Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Terbaik dalam Penyusunan RKPD di Jabar Pada Masa Pandemi, Sumedang Wakili Jabar di PPD Nasional

Kompas.com - 30/03/2022, 17:16 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
A P Sari

Tim Redaksi


KOMPAS.comKabupaten Sumedang menjadi yang terbaik dalam Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). 

Capaian ini cukup mencengangkan karena RKPD Kabupaten Sumedang itu disusun pada masa pandemi Covid-19.

Hal ini membuat Kabupaten Sumedang mewakili Jabar dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat nasional.

Alhamdulillah Kabupaten Sumedang kembali mendapat penghargaan tingkat Provinsi Jabar. Kali ini terbaik pertama se-Provinsi (Jabar) untuk penyusunan dokumen RKPD,” ungkap Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam acara PPD tingkat Provinsi Jabar, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Ketua TP PKK Jabar Puji Data Stunting Milik Pemkab Sumedang

Bupati Dony Ahmad berharap, raihan prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi jajaran di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang agar melakukan penyusunan dan perencanaan secara berkualitas.

Tak hanya itu, Bupati Dony juga merencanakan akan mendukung pencapaian target-target dalam mewujudkan visi dan misi Sumedang Simpati.

“Visi Sumedang Simpati, yakni sejahtera masyarakatnya, agamais akhlaknya, maju daerahnya, profesional aparaturnya, dan kreatif ekonominya. Pada 2023 diharapkan dapat terwujud dan tahapan-tahapan perencanaan yang dilalui dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Baca juga: Baru 10,25 Persen Tanah Aset Daerah yang Disertifikatkan, Ini Upaya Pemkab Sumedang

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati mengatakan, raihan dalam penghargaan PPD tingkat Provinsi Jabar ini merupakan tiket untuk meraih prestasi di tingkat nasional.

Alhamdulillah kita menjadi wakil Jabar untuk tingkat nasional. Nanti pada 4 April 2022 akan menerima juri dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk dilakukan verifikasi tahap ke tiga lomba PPD tingkat nasional,” ucap Tuti.

Tuti mengatakan bahwa salah satu aplikasi yang diangkat di dalam lomba ini adalah aplikasi Sistem Informasi Berbasis Database Online (Sipedo).

Baca juga: Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

“Aplikasi Sipedo ini membidik untuk penurunan pengangguran terbuka dan laju pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Menurut Tuti, perencanaan itu merupakan awal dari keberhasilan karena pembangunan dikatakan sudah berhasil setengah jalan apabila perencanaan itu sudah dilakukan.

“Tinggal bagaimana implementasinya. Oleh karena itu, penghargaan ini tidak menjadikan kita berpuas diri, tetapi justru menjadi tantangan untuk lebih baik lagi ke depan,” tutur Tuti.

Baca juga: Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Sumedang, Bupati Dony Gandeng Bank BJB Gulirkan KUR

Kemudian, Tuti juga berharap penghargaan PPD pada tingkat Provinsi Jabar itu dapat memberikan motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Sumedang dalam menyusun perencanaan yang lebih baik, mendetail, cermat, holistik, tematik, serta spesifik.

Sebagai informasi, penghargaan penyusunan dokumen RKPD tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil kepada Bupati Sumedang Dony Ahmad pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jabar yang digelar Bappeda Provinsi Jabar di Trans Luxury Hotel Bandung, Rabu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com