Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lokasi Vaksin Booster di Kabupaten Bogor April 2022: Cara Mendaftar, Jadwal, dan Jenis Vaksin

Kompas.com - 31/03/2022, 16:48 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Setelah ditetapkan menjadi syarat perjalanan pada musim mudik lebaran 2022, informasi lokasi vaksin booster di Kabupaten Bogor kini dicari masyarakat.

Berikut beberapa lokasi vaksin booster di Kabupaten Bogor yang melayani pemberian vaksin dosis ketiga.

Baca juga: Nomor Telepon Polisi Kabupaten Bogor

1. Puskesmas Cibeuteung Udik

Cara mendaftar layanan vaksin booster di Puskesmas Cibeuteung Udik dilakukan secara langsung di lokasi vaksin.

Jadwal dan lokasi vaksin booster di Puskesmas Cibeuteung Udik yang dibuka 1-2 April 2022 mulai pukul 08.00-11.00 WIB.

Baca juga: Lokasi Vaksin Booster di Kabupaten Bogor Maret 2022: Kuota, Jadwal, dan Pendaftaran

Jenis vaksin booster yang digunakan di Puskesmas Cibeuteung Udik adalah vaksin booster Pfizer sesuai ketersediaan vaksin.

Syarat:
- Telah mendapat vaksin kedua minimal 3 bulan sebelumnya
- Membawa fotokopi KTP/KK, dan kartu vaksin dosis kedua
- Memiliki tiket vaksin booster dari PeduliLindungi
- Tertib menjalankan prokes dengan memakai masker.

Baca juga: Cara Cek NJOP Kabupaten Bogor

2. Puskesmas Pabuaran Indah

Cara mendaftar layanan vaksin booster di Puskesmas Pabuaran Indah dilakukan secara langsung di lokasi.

Jadwal vaksin booster di Puskesmas Pabuaran Indah dibuka 1-2 April 2022 mulai pukul 08.00-10.30 WIB.

Jenis vaksin booster yang digunakan di Puskesmas Pabuaran Indah disesuaikan dengan ketersediaan.

Syarat:
- Berusia 18 tahun keatas
- Telah mendapat vaksin kedua minimal 3 bulan sebelumnya
- Membawa fotokopi KTP/KK dan pulpen
- Membawa kartu vaksin dosis kedua
- Memiliki tiket vaksin booster dari PeduliLindungi
- Tertib menjalankan prokes dengan memakai masker.

3. Puskesmas Parungpanjang

Cara mendaftar layanan vaksin booster yang diselenggarakan Puskesmas Parungpanjang dilakukan secara langsung di tempat.

Jadwal dan lokasi vaksin booster Puskesmas Parungpanjang dibuka Senin-Sabtu pukul 08.30-11.30 WIB atau sesuai stok vaksin.

Jenis vaksin booster yang digunakan di Puskesmas Parungpanjang adalah vaksin booster Pfizer dan Moderna.

Syarat:
- Berusia 18 tahun keatas
- Telah mendapat vaksin kedua minimal 3 bulan sebelumnya
- Membawa fotokopi KTP/KK
- Membawa kartu vaksin dosis kedua
- Menyiapkan pulpen
- Memiliki tiket vaksin booster dari PeduliLindungi
- Tertib menjalankan prokes dengan memakai masker.

Selain beberapa lokasi di atas, jadwal dan lokasi vaksin booster terkini di Kabupaten Bandung dapat disimak melalui akun Instagram @promkes_kab_bogor.

Layanan di lokasi tersebut tidak hanya diberikan sebagai syarat perjalanan, namun juga sebagai usaha untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19.

Dengan meningkatnya imunitas individu melalui vaksin booster setelah tiga bulan dari vaksin sebelumnya, diharapkan kekebalan komunal akan terbentuk.

Hal ini bermanfaat untuk dapat mencegah penularan virus Covid-19 selama peningkatan mobilitas di musim mudik lebaran 2022.

Sumber:
Instagram @puskesmascibeuteungudikInstagram @puskesmaspabuaranindah
Instagram @pkm.parungpanjangInstagram @pikobar_jabar 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com