Benda Mencurigakan Ditemukan Dekat Balai Kota, Gibran Sebut G20 di Solo Tetap Lancar

Kompas.com - 30/03/2022, 13:13 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi soal penemuan benda mencurigakan di dekat Balai Kota Solo.

Benda mencurigakan yang berbetuk menyerupai bom tersebut ditemukan di Jalan Arifin, Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Rabu (30/3/2022) pukul 06.00 WIB.

Gibran mengimbau untuk warga tidak takut soal kejadian ini.

"Tidak usah takut. Tenang saja ya, tenang saja," kata Gibran, pada Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Benda Diduga Bom Dekat Balai Kota Solo, Kapolresta: Itu Bukan Bahan Peledak

Gibran mengatakan, setelah kejadian tersebut, langsung melakukan peningkatan keamanan di Kota Solo.

"Pasti ada peningkatan kemanan. Semuanya lancar, sama Pak Kapolresta ya," kata Gibran.

Sedangkan untuk rangkian acara Trade Industry and Investment Working Group (TIIWG) Group of Twenty atau G20 yang berlokasi di Kota Solo, selama tiga hari pada 29, 30, dan 31 Maret 2021, disebut berjalan lancar.

"Acara lancar semua. Tenang saja. Semua tetap on schedule," ujar Gibran.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, untuk keamanan penyelengaraan G20 telah diperketat.

 

"Sudah diurai dianalisa dan itu bukan merupakan barang berbahaya, jadi aman. Kami jamin pelaksanaan Trade Industry and Investment Working Group G20 yang dilaksanakan di Kota Surakarta, kami jamin berjalan aman tertib lancar," tegas Ade.

Penemuan benda mencurigakan itu pertama kali oleh dua warga yang sedang melintas di kawasan tersebut.

Benda itu sempat membuat warga takut dan langsung melaporkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) Kota Solo.

Baca juga: 5 Fakta Terkait Penemuan Benda Mencurigakan Dekat Balai Kota Solo, Jalan Ditutup, Saksi Sebut Mirip Bom

"Saya takut, belum sempat buka. Polisi langsung datang menutup jalan untuk mengevakuasi benda itu," kata Boni (52), Warga yang pertama kali menemukan tas mencurigakan itu.

Sebelumnya, benda mencurigakan yang ditemukan di dekat Balai Kota Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (30/3/2022) 06.00 WIB ternyata berisi semen.

Hal itu diketahui setelah Tim Penjinakan Bahan Peledak (Jihandak) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah membongkar tas itu di Benteng Vastenburg Solo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Buron 4 Tahun, Pelaku Pencabulan Keponakan Akhirnya Ditangkap di Tangerang

Setelah Buron 4 Tahun, Pelaku Pencabulan Keponakan Akhirnya Ditangkap di Tangerang

Regional
191 Hektare Cagar Alam Wae Wuul Kawasan Perlindungan Komodo Terbakar

191 Hektare Cagar Alam Wae Wuul Kawasan Perlindungan Komodo Terbakar

Regional
Ayah Brigadir J: Dia kan Belum Menikah, Tidak Ada Tanggungan, Wajar Tabungannya Rp 200 Juta

Ayah Brigadir J: Dia kan Belum Menikah, Tidak Ada Tanggungan, Wajar Tabungannya Rp 200 Juta

Regional
Polda Jateng Ungkap Kondisi Jalan Saat Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Batang-Pemalang

Polda Jateng Ungkap Kondisi Jalan Saat Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Batang-Pemalang

Regional
Tata Cara dan Lokasi Penukaran Uang Kertas Baru di Bangka Belitung

Tata Cara dan Lokasi Penukaran Uang Kertas Baru di Bangka Belitung

Regional
Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Regional
Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Regional
Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
Di Balik Viralnya 'Ojo Dibandingke' dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Di Balik Viralnya "Ojo Dibandingke" dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Regional
Elpiji Subsidi  3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Elpiji Subsidi 3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Regional
Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Regional
Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.