Aturan Ibadah Selama Ramadhan, Saf di Rumah Ibadah Batam Tidak Perlu Berjarak dan Wajib Pakai Masker

Kompas.com - 01/04/2022, 12:12 WIB

KARIMUN, KOMPAS.com – Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 selama Bulan Ramadhan 1443 H, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad telah mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada bupati atau wali kota se-Provinsi Kepri.

Surat tertanggal 29 Maret 2022 dengan nomor 685/SET-STC19/III/2022 tersebut mengatur tentang Pelaksanaan Kegiatan Peribadatan/Keagamaan selama Bulan Ramadhan 1443 H/Tahun 2022 di Provinsi Kepri.

Salah satu poin yang dicantumkan, masyarakat diizinkan untuk menjalankan ibadah di rumah-rumah ibadah dengan tetap memperhatikan aturan di dalam surat tersebut.

“Tetap menggunakan masker, namun untuk saf tidak perlu berjarak,” kata Ansar melalui telepon, Kamis (31/3/2022) malam.

Baca juga: Sambut Ramadhan 1443 Hijriah, Ribuan Warga Poso Gelar Pawai Obor

Ansar berharap, surat tersebut dapat menjadi pedoman seluruh masyarakat Kepri dalam menjalankan ibadah selama Ramadhan 1443 H dengan tetap mendukung upaya pemerintah mengendalikan dan penghentian penyebaran Covid 19.

"Mudah-mudahan tahun ini kita dapat beribadah dengan baik di rumah-rumah ibadah tanpa ada kenaikan jumlah kasus covid-19. Untuk itu protokol kesehatan harus betul-betul kita jaga" terang Ansar.

Dalam surat tersebut, Ansar meminta para bupati dan wali kota agar dapat mengimbau baik kepada pengurus dan pengelola tempat ibadah dan juga jamaah untuk memastikan penyelenggaraan ibadah selama bulan Ramadhan 1443 Hijriah/Tahun 2022 di tempat-tempat peribadatan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sahur dan buka puasa selama bulan Ramadhan 1443 Hijriah/Tahun 2022 bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

Baca juga: Aturan Ibadah Selama Ramadhan, Bupati Karimun: Shalat Tarawih Tidak Dibatasi, Masker Harus Digunakan

"Kami juga meminta bupati dan wali kota untuk meniadakan pelaksanaan takbir keliling malam lebaran serta meniadakan penyelenggaran open house dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah khususnya bagi pejabat dan aparatur pemerintahan/ASN," papar Ansar.

Kendati demikain, Ansar tetap memberikan fleksibilitas di mana bupati/wali kota dapat mengatur pelaksanaan kegiatan Peribadatan/Keagamaan selama Bulan Ramadhan 1443 H/Tahun 2022 dengan memperhatikan karakteristik, kebutuhan, dan kearifan lokal masing-masing kabupaten/kota.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Regional
Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Regional
Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Regional
Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Regional
Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Regional
Cerita Warga di Mamuju Tandu Jenazah 13 Km karena Puskesmas Tolak Pinjami Ambulans

Cerita Warga di Mamuju Tandu Jenazah 13 Km karena Puskesmas Tolak Pinjami Ambulans

Regional
Seorang Pria di Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Seorang Pria di Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Regional
Tak Konsentrasi, Pemotor di Sukabumi Tewas Tabrak Pikap, Sopir Mobil Kabur

Tak Konsentrasi, Pemotor di Sukabumi Tewas Tabrak Pikap, Sopir Mobil Kabur

Regional
4 Tingkatan Pramuka Berdasar Usia

4 Tingkatan Pramuka Berdasar Usia

Regional
Nakhoda 'Tugboat' Hilang di Laut Jawa, Tim SAR Lakukan Pencarian

Nakhoda "Tugboat" Hilang di Laut Jawa, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Pria ODGJ Berkeliaran di Pusat Kota Lhokseumawe, Kejar Warga Pakai Kayu

Pria ODGJ Berkeliaran di Pusat Kota Lhokseumawe, Kejar Warga Pakai Kayu

Regional
Lompat ke Laut Kejar Perahu yang Hanyut, Nelayan di Maluku Tengah Ditemukan Tewas

Lompat ke Laut Kejar Perahu yang Hanyut, Nelayan di Maluku Tengah Ditemukan Tewas

Regional
Sambut HUT RI, Warga Cilacap Gelar 'Kroya Fashion Week'

Sambut HUT RI, Warga Cilacap Gelar "Kroya Fashion Week"

Regional
Mengenal Serabi Ngampin, Makanan Ritual Syaban untuk Permudah Cari Jodoh

Mengenal Serabi Ngampin, Makanan Ritual Syaban untuk Permudah Cari Jodoh

Regional
Raih Medali Emas di World Pencak Silat Championship Malaysia, Serda Jeni: Terima Kasih

Raih Medali Emas di World Pencak Silat Championship Malaysia, Serda Jeni: Terima Kasih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.