Loka POM Balikpapan Hentikan Penjualan Kinder Joy di Minimarket

Kompas.com - 12/04/2022, 15:21 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Loka POM Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, langsung menarik cokelat Kinder Joy dari minimarket per Selasa ini (12/4/2022).

Kebijakan Loka POM itu merespons edaran dari BPOM terkait kandungan cemaran bakteri salmonella yang ada di dalamnya.

Baca juga: Ketika Bapak-bapak Bahagia Kinder Joy Ditarik dari Peredaran: Alhamdulillah, Ya Allah...

Kepala Loka POM Balikpapan, Sumiyati Haslinda yang dihubungi Kompas.com menyatakan, pihaknya hanya mengikuti instruksi BPOM Pusat untuk menghentikan sementara peredaran Kinder Joy di minimarket.

"Kami sementara mengamankan produk tersebut sambil menunggu perintah. Hari ini tim sudah bergerak di lapangan melakukan pengawasan ke minimarket yang ada. Semoga para minimarket ini tidak lagi memajang produk tersebut," ujarnya.

Sumiyati menjelaskan, memang produk Kinder yang banyak beredar di Indonesia berasal dari India. Namun pihaknya tetap melakukan pengamanan dan meminta pelaku usaha minimarket untuk menarik produk tersebut dari etalase penjualan.

"Memang kalau yang berizin di BPOM itu kan yang dari India, yang dari Eropa sebenarnya yang dipersoalkan. Cuma ya kami minta keikhlasan dari minimarket untuk sementara ditarik dulu sambil menunggu instruksi selanjutnya," jelas Haslinda.

Produk Kinder Joy memang menjadi laris manis dibeli khususnya usia anak-anak. Produk cokelat berbentuk telur dengan hadiah mainan di dalamnya ini menjadi sorotan setelah adanya temuan cemaran bakteri Salmonella.

Pernyataan tersebut diumumkan oleh Food Standard Agency (FSA) Inggris yang mengatakan, bahwa bakteri Salmonella (non-thypoid) dapat menyebabkan diare, demam dan kram perut.

Dari pantauan media ini, sejumlah minimarket di Balikpapan sudah tak lagi menjajakkan Kinder Joy di etalase penjualan.

"Semoga saja tidak dipasang lah, mohon keihklasannya dulu," pungkas Haslinda.

Baca juga: Peredaran Kinder Joy Dihentikan Sementara, Aprindo Patuh Ikuti Arahan BPOM

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Regional
Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Regional
Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab 'Bullying' Menurut Psikolog

Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab "Bullying" Menurut Psikolog

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

Regional
Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Regional
UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

Regional
4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Regional
1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

Regional
Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Regional
Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Regional
IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

Regional
Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Regional
Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
UMP Sulut 2023 Naik Jadi Rp Rp 3.485.000, Gubernur Minta Pengusaha Ikuti Ketetapan

UMP Sulut 2023 Naik Jadi Rp Rp 3.485.000, Gubernur Minta Pengusaha Ikuti Ketetapan

Regional
Ganjar Ungkapkan Tak Disukai Teman karena Minta Mereka Mengurus Izin Tambang Galian C

Ganjar Ungkapkan Tak Disukai Teman karena Minta Mereka Mengurus Izin Tambang Galian C

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.