"Selamat Jalan Pak Stef, Mengapa Engkau Tinggal Saya Sendirian Memimpin Daerah Ini"

Kompas.com - 01/04/2022, 20:58 WIB

BORONG, KOMPAS.com - "Selamat jalan Pak Stef, mengapa engkau tinggal saya sendirian memimpin daerah ini," kata Bupati Manggarai Timur Agas Andreas saat upacara pemakaman Wakil Bupati Jaghur Stefanus.

Kesedihan Agas Andreas terlihat sejak awal memberikan sambutan pada upacara pemakaman di kediaman pribadi Wabup Jaghur Stefanus di Kampung Golo Ntong, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (1/4/2022).

Andreas mengaku mendapat kabar duka kepergian kompatriotnya itu saat berada di Jakarta. Ia tak kuasa menahan tangis.

"Saya menangis di sebuah kamar di hotel di Jakarta," kata Agas.

Agas Andreas mengaku telah memberi saran agar Jaghur Stefanus menjalani pengobatan di Jakarta. Namun, saran itu ditolak secara halus oleh Jaghur Stefanus.

Baca juga: Wakil Bupati Manggarai Timur Jaghur Stefanus Meninggal di Kupang

"Pak Wakil Bupati menjawab, tidak apa-apa," kata Agas Andreas yang berulang kali mengusap air mata dengan sapu tangan.

Kehilangan sosok tegas dan rendah hati

Andreas mengaku sangat mengenal sosok Jaghur Stefanus. Mereka mulai dekat ketika Andreas menjabat sebagai wakil bupati Manggarai Timur sekitar 10 tahun lalu. Saat itu, Jaghur Stefanus merupakan salah satu pejabat di Pemkab Manggarai Timur.

Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Jaghur Stefanus sedang memberikan sambutan di dalam satu kegiataan, Kamis, (3/6/2021). (DOK/PROKOPIM KAB. MANGGARAI TIMUR) Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Jaghur Stefanus sedang memberikan sambutan di dalam satu kegiataan, Kamis, (3/6/2021). (DOK/PROKOPIM KAB. MANGGARAI TIMUR)
Bagi Andreas, pria yang biasa dia sapa Pak Stef itu merupakan sahabat, pemimpin tegas, polos, jujur, rendah hati, dan apa adanya.

"Manggarai Timur merasa kehilangan atas kepergian ini. Selamat Jalan Pak Stef," jelasnya.

Saat upacara pemakaman, Bupati Manggarai Timur menjadi inspektur upacara. Peserta upacara kenegaraan pemakaman Wabup Jaghur Stefanus itu berasal dari Polri, Satpol PP, dan pegawai di Pemkab Manggarai Timur.

 

Pemakaman dengan prokes ketat

Pantauan Kompas.com, upacara pemakanan berlangsung dengan protokol kesehatan ketat. Petugas mengusung peti jenazah dari ruang tamu menuju makam keluarga di depan rumah.

Sebagian besar pelayat terdiri dari pegawai Pemkab Manggarai Timur hingga keluarga menangis saat makam mulai ditutup. 

Setelah jenazah dimakamkan, Bupati Manggarai Timur merupakan orang pertama yang menaburkan bunga dan diikuti sejumlah pejabat lainnya hingga keluarga.

 

Meninggal di Kupang

Jaghur Stefanus meninggal setelah menjalani perawatan sekitar satu minggu di RSUD WZ Johanes Kupang, pada Rabu (30/3/2022) malam. Jaghur yang lahir di Mukun pada 1958 itu berpulang di usia 64 tahun.

Baca juga: Isak Tangis dan Ritual Adat Sambut Jenazah Wakil Bupati Manggarai Timur Jaghur Stefanus

Sebelum menjadi wakil bupati, Jaghur mengawali karir sebagai guru di SMAK Pancasila Borong setelah lulus dari Universitas Nusa Cendana Kupang.

Setelah itu, Jaghur lulus sebagai pegawai negeri sipil di Kabupaten Manggarai. Lalu, setelah bertahun-tahun berkarir, ia menjabat sebagai Camat Borong.

Jaghur juga pernah menduduki posisi Kepala Satpol Pamong Praja dan Kepala Dinas Sosial. Posisi terakhir yang diduduki sebagai birokrat adalah Kepala BKD Manggarai Timur.

Pada 2018, Jaghur Stefanus maju dalam Pilkada Manggarai Timur. Jaghur mendampingi Agas Andreas yang mencalonkan diri sebagai bupati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Rute Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Segera Dibuka Lagi

Rute Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Segera Dibuka Lagi

Regional
'Pak RT Tolong, Saya Dipukul Suami,' Teriakan Terakhir Wanita di Riau Sebelum Meninggal di Rumah Ketua RT

"Pak RT Tolong, Saya Dipukul Suami," Teriakan Terakhir Wanita di Riau Sebelum Meninggal di Rumah Ketua RT

Regional
Komplotan Pencuri Solar Cell Lampu Jalan di Kupang Ditangkap, Mabuk Sebelum Beraksi

Komplotan Pencuri Solar Cell Lampu Jalan di Kupang Ditangkap, Mabuk Sebelum Beraksi

Regional
Hendak Pindahkan Sapi, Warga Lembata Temukan Mayat Pria di Pohon Asam

Hendak Pindahkan Sapi, Warga Lembata Temukan Mayat Pria di Pohon Asam

Regional
Jadi Korban Penipuan, Rekening Nasabah Bank BUMN Ludes Tak Bersisa

Jadi Korban Penipuan, Rekening Nasabah Bank BUMN Ludes Tak Bersisa

Regional
Profil Kota Ambon

Profil Kota Ambon

Regional
Tangkap Tersangka Kasus Curanmor, Polisi Temukan Ganja Ditanam Dalam Polybag

Tangkap Tersangka Kasus Curanmor, Polisi Temukan Ganja Ditanam Dalam Polybag

Regional
Dua Remaja di Balikpapan Nyaris Terseret Ombak, Waspada Gelombang Tinggi 3 Hari ke Depan

Dua Remaja di Balikpapan Nyaris Terseret Ombak, Waspada Gelombang Tinggi 3 Hari ke Depan

Regional
Terpeleset, Tubuh Siswi SMP di Tanjungpinang Ditemukan Tersangkut Kayu di Dasar Sungai Pulai

Terpeleset, Tubuh Siswi SMP di Tanjungpinang Ditemukan Tersangkut Kayu di Dasar Sungai Pulai

Regional
Coba Menyeberang ke Malaysia lewat Pelabuhan Tikus, 10 Calon TKI Ilegal Ditangkap

Coba Menyeberang ke Malaysia lewat Pelabuhan Tikus, 10 Calon TKI Ilegal Ditangkap

Regional
Kejuaraan Sepeda Perdana Pasca Pandemi di Tanjungpinang, Diikuti Atlet Nasional

Kejuaraan Sepeda Perdana Pasca Pandemi di Tanjungpinang, Diikuti Atlet Nasional

Regional
Hampir Punah, Kesenian Zaman Kolonial Cing Po Ling Khas Purworejo Tersisa 2 Grup

Hampir Punah, Kesenian Zaman Kolonial Cing Po Ling Khas Purworejo Tersisa 2 Grup

Regional
Temuan Keramik Kuno Asal Inggris dan Cerita Penambangan Emas di Gorontalo

Temuan Keramik Kuno Asal Inggris dan Cerita Penambangan Emas di Gorontalo

Regional
ART di Cilacap Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah Majikan

ART di Cilacap Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah Majikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.