Terganggu Suara Jemaah Bangunkan Sahur, Pria di Batam Datangi Masjid Bawa Senjata Tajam

Kompas.com - 11/04/2022, 08:07 WIB

 

BATAM, KOMPAS.com – NZ, seorang pria yang tinggal di Kawasan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (10/4/2022) dijemput petugas Polsek Lubuk Baja.

NZ sempat mendatangi Masjid Al - Mu’minin yang berada di kawasan Tanjung Uma dengan membawa senjata tajam.

Hal ini dilakukan NZ karena dirinya merasa terganggu dengan suara toa masjid yang membangunkan warga untuk sahur.

“Pelaku sudah kami amankan dan permasalah ini sudah selesai secara kekeluargaan,” kata Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono, Minggu (10/4/2022) malam tadi.

Baca juga: Toko Emas di Tangerang Dirampok 2 Pria, Bawa Kabur Emas 0,5 Kg Senilai Rp 350 Juta

Budi mengatakan, dari pengakuan pelaku, NZ mengaku tidak bisa tidur karena terganggu suara toa yang dianggapnya bising saat membangunkan warga untuk sahur.

“Alasannya hanya itu, tidak ada niat lainnya. Namun saat ini permasalahan tersebut sudah dianggap selesai setelah kami pertemukan antara pelaku dengan jemaah Masjid Al - Mu’minin yang sempat berselisih paham karena didatangi NZ dengan membawa sajam,” papar Budi.

“Seperti saya katakan tadi, sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan mereka sudah saling memaafkan,” tambah Budi menjelaskan.

Sebelumnya kasus ini terkuat setelah video berdurasi 1,55 menit beredar ke media sosial, di mana dalam video tersebut, seorang pria yang belakangan diketahui berinisal NZ dengan ciri-ciri mengenakan sebo hitam, topi hitam serta celana jeans pendek, masuk ke dalam masjid sembari mengacungkan parang panjang dan berkata kasar kepada para jamaah.

Baca juga: Mau Mudik ke Lampung? Ini Tarif Tol dari Bakauheni Sampai Terbanggi Besar

Mendengar hal itu, beberapa jemaah langsung menghampiri pelaku dan terjadi adu mulut. Aksi dorong antara pelaku dan para jemaah masjid pun tidak terelakkan.

Bahkan para jemaah juga berusaha keras merebut sebilah parang panjang dari genggaman pelaku. Sajam itu berhasil direbut paksa dan terjadi perdebatan hingga keluar masjid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku 'Bullying' Alami Luka di Masa Lalu?

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku "Bullying" Alami Luka di Masa Lalu?

Regional
Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Regional
Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Regional
Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab 'Bullying' Menurut Psikolog

Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab "Bullying" Menurut Psikolog

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

Regional
Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Regional
UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

Regional
4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Regional
1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

Regional
Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Regional
Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Regional
IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

Regional
Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Regional
Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.