Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudik Gratis dari Bali ke Banyuwangi, Ini Cara Daftarnya

Kompas.com - 13/04/2022, 10:57 WIB
Rachmawati

Penulis

KOMPAS.com - Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Dewata dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar mudik gratis dari Denpasar, Bali ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Mudik bareng rencananya akan digelar pada Kamis (28/4/2022).

Lulut Joni, panitia mudik gratis mengatakan Ikawangi Dewata sudah melakukan mudik gratis sejak 2015. Namun dua tahun terakhir, mudik gratis tidak dilakukan karena kondisi pandemi.

"Untuk tahun ini Alhamdulilah bisa digelar lagi dan harapannya pemudik bisa nyaman dan aman saat mudik ke tanah kelahiran," kata Lulut saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (14/4/2022).

Baca juga: Demo Mahasiswa di Banyuwangi, Pimpinan DPRD Tanda Tangan Surat Siap Mundur

Menurutnya bus dan truk yang digunakan untuk mudik disediakan oleh Dishub Banyuwangi.

Berikut syarat mudik gratis dari Bali ke Banyuwangi:

  1. Foto copy (Photo HP) KTP
  2. Foto copy (Photo HP) KTA Ikawangi Dewata Bali yang berlaku (yang belum punya KTA bisa langsung mendaftar KTA bareng dengan daftar Mudik)
  3. Foto copy sertifikat vaksin booster / peduli lindungi
  4. Foto copy SNTK bagi yang membawa sepeda motor

Ia mengatakan bagi pemudik yang belum booster, wajib melakukan swab antigen H-1 sebelum keberangkatan.

Baca juga: Demo 11 April di Banyuwangi, Mahasiswa Suntik Vaksin di Sela Aksi

Jika belum sama sekali menerima vaksin, harus menunjukkan surat keterangan dokter yang menyatakan tidak bisa vaksin dan wajib swab PCR H-1 keberangkatan.

Lulut juga menjelaskan pihak Ikawangi Dewata menyediakan armada truk untuk mengangkut motor milik pemudik yang bisa digunakan di kampung halaman.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan mudik menggunakan motor.

"Jadi pemudik naik bus AC yang nyaman dan kami juga sediakan snack berbuka puasa. Jadi enggak perlu naik motor ke Banyuwangi karena risikonya juga tinggi seperti kelelahan di jalan," kata Lulut.

Baca juga: Banyuwangi Ekspor 6 Ton Sampah ke Austria

Untuk pemudik yang ingin ikut mudik gratis bisa menghubungi koordinator yang ada di beberapa kota/kabupaten yang ada di Bali yakni di Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, dan Bangli.

Nantinya calon pemudik akan mengisi form yang sudah disediakan.

"Nomor ponsel koordinator bisa diakses di Facebook. Sudah kami sertakan," kata dia.

Untuk calon pemudik yang membawa motor haru berkumpul di lokasi pada Kamis (28/4/2022) di parkir timur Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar jam 07.00 Wita.

Selain itu calon pemudik dilarang membawa bahang berbahaya dan barang yang dilarang pemerintah serta dilarang membawa binatang pelihataan.

"Karena kursi terbatas, maka pendaftaran akan ditutup jika kuota sudah penuh," jelas dia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Regional
Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Regional
Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Regional
Mandi di Laut, 4 Orang di Purworejo Terseret Ombak, 1 Belum Ditemukan

Mandi di Laut, 4 Orang di Purworejo Terseret Ombak, 1 Belum Ditemukan

Regional
Status Gunung Kelimutu Naik dari Level Normal ke Waspada

Status Gunung Kelimutu Naik dari Level Normal ke Waspada

Regional
Kawah Panas Bumi Erupsi, Aktivitas Pertanian dan Pariwisata Dihentikan Sementara

Kawah Panas Bumi Erupsi, Aktivitas Pertanian dan Pariwisata Dihentikan Sementara

Regional
Mobil Angkut BBM di Kupang Terbakar dan Tabrak Pagar Pos Polisi

Mobil Angkut BBM di Kupang Terbakar dan Tabrak Pagar Pos Polisi

Regional
Tim SAR Terus Cari 10 Warga Tanah Datar yang Terseret Banjir Lahar

Tim SAR Terus Cari 10 Warga Tanah Datar yang Terseret Banjir Lahar

Regional
10 Orang Ikut Penjaringan Bupati Semarang di Gerindra, Keseriusan Dilihat Saat Pengembalian Formulir

10 Orang Ikut Penjaringan Bupati Semarang di Gerindra, Keseriusan Dilihat Saat Pengembalian Formulir

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com