Kompas.com - 08/04/2022, 15:32 WIB

 

BENGKULU, KOMPAS.com - Polres Kepahiang, Polda Bengkulu, menetapkan seorang pejabat di RSUD Kepahiang, Provinsi Bengkulu DE (36) jenis kelamin perempuan karena terlibat dalam praktik aborsi yang mengakibatkan seorang perempuan EA (23) meninggal dunia.

Bersama DE, polisi menetapkan dua tersangka lain yakni AN (27) pacar korban, dan RY (27).

Baca juga: Dari Kasus Makam Bayi, Polisi Tangkap Remaja Pelaku Aborsi, Pelaku Minum 16 Pil Sehari

 

Kapolres Kepahiang, AKBP Suparman melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Doni Juniansyah menyebutkan DE adalah pejabat setara kepala bagian (Kabag) di RSUD Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

"Dari tiga tersangka, DE merupakan pejabat setara Kabag di RSUD Kepahiang. DE terlibat dalam praktik aborsi karena memalsukan resep dokter untuk mendapatkan pil penggugur kandungan," jelas Iptu Doni dalam konfrensi persnya di Mapolres Kepahiang, Jumat (8/4/2022).

Baca juga: Gugurkan Kandungan Usia 5 Bulan, Pasangan Kekasih dan Rekannya Ditangkap, Terbongkar dari Bau Tak Sedap

Diduga dari resep dokter palsu yang ditulis oleh DE inilah tersangka RY bisa membeli pil penggugur ke apotek. Sementara tersangka AN merupakan pacar korban. Diketahui polisi, bahwa korban mengandung anak AN usia 11 minggu.

Polisi masih mendalami apalah tindakan yang dilakukan DE telah berulang kali beraksi hingga mnjadi sindikat aborsi di daerah itu.

"Kami masih mendalami apakah mereka ini bersindikat," tegas Kasat Reskrim.

Berulang kali

Sementara itu, DE saat diwawancarai mengaku telah berulang kali memberikan resep seperti itu pada yang memerlukan.

"Kalau ada orang yang dekat memerlukan maka saya akan berikan," jawabnya singkat.

Baca juga: Diminta Kekasihnya Gugurkan Kandungan, Perempuan di Semarang Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya

Sebelumnya diberitakan, Polres Kepahiang mendapatkan laporan seorang perempuan EA (23) meninggal dunia karena aborsi.

Gerak cepat polisi ditangkaplah 3 tersangka yakni AN pacar korban, RY kurir membeli pil penggugur dan DE pejabat rumah sakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Destinasi Wisata Benteng Toboali Bangka Selatan, Sejarah dan Daya Tariknya

Destinasi Wisata Benteng Toboali Bangka Selatan, Sejarah dan Daya Tariknya

Regional
Tinjau TKP Pembakaran Iwan Boedi di Semarang, LPSK Sebut Sejumlah Saksi Minta Perlindungan

Tinjau TKP Pembakaran Iwan Boedi di Semarang, LPSK Sebut Sejumlah Saksi Minta Perlindungan

Regional
Pantai Bandealit di Jember: Daya Tarik, Harga Tiket, Rute, dan Misteri

Pantai Bandealit di Jember: Daya Tarik, Harga Tiket, Rute, dan Misteri

Regional
Diduga Ada Bom di TKP, Jenazah DPO Teroris Pak Guru Batal Dievakuasi

Diduga Ada Bom di TKP, Jenazah DPO Teroris Pak Guru Batal Dievakuasi

Regional
Lokasi Penimbunan 61 Ton Zirkon Ilegal di Sintang Digerek, Satu Orang Ditangkap

Lokasi Penimbunan 61 Ton Zirkon Ilegal di Sintang Digerek, Satu Orang Ditangkap

Regional
Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Tengah

Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Tengah

Regional
2 Penyebab Kasus Main Hakim Sendiri Sering Terjadi, Ini Kata Pengamat

2 Penyebab Kasus Main Hakim Sendiri Sering Terjadi, Ini Kata Pengamat

Regional
Ibu dan Anak di Riau Ditemukan Tewas Berpelukan Bersimbah Darah di Rumah, Diduga Korban Perampokan

Ibu dan Anak di Riau Ditemukan Tewas Berpelukan Bersimbah Darah di Rumah, Diduga Korban Perampokan

Regional
DPO Teroris Askar Alias Pak Guru Diduga Tewas dalam Kontak Tembak di Poso

DPO Teroris Askar Alias Pak Guru Diduga Tewas dalam Kontak Tembak di Poso

Regional
Perjuangan Sabrila Bertemu Jokowi, HP Rusak Terjatuh hingga Berkali-kali Diadang Paspampres

Perjuangan Sabrila Bertemu Jokowi, HP Rusak Terjatuh hingga Berkali-kali Diadang Paspampres

Regional
Bobol Rumah Anggota DPRD Musirawas, Pencuri Ini Mengaku Dibohongi Temannya: Saya Cuma Dikasih 2 Hp, Tidak Tahu Kalau Ada Emasnya

Bobol Rumah Anggota DPRD Musirawas, Pencuri Ini Mengaku Dibohongi Temannya: Saya Cuma Dikasih 2 Hp, Tidak Tahu Kalau Ada Emasnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 29 September 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 29 September 2022

Regional
Penjaga Sekolah di Mataram Simpan Sabu di Buku Perpustakaan

Penjaga Sekolah di Mataram Simpan Sabu di Buku Perpustakaan

Regional
Bertemu Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Gibran Sebut Ada Titik Terang soal Sengketa Tanah Sriwedari

Bertemu Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Gibran Sebut Ada Titik Terang soal Sengketa Tanah Sriwedari

Regional
Oknum ASN Diduga Jadi Mafia Tanah, Kepala BPN Lebak Angkat Bicara

Oknum ASN Diduga Jadi Mafia Tanah, Kepala BPN Lebak Angkat Bicara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.