Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/04/2022, 15:15 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Masjid Jami Pekojan, Kelurahan Purwodinatan, Kota Semarang, memiliki arsitektur yang unik dan khas. 

Konon, dulunya tempat ini merupakan persinggahan para pedagang dari Gujarat India.

Sehingga, nama 'Pekojan' didapat dari 'Kojan' yang merupakan salah satu daerah di India.

Perpaduan antara motif Gujarat dan ukiran Jawa mendominasi bangunan tua ini.

Baca juga: Temuan Ganjar Saat Sidak Distributor Minyak Goreng di Kota Semarang: Pengiriman Tak Tepat Waktu dan Jatah Dipangkas

Hal tersebut tampak pada mimbar khotbah, jendela, ventilasi, juga hiasan-hiasan yang menempel pada dinding. 

Di samping itu, akulturasi budaya antara Timur Tengah dan Asia Selatan juga ditunjukkan pada bangunan masjidnya.

Menariknya, letak masjid ini ada di kawasan perdagangan multientnis, meliputi Gujarat, Arab, Tionghoa, dan Jawa. 

Bangunan seluas lebih dari 3.300 meter itu memiliki 1 bangunan utama indoor, disambung dengan serambi masjid yang luas dan teduh.

Pada bangunan utama, terlihat atap dan 4 tiang dari kayu jati berwarna biru, lantai marmer, serta pintu dari perpaduan kayu dan kaca patri.

Masjid Pekojan disebut kini sudah berumur hampir 2,5 abad. Hal tersebut diceritakan oleh Ketua Takmir Masjid Pekojan, Ali Baharun.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lestarikan Tradisi NU, Ribuan Warga Salatiga Ikut Jalan Sehat Bersarung

Lestarikan Tradisi NU, Ribuan Warga Salatiga Ikut Jalan Sehat Bersarung

Regional
Sekdes di Bone Tersangka Pelecehan dan Penyebaran Video Asusila, Dilakukan Saat Jadi Guru SMP

Sekdes di Bone Tersangka Pelecehan dan Penyebaran Video Asusila, Dilakukan Saat Jadi Guru SMP

Regional
Harimau yang Diduga Terkam Warga Ditangkap Menggunakan Kandang Jebak

Harimau yang Diduga Terkam Warga Ditangkap Menggunakan Kandang Jebak

Regional
Beragam Manfaat Pohon Sapu-sapu, dari Obat Herbal hingga Bahan 'Essential Oil'

Beragam Manfaat Pohon Sapu-sapu, dari Obat Herbal hingga Bahan "Essential Oil"

Regional
Erick Thohir Sebut Kalbar Potensial Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Erick Thohir Sebut Kalbar Potensial Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Regional
Musra Jateng, Nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Disambut Meriah

Musra Jateng, Nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Disambut Meriah

Regional
Terdakwa Kasus Pembunuhan 4 Anggota TNI di Posramil Kisor Divonis 20 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Terdakwa Kasus Pembunuhan 4 Anggota TNI di Posramil Kisor Divonis 20 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Regional
Tinjau Pelabuhan PIM di Aceh Utara, Menhub: Konektivitas Laut Begitu Penting

Tinjau Pelabuhan PIM di Aceh Utara, Menhub: Konektivitas Laut Begitu Penting

Regional
Dibacok OTK, Pemilik Bengkel di Intan Jaya Terluka di Kepala, Lengan dan Jari

Dibacok OTK, Pemilik Bengkel di Intan Jaya Terluka di Kepala, Lengan dan Jari

Regional
Jaringan Eksploitasi Seksual Anak Terungkap, Puluhan Korban Dimasukkan ke Grup WhatsApp

Jaringan Eksploitasi Seksual Anak Terungkap, Puluhan Korban Dimasukkan ke Grup WhatsApp

Regional
Bupati Dompu Diperiksa Bawaslu soal 4 ASN Pakai Atribut Partai Saat Safari Politik Anies Baswedan

Bupati Dompu Diperiksa Bawaslu soal 4 ASN Pakai Atribut Partai Saat Safari Politik Anies Baswedan

Regional
Ancaman Gelombang 6 Meter di Perairan NTT, Berisiko Tinggi pada Pelayaran

Ancaman Gelombang 6 Meter di Perairan NTT, Berisiko Tinggi pada Pelayaran

Regional
Gunung Kerinci Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Setinggi 200 Meter

Gunung Kerinci Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Setinggi 200 Meter

Regional
Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Sumbawa Minta Warga Waspada Banjir, Longsor dan Rob

Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Sumbawa Minta Warga Waspada Banjir, Longsor dan Rob

Regional
Polda Lampung: Korban Penembakan Polisi di PT AKG Pernah Curi 250 Tandan Sawit

Polda Lampung: Korban Penembakan Polisi di PT AKG Pernah Curi 250 Tandan Sawit

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.