Ini Alasan Dialog Terbuka antara Pemprov Jateng dan Warga Wadas Kontra Tambang di UGM Batal

Kompas.com - 31/03/2022, 21:34 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.com - Dialog terbuka antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan warga kontra tambang Desa Wadas batal dilaksanakan. Dialog rencananya digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Namun belakangan diketahui dialog terbuka tersebut batal dilaksanakan. Sedianya kegiatan dialog tersebut akan dilaksanakan sebelum 31 Maret 2022.

Dalam forum tersebut, sedianya akan dijelaskan sejumlah aspek terkait rencana pembangunan Bendungan Bener. Dialog juga akan diikuti oleh sejumlah akademisi yang konsen membahas terkait persoalan Wadas.

Baca juga: Ganjar, Ridwan Kamil, hingga Anies Jadi Penceramah Shalat Tarawih di Masjid UGM

Salah satu warga Wadas, Siswanto mengungkapkan, mereka berpikir dialog diadakan karena Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo belum memenuhi tuntutan yang diminta dalam aksi 22 Maret.

"Nah makanya sebelum 31 maret dialog itu akan diadakan. Tetapi setelah konfirmasi sama akademisi, ternyata mereka masih ada kegiatan lain belum bisa tanggal 29. Makanya harus ditunda dulu," kata Siswanto Kamis (31/3/2022)

Siswanto menambahkan, dialog tersebut sebenarnya diinisiasi oleh kawan-kawan jaringan yang mendukung perjuangan warga Wadas.

Dialog tersebut juga sebagai bentuk respons warga terhadap tuntutan yang tidak mendapatkan tanggapan positif Ganjar Pranowo, karena tidak mau menandatangani tuntutan mereka.

Siswanto menerangkan, dialog terbuka di UGM Yogyakarta itu difasilitasi Jaringan Solidaritas Warga Wadas, di mana mereka juga yang menentukan tanggalnya.

"Karena alasan temen-temen itu akan merespons tanggal 22, dan rencana aksi hari ini (31/3/2022),” katanya.

Siswanto melanjutkan, beberapa tuntutan yang tidak direspos Ganjar di antaranya mencabut Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 590/41/2018 tentang Izin Penetapan Lokasi Bendungan.

Kemudian mencabut Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/20 Tahun 2018 tentang Izin Lingkungan Rencana Pembangunan Bener.

"Menolak segala bentuk eksploitasi alam terkhusus di Desa Wadas dan Menolak segala bentuk Intimidasi terhadap warga yang memperjuangkan hak atas lingkungan hidup terkhusus warga masyarakat Desa Wadas," katanya.

Sementara itu untuk jadwal dialog selanjutnya masih akan dirumuskan kembali oleh Jaringan Solidaritas Warga Wadas. "Belum ada jadwal baru, masih tahap persiapan," tutupnya.

Baca juga: Pemprov Jateng Bakal Bahas Penanganan Wadas Lewat Dialog Terbuka di UGM

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Dinas Dukcapil Manokwari Hentikan Aksi Mogok, Pelayanan Kembali Normal

Pegawai Dinas Dukcapil Manokwari Hentikan Aksi Mogok, Pelayanan Kembali Normal

Regional
Keberadaan Kopi Pinogu Asal Bone Bolango yang Kian Dicari...

Keberadaan Kopi Pinogu Asal Bone Bolango yang Kian Dicari...

Regional
Detik-detik Evakuasi Pasien Saat RS Siloam Palembang Terbakar, Ada yang Bawa Ranjang dan Diinfus

Detik-detik Evakuasi Pasien Saat RS Siloam Palembang Terbakar, Ada yang Bawa Ranjang dan Diinfus

Regional
Kebakaran RS Siloam Sriwijaya Palembang Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran RS Siloam Sriwijaya Palembang Diduga akibat Korsleting Listrik

Regional
Nasi Padang yang Dibungkus Porsinya Lebih Banyak, Mitos atau Fakta?

Nasi Padang yang Dibungkus Porsinya Lebih Banyak, Mitos atau Fakta?

Regional
36 Kg Kokain Terdampar di Pantai Kepulauan Anambas, Ada Tulisan 'Paris France'

36 Kg Kokain Terdampar di Pantai Kepulauan Anambas, Ada Tulisan "Paris France"

Regional
Pemkab Bone Bolango Bangun 3 Rumah Restorative Justice

Pemkab Bone Bolango Bangun 3 Rumah Restorative Justice

Regional
Belasan SD di Blora Tak Dapat Peserta Didik Baru, Ini Sebabnya

Belasan SD di Blora Tak Dapat Peserta Didik Baru, Ini Sebabnya

Regional
Sehari Jelang Purnatugas, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Lantik 3 Kepala Dinas

Sehari Jelang Purnatugas, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Lantik 3 Kepala Dinas

Regional
Kuliner Kesukaan Raja-raja Keraton Solo Bakal Disuguhkan dalam Welcome Dinner Delegasi G20

Kuliner Kesukaan Raja-raja Keraton Solo Bakal Disuguhkan dalam Welcome Dinner Delegasi G20

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Petani Buncis Berjuang Seorang Diri Tembus Pasar Singapura | Pengusaha Keluarkan Uang Miliaran Rupiah untuk Bangun Jalan

[POPULER NUSANTARA] Kisah Petani Buncis Berjuang Seorang Diri Tembus Pasar Singapura | Pengusaha Keluarkan Uang Miliaran Rupiah untuk Bangun Jalan

Regional
Ada Kepulan Asap di Lantai 2, Seluruh Pasien Rumah Sakit Siloam Palembang Dievakuasi

Ada Kepulan Asap di Lantai 2, Seluruh Pasien Rumah Sakit Siloam Palembang Dievakuasi

Regional
Saat Kapolda Ambil Kembali Tongkat Komando Kapolres Maluku Tengah yang Baru 5 Bulan Menjabat

Saat Kapolda Ambil Kembali Tongkat Komando Kapolres Maluku Tengah yang Baru 5 Bulan Menjabat

Regional
Pikatan Waterpark Temanggung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pikatan Waterpark Temanggung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Mendagri Lantik Pj Gubernur Aceh Hari Ini, Nova Purnatugas

Mendagri Lantik Pj Gubernur Aceh Hari Ini, Nova Purnatugas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.