Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Gerebek Rumah Pelaku Pembuatan Senjata Rakitan dan Amunisi di Keerom Papua

Kompas.com - 02/04/2022, 09:39 WIB
Roberthus Yewen,
Khairina

Tim Redaksi

 

KEEROM, KOMPAS.com-Kepolisian Resor (Polres) Keerom di-back up oleh Satgas Intel Ops Damai Cartens Polda Papua berhasil mengungkap pembuatan senjata rakitan dan amunisi.

 

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di Arso Satu, Kampung Sanggaria, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (29/3/2022).

 

Operasi penangkapan pelaku dan sejumlah barang bukti  ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom, Iptu Jetny Sohilait dan Kasat Narkoba Polres Keerom, AKP Amir Mahmud.

Baca juga: Ada Senjata Rakitan Serupa AK-47 Dalam Rumah Terduga Teroris di Makassar

 

Kapolres Keerom AKBP Kristian Air mengungkapkan, pada Selasa (29/3/2022), Polres Keerom bersama dengan Satgas Intel Ops Damai Cartens melakukan penggerebekan di rumah pelaku berinisial S (49) yang merupakan pelaku pembuatan dan penjualan senjata rakitan dan amunisi.

 

“Saat melakukan pengerebekan di rumahnya pelaku, hanya ada istri dan anaknya. Kami kemudian mendapatkan sejumlah senjata rakitan dan amunisi di rumah pelaku,” ungkapnya saat dihubungi KOMPAS.com melalui telepon selulernya, Sabtu (02/03/2022).

 

Menurut Kristian, pada Rabu (30/03/2022), pelaku S kemudian datang dan menyerahkan diri, sehingga dilakukan pemeriksaan. Kini pelaku telah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan.

 

“Pelaku sudah kami tangkap dan kini masih menjalani pemeriksaan terhadap pembuatan dan penjualan senjata rakitan dan amunisi,” tuturnya.

 

Dasar hukum

 

Penangkapan terhadap pelaku pembuatan dan penjualan senjata rakitan beserta amunisi tidak terlepas dari dasar hukum, yaitu laporan polisi, surat perintah tugas dan surat perintah penyidikan.

 

Penangkapan terhadap pelaku bersama barang bukti, kata Kristian, mengacu pada Laporan Polisi Nomor : LP-A /  97 / III / 2022 / Spkt-Keerom-Papua, Tanggal 29 Maret 2022; Surat Perintah Tugas Nomor : SP.GAS / 20.b / III / 2022 / Reskrim. Tanggal 29 Maret 2022; dan Surat Perintah Penyidikan Nomor : SP.SIDIK / 20.a / III / 2022 / Reskrim. Tanggal 29 Maret 2022.

 

“Ini berkaitan dengan perkara tindak pidana menguasai, membawa, menyimpan, mempergunakan sesuatu senjata api, amunisi atau bahan peledak, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” ucap Kapolres Kristian.

 

Fakta

 

Pada Selasa (29/3/2022) Timsus Polres Keerom melakukan backup kepada Satgas Intel Ops Damai Cartens terkait penggerebekan terduga pelaku tindak pidana penjualan dan pembuatan senjata api rakitan yang bertempat di Arso Satu Jalan Melati Timur, Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom, Papua.

 

“Pada Selasa (29/03/2022), sekitar Pukul 21.00 Wit telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi atas nama Sulestri dan pada pukul 21.30 WIT dilakukan pemeriksaan terhadap saksi bernama Muhamad Rio Aryanto,” jelasnya.

 

Dia menjelaskan pada Rabu (30/03/2022), pelaku berinisial S telah datang secara pribadi dari Kampung Sanggaria, Arso I, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua untuk menyerahkan diri.

 

“Pada pukul 14.00 WIT, pelaku langsung dilakukan pemeriksaan sebagai saksi,” jelasnya lagi.

Baca juga: Senjata Rakitan dan Buku Jihad Diamankan dari 2 Terduga Teroris di Jatim

 

Sekitar pukul 19.00 WIT, kata Kristian, pihaknya kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku untuk dilakukan pemeriksaan labih lanjut, terkait dengan kasus pembuatan dan penjualan senjata rakitan dan amunisi.

 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Bangka Belitung, PDI-P Survei Elektabilitas Ketua Gerindra

Pilkada Bangka Belitung, PDI-P Survei Elektabilitas Ketua Gerindra

Regional
Warga Sukabumi Lihat Jejak Kaki di Kebun, Khawatir Milik Macan Tutul

Warga Sukabumi Lihat Jejak Kaki di Kebun, Khawatir Milik Macan Tutul

Regional
Kapal Karam Dihantam Badai, 9 Awak Berenang dalam Gelap

Kapal Karam Dihantam Badai, 9 Awak Berenang dalam Gelap

Regional
Longsor di Distrik Minyambouw Papua Barat, 1 Keluarga Tertimbun

Longsor di Distrik Minyambouw Papua Barat, 1 Keluarga Tertimbun

Regional
Mengenal Kawah Nirwana Suoh Lampung Barat yang Terbangun Setelah 91 Tahun

Mengenal Kawah Nirwana Suoh Lampung Barat yang Terbangun Setelah 91 Tahun

Regional
'Ball' Pakaian dan Sepatu Bekas Impor Diamankan di Perairan Nunukan

"Ball" Pakaian dan Sepatu Bekas Impor Diamankan di Perairan Nunukan

Regional
Wapres Ma'ruf Amin ke Bangka, 1.075 Personel Pengamanan Disiagakan

Wapres Ma'ruf Amin ke Bangka, 1.075 Personel Pengamanan Disiagakan

Regional
Pelantikan Pengurus Pusat, GP Ansor Usung Transisi Energi dan Ekonomi Digital

Pelantikan Pengurus Pusat, GP Ansor Usung Transisi Energi dan Ekonomi Digital

Regional
Longsor Saat Ibadah Minggu di Distrik Minyambouw, 4 Warga Tertimbun

Longsor Saat Ibadah Minggu di Distrik Minyambouw, 4 Warga Tertimbun

Regional
Kakak Vina Bingung dengan Pernyataan Polisi yang Hapus 2 Nama Pelaku dalam DPO

Kakak Vina Bingung dengan Pernyataan Polisi yang Hapus 2 Nama Pelaku dalam DPO

Regional
Optimalisasi Lahan Rawa Seluas 98.400 Hektare, Pemprov Sumsel Optimistis Target Produksi 3,1 Ton GKG Tercapai

Optimalisasi Lahan Rawa Seluas 98.400 Hektare, Pemprov Sumsel Optimistis Target Produksi 3,1 Ton GKG Tercapai

Regional
Sapi Terperosok ke dalam 'Septic Tank', Damkar di Ngawi Turun Tangan

Sapi Terperosok ke dalam "Septic Tank", Damkar di Ngawi Turun Tangan

Regional
Jelang Idul Adha 2024, Sapi di Kota Malang Diberi Jamu

Jelang Idul Adha 2024, Sapi di Kota Malang Diberi Jamu

Regional
Pembunuh Gajah Ditangkap di Aceh Utara, Gading Disita di Aceh Barat

Pembunuh Gajah Ditangkap di Aceh Utara, Gading Disita di Aceh Barat

Regional
Disebut Tewas Kecelakaan, Hansip di Kuningan Ternyata Jadi Korban Pembunuhan, Sang Istri Terlibat

Disebut Tewas Kecelakaan, Hansip di Kuningan Ternyata Jadi Korban Pembunuhan, Sang Istri Terlibat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com