Disuruh Makan Garam dan Melati, Ratusan Wanita di Sumsel yang Ingin Hamil Jadi Korban Pengobatan Palsu

Kompas.com - 30/03/2022, 15:21 WIB

BANYUASIN, KOMPAS.com - Sebanyak 300-an pasangan suami istri di Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin menjadi korban pengobatan alternatif palsu yang dilakukan oleh tiga orang wanita.

Ketiga wanita itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani pemeriksaan di Polsek Talang Kelapa, Banyuasin.

Para tersangka tersebut yakni, Sarwati alias Teteh (50), Mariah Abdul Malik (45) dan Dwi Indah Nur Welly(45).

Baca juga: Gara-gara Uang Parkir, Dua Pria di Palembang Terlibat Duel Maut, Satu Tewas di Tempat

Kapolsek Banyuasin, Kompol Sigit Agung Susilo mengatakan, kejadian itu terungkap setelah para korban membuat laporan ke polisi lantaran tak hamil setelah menjalani pengobatan alternatif di tempat para pelaku.

Bahkan, para korban sudah memberikan uang sebesar Rp 15 juta sebagai mahar pengobatan.

"Para tersangka ini sudah tiga tahun beroperasi membuka tempat pengobatan alternatif palsu untuk cepat hamil. Korbannya ada sekitar 300-an pasangan suami istri," kata Sigit, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Berawal Tidak Beri Uang Rokok, Tiga Pemuda di Palembang Dikeroyok 10 Orang Tak Dikenal

Sigit menjelaskan, lokasi tempat praktik ketiga tersangka berada di Perumahan Permata Residence, Desa Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Para korban yang menjalani pengobatan di sana, dilarang untuk melakukan tes kehamilan di klinik manapun selain di tempat praktik tersangka.

"Modusnya bayi yang dikandugan korban akan hilang bila cek kehamilan di luar klinik mereka," ujar Sigit.

Karena penasaran dan merasa tidak pernah hamil, korban dari ketiga pelaku itu pun lalu memberanikan diri melakukan pemeriksaan di bidan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Korupsi Jasa 'Medical Check Up' Calon Kepala Daerah di Maluku, 19 Dokter Diperiksa

Kasus Dugaan Korupsi Jasa "Medical Check Up" Calon Kepala Daerah di Maluku, 19 Dokter Diperiksa

Regional
Oknum PNS di Lampung Jadi Pengedar Narkoba, Kecanduan Judi Online

Oknum PNS di Lampung Jadi Pengedar Narkoba, Kecanduan Judi Online

Regional
2 Ular Berbisa Masuk Rumah Warga Cibinong Bogor, BPBD Ungkap Penyebabnya

2 Ular Berbisa Masuk Rumah Warga Cibinong Bogor, BPBD Ungkap Penyebabnya

Regional
Bandara Sentani Jayapura Tunggu Regulasi Terkait Syarat Vaksin Booster untuk Perjalanan

Bandara Sentani Jayapura Tunggu Regulasi Terkait Syarat Vaksin Booster untuk Perjalanan

Regional
Perahu Tersapu Ombak, 1 Nelayan Hilang di Perairan Kebumen

Perahu Tersapu Ombak, 1 Nelayan Hilang di Perairan Kebumen

Regional
Longsor di Kawasan Tambang Ilegal Maluku, 2 Bocah Kembar dan Ayahnya Ditemukan Tewas

Longsor di Kawasan Tambang Ilegal Maluku, 2 Bocah Kembar dan Ayahnya Ditemukan Tewas

Regional
Waduk Wadaslintang: Daya Tarik, Sejarah, dan Harga Tiket

Waduk Wadaslintang: Daya Tarik, Sejarah, dan Harga Tiket

Regional
Gempa 5,3 M Guncang Enggano Bengkulu, BMKG: Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

Gempa 5,3 M Guncang Enggano Bengkulu, BMKG: Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

Regional
Meski Izin PUB Dicabut, Kantor ACT Lhokseumawe Masih Beroperasi

Meski Izin PUB Dicabut, Kantor ACT Lhokseumawe Masih Beroperasi

Regional
Begini Reaksi Ganjar Pranowo Diteriaki Mirip Arjuna Saat Dampingi Jokowi di Semarang

Begini Reaksi Ganjar Pranowo Diteriaki Mirip Arjuna Saat Dampingi Jokowi di Semarang

Regional
Latihan Perang, TNI AL Cari dan Ledakkan 5 Ranjau Laut di Selat Riau

Latihan Perang, TNI AL Cari dan Ledakkan 5 Ranjau Laut di Selat Riau

Regional
Ucapan Belasungkawa AHY untuk Keluarga Kader Demokrat yang Dibunuh di Bandung

Ucapan Belasungkawa AHY untuk Keluarga Kader Demokrat yang Dibunuh di Bandung

Regional
Targetkan Separuh Kursi DPRD Brebes 2024, Puan: Jateng Kantong Suara yang Bisa Diandalkan

Targetkan Separuh Kursi DPRD Brebes 2024, Puan: Jateng Kantong Suara yang Bisa Diandalkan

Regional
Mahasiswa Kedokteran Uncen Ditemukan Mengambang di Laut, Tak Jauh dari Lokasi Hilang

Mahasiswa Kedokteran Uncen Ditemukan Mengambang di Laut, Tak Jauh dari Lokasi Hilang

Regional
Banten Akan Terapkan Sekolah Metaverse, Pj Gubernur: Ini Solusi Keterbatasan Daya Tampung SMA dan SMK Negeri

Banten Akan Terapkan Sekolah Metaverse, Pj Gubernur: Ini Solusi Keterbatasan Daya Tampung SMA dan SMK Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.