Kebakaran Hanguskan 6 Bangunan di Timika, Api Diduga Bermula dari Warung Pempek

Kompas.com - 05/04/2022, 16:01 WIB

TIMIKA, KOMPAS.com - Kebakaran menghanguskan enam bangunan tempat usaha di kawasan Jalan Budi Utomo, tepatnya di samping kanan kompleks Pusat Pertokoan dan Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Timika, Papua, Selasa (5/4/2022).

Enam bangunan tempat usaha, di antaranya rumah makan, Toko Unalala yang menjual aneka pakaian, dan aksesoris kaum perempuan ludes terbakar hingga rata tanah.

Yuliani, salah satu karyawan Restoran Oriental Timika, mengatakan, api pertama kali terlihat muncul dari sebuah warung kecil yang menjual makanan Pempek Palembang.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Rokan Hulu Riau, Diduga Sengaja Dibakar Pemiliknya

"Tadi sekitar jam 11.00 WIT, asap keluar dari kios kecil di bagian depan yang sehari-hari menjual pempek. Melihat itu, beberapa orang berusaha memadamkan api, tapi terhalang karena pintu kios itu terkunci," ujar Yuliani dikutip dari Antara, Selasa.

Tak lama kemudian, api terus membesar dan membakar beberapa kios di sebelahnya bahkan sampai ke Toko Unalala.

Melihat api semakin membesar, warga kemudian meminta bantuan aparat kepolisian yang berjaga di Pos Satlantas dekat pertigaan Jalan Budi Utomo-Jalan Cenderawasih.

Baca juga: Pekerja yang Selamat dari Serangan KKB di Puncak Papua Berhasil Dievakuasi ke Timika

Kasat Lantas Polres Mimika Iptu Devrizal dan Kanit Shabara Polres Mimika Iptu Menase Sayori langsung bergegas menuju lokasi kebakaran dan menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika untuk meminta bantuan mobil pemadam kebakaran.

Di saat menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran, api terus berkobar dan membakar seluruh bangunan yang berada di antara Pusat Pertokoan Diana dan bangunan Ruko Rumah Makan Minang hingga Rumah Sakit Tjandra Medika.

Kepanikan terlihat di kompleks Pusat Pertokoan dan Hotel Horison Diana.

Karyawan Diana berupaya memadamkan api dengan menyemprot air dari lantai lima Hotel Horison Diana agar api tidak sampai merambat ke Pusat Pertokoan Diana.

Baca juga: Polda Papua: Anggota KKB Ali Kogoya yang Tewas Ditembak Sedang Mengamati Pos Keamanan

Sementara di RS Tjandra Medika, pihak rumah sakit itu mengeluarkan seluruh pasien dan peralatan medis mengantisipasi api bisa menjalar hingga ke rumah sakit swasta itu.

Bala bantuan mobil pemadam kebakaran BPBD Mimika baru tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIT.

Tercatat ada tiga mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan BPBD Mimika untuk memadamkan api di lokasi kebakaran itu.

Polres Mimika dipimpin langsung Kabag Ops Kompol Dionisius VD Paron Helan turut mengerahkan mobil water canon untuk membantu memadamkan api.

Kebakaran baru bisa teratasi sekitar pukul 12.30 WIT.

Akibat kebakaran itu, kerugian yang dialami para pemilik tempat usaha ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Silva Paranggai, Guru Honorer Lulusan S2 yang Rela Mengajar di Pedalaman Toraja Utara

Cerita Silva Paranggai, Guru Honorer Lulusan S2 yang Rela Mengajar di Pedalaman Toraja Utara

Regional
Kibarkan Merah Putih di Teluk Waienga NTT, Nelayan Ajak Warga Jaga Terumbu Karang

Kibarkan Merah Putih di Teluk Waienga NTT, Nelayan Ajak Warga Jaga Terumbu Karang

Regional
Dibacok Menantu yang Diduga Mabuk, Pria di Alor Dilarikan ke Rumah Sakit

Dibacok Menantu yang Diduga Mabuk, Pria di Alor Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Kabur Selama 8 Jam Usai Menombak Istrinya hingga Luka Parah, Pria di NTT Ditangkap

Kabur Selama 8 Jam Usai Menombak Istrinya hingga Luka Parah, Pria di NTT Ditangkap

Regional
1.804 Tahanan di Balikpapan Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan

1.804 Tahanan di Balikpapan Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan

Regional
Lomba Cerdas Cermat Unik di Perbatasan Timor Leste untuk Rayakan HUT Kemerdekaan RI, Pesertanya Para Kepala Dusun

Lomba Cerdas Cermat Unik di Perbatasan Timor Leste untuk Rayakan HUT Kemerdekaan RI, Pesertanya Para Kepala Dusun

Regional
Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Divani Akhirnya Wujudkan Mimpinya Sejak Kecil, Ibu: Bangga Sekali, Terharu

Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Divani Akhirnya Wujudkan Mimpinya Sejak Kecil, Ibu: Bangga Sekali, Terharu

Regional
7 Prasasti Sumber Sejarah Kerajaan Kutai

7 Prasasti Sumber Sejarah Kerajaan Kutai

Regional
Ajudan Presiden Pakai Kerawang Gayo saat Pidato RAPBN 2023, Budayawan: Jokowi Ingat Kampung Halaman yang Kedua

Ajudan Presiden Pakai Kerawang Gayo saat Pidato RAPBN 2023, Budayawan: Jokowi Ingat Kampung Halaman yang Kedua

Regional
Kecelakaan di Tol Bekasi-Bandara Soekarno Hatta, Bendahara PMI Sulteng Meninggal Dunia

Kecelakaan di Tol Bekasi-Bandara Soekarno Hatta, Bendahara PMI Sulteng Meninggal Dunia

Regional
Terduga Kurir Narkoba Ditemukan Tewas di Laut, Polda Riau: Melompat ke Laut Saat Diamankan, Tenggelam

Terduga Kurir Narkoba Ditemukan Tewas di Laut, Polda Riau: Melompat ke Laut Saat Diamankan, Tenggelam

Regional
39 SD Negeri Bakal Digabungkan, Ketua DPRD Purworejo Khawatir Jumlah Anak Putus Sekolah Bertambah

39 SD Negeri Bakal Digabungkan, Ketua DPRD Purworejo Khawatir Jumlah Anak Putus Sekolah Bertambah

Regional
Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Petani di 3 Desa Padang Tiji

Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Petani di 3 Desa Padang Tiji

Regional
Detik-detik Sopir Truk Kontainer Tewas setelah Tertimpa Peti Kemas di Surabaya

Detik-detik Sopir Truk Kontainer Tewas setelah Tertimpa Peti Kemas di Surabaya

Regional
Berani Panjat Tiang untuk Perbaiki Tali Bendera yang Macet, Bocah SD di Salatiga : Sudah Biasa Naik Pohon Kelapa

Berani Panjat Tiang untuk Perbaiki Tali Bendera yang Macet, Bocah SD di Salatiga : Sudah Biasa Naik Pohon Kelapa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.