enam tahun penjara dan denda Rp 60 miliar,” kata Andre.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tercatat, 2.794 Balita di Lebak Kekurangan Gizi

Tercatat, 2.794 Balita di Lebak Kekurangan Gizi

Regional
KPU Buka Pendaftaran Pantarlih Pilkada Solo 2024, Butuh 1.770 Orang, Melek Teknologi Jadi Salah Satu Syarat

KPU Buka Pendaftaran Pantarlih Pilkada Solo 2024, Butuh 1.770 Orang, Melek Teknologi Jadi Salah Satu Syarat

Regional
Kendaraan Bodong yang Disita di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 39, Rumah Warga Jadi Tempat Penyimpanan

Kendaraan Bodong yang Disita di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 39, Rumah Warga Jadi Tempat Penyimpanan

Regional
Longboat Kecelakaan di Tengah Laut, Seorang Warga Kaimana Papua Barat Masih Dicari Tim SAR

Longboat Kecelakaan di Tengah Laut, Seorang Warga Kaimana Papua Barat Masih Dicari Tim SAR

Regional
Update Status Gunung Slamet Hari Ini: Stasus Waspada, Pemkab Banyumas Siapkan Skenario Terburuk

Update Status Gunung Slamet Hari Ini: Stasus Waspada, Pemkab Banyumas Siapkan Skenario Terburuk

Regional
Detik-detik Polisi Gerebek 'Kampung Bandit' Sukolilo Pati, Amankan Puluhan Kendaraan Bodong

Detik-detik Polisi Gerebek "Kampung Bandit" Sukolilo Pati, Amankan Puluhan Kendaraan Bodong

Regional
2 TPS di Batanghari Ditetapkan PSU, KPU Jambi Tunggu Jadwal dari Pusat

2 TPS di Batanghari Ditetapkan PSU, KPU Jambi Tunggu Jadwal dari Pusat

Regional
BKSDA: Harimau yang Muncul di PTPN 7 Pesawaran Jenis Kucing Emas

BKSDA: Harimau yang Muncul di PTPN 7 Pesawaran Jenis Kucing Emas

Regional
Usai Dipecat Nyabu, Mantan Polisi di Riau Ini Ditangkap karena Edarkan Narkoba

Usai Dipecat Nyabu, Mantan Polisi di Riau Ini Ditangkap karena Edarkan Narkoba

Regional
Hanya Punya 4 Kursi, Gerindra Jadi Favorit Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Semarang

Hanya Punya 4 Kursi, Gerindra Jadi Favorit Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Semarang

Regional
Mahasiswa Sebut Bupati Halmahera Utara yang Bubarkan Demonstrasi Pakai Parang Dilaporkan ke Bareskrim

Mahasiswa Sebut Bupati Halmahera Utara yang Bubarkan Demonstrasi Pakai Parang Dilaporkan ke Bareskrim

Regional
Soal Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Guru kepada Santri di Makassar, Yayasan Sebut Pelaku Sudah Dipecat

Soal Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Guru kepada Santri di Makassar, Yayasan Sebut Pelaku Sudah Dipecat

Regional
Puluhan Kendaraan Bodong Ditemukan di Sukolilo Pati, 3 Orang Diperiksa

Puluhan Kendaraan Bodong Ditemukan di Sukolilo Pati, 3 Orang Diperiksa

Regional
Lebih Awal Sehari, Shalat Idul Adha Majelis Tafsir Al Quran Digelar Minggu

Lebih Awal Sehari, Shalat Idul Adha Majelis Tafsir Al Quran Digelar Minggu

Regional
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Gudang Tigaraksa

Kilas Daerah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com