Kompas.com - 06/04/2022, 17:03 WIB

JEPARA, KOMPAS.com - Siswi SMP berinisial MA berusia 15 tahun asal Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengalami trauma berat usai dirudapaksa delapan remaja secara bergiliran.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Warsono mengatakan, dari delapan pelaku, lima orang di antaranya telah diamankan Satreskrim Polres Jepara.

Sementara, tiga orang pelaku lainnya tercatat buron atau berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga: Pria di Jepara Berulang Kali Perkosa Anak Kandung, Dilakukan Saat Istri Bekerja

Identitas kelima pelaku yang kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Jepara berinisial AA (17), MA (17), MS (17), AS (16) dan MF (17).

Kelimanya merupakan pelajar yang tak lain tetangga korban.

"Tiga buron disebut anak punk yang suka berpindah-pindah tempat," kata Warsono, saat jumpa pers di Mapolres Jepara, pada Rabu (6/4/2022).

Warsono menuturkan, sebelum diperkosa, gadis belia tersebut dicekoki minuman keras oplosan hingga teler di rumah salah satu pelaku yang kebetulan sepi pada Sabtu (19/3/2022) malam.

Saat itu para pelaku menggelar pesta miras.

"Korban yang mabuk dibawa ke kamar dan digilir 8 pelaku. Modusnya dibujuk rayu, dimabuki terus dipaksa berhubungan badan. Keesokan harinya korban yang tertidur pulang sendiri," ungkap Warsono, Rabu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU NTT Tetapkan Data Pemilih Berkelanjutan Sebanyak 3.491.376 Orang

KPU NTT Tetapkan Data Pemilih Berkelanjutan Sebanyak 3.491.376 Orang

Regional
Rayu dan Selundupkan 16 Warga Lombok Jadi TKI Ilegal di Malaysia, 7 Orang Ditangkap

Rayu dan Selundupkan 16 Warga Lombok Jadi TKI Ilegal di Malaysia, 7 Orang Ditangkap

Regional
Pantai Liang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Liang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Jasad Pemancing yang Hilang karena Selamatkan Alat Pancing Ditemukan

Jasad Pemancing yang Hilang karena Selamatkan Alat Pancing Ditemukan

Regional
Vaksin Booster Jadi Syarat masuk Pusat Perbelanjaan, Gibran: Makanya Segera Booster, Apa Susahnya Toh

Vaksin Booster Jadi Syarat masuk Pusat Perbelanjaan, Gibran: Makanya Segera Booster, Apa Susahnya Toh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kepala RS LB Moerdani Merauke Ditusuk Anggota TNI | RS Siloam Palembang Terbakar

[POPULER NUSANTARA] Kepala RS LB Moerdani Merauke Ditusuk Anggota TNI | RS Siloam Palembang Terbakar

Regional
Curcuma Clara, Jamu Tradisional Karawang yang Berupaya Naik Kelas

Curcuma Clara, Jamu Tradisional Karawang yang Berupaya Naik Kelas

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 6 Juli 2022: Pagi Berawan, Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 6 Juli 2022: Pagi Berawan, Sore Cerah Berawan

Regional
Misteri Penemuan 43 Kilogram Kokain di Pesisir Pantai Anambas Kepri, Ini Penjelasan Polisi

Misteri Penemuan 43 Kilogram Kokain di Pesisir Pantai Anambas Kepri, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pertamina: SPBU di Manado Siap Layani Konsumen untuk Pendaftaran Offline MyPertamina

Pertamina: SPBU di Manado Siap Layani Konsumen untuk Pendaftaran Offline MyPertamina

Regional
Sopir Mobil yang Serempet dan Seret Kepala Lingkungan di Minahasa Utara hingga Tewas Tertangkap

Sopir Mobil yang Serempet dan Seret Kepala Lingkungan di Minahasa Utara hingga Tewas Tertangkap

Regional
Kondisi Terkini Kantor ACT Ciamis Setelah Dugaan Penyelewengan Dana ACT Jadi Sorotan

Kondisi Terkini Kantor ACT Ciamis Setelah Dugaan Penyelewengan Dana ACT Jadi Sorotan

Regional
Mencari Ikan di Laut, 2 Nelayan Asal Sabu Raijua Dilaporkan Hilang

Mencari Ikan di Laut, 2 Nelayan Asal Sabu Raijua Dilaporkan Hilang

Regional
Status Pencarian Berubah Proses Evakuasi, Titik Koordinat Pelari Asal Jakarta Ditemukan

Status Pencarian Berubah Proses Evakuasi, Titik Koordinat Pelari Asal Jakarta Ditemukan

Regional
Anjing Membawa Mayat Bayi Dalam Kantong Kresek Hebohkan Warga Polewali Mandar

Anjing Membawa Mayat Bayi Dalam Kantong Kresek Hebohkan Warga Polewali Mandar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.