Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudik Diizinkan, Gibran: Warga yang Pingin Mudik Monggo Langsung Booster Saja

Kompas.com - 28/03/2022, 18:57 WIB
Labib Zamani,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memersilakan warganya yang ingin pulang mudik untuk segera mendapat vaksin booster bagi yang belum.

"Warga yang pengin mudik monggo langsung booster saja. Jangan menunggu-nunggu lagi. Langsung booster nanti boleh mudik," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Senin (28/3/2022).

Vaksinasi booster dinilai dapat memerkecil terhadap penyebaran dan penularan virus corona.

Baca juga: Bertemu Gibran di Loji Gandrung, Zulhas Ditraktir Makan Soto Gading dan Tengkleng

Karena itu, putra sulung Presiden Jokowi tersebut meminta warga Solo yang belum melakukan vaksinasi booster untuk segera vaksin.

Selain diperbolehkan mudik dengan syarat vaksin booster, pemerintah juga memersilakan warga melaksanakan Shalat Idul Fitri di tanah lapang dengan tetap menjaga jarak.

"Shalat Idul Fitri-nya di lapangan saja atau jalan biar jaga jaraknya aman," katanya.

Meski sudah ada pelonggaran aturan, kata Gibran untuk buka puasa bersama dan open house tidak diperbolehkan.

Pada saat buka puasa bersama risiko penyebaran Covid-19 sangat besar karena melepas masker.

"Masih ada pengetatan untuk buka puasa bersama. Sejauh ini aman kami perbolehkan," tandasnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Solo Hidayat Maskur mengatakan, pihaknya masih harus menunggu surat edaran Menteri Agama terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri di tanah lapang, meski sudah diperbolehkan menggelar.

"Tapi secara keseluruhan kemarin sudah diinstruksikan oleh Pak Presiden ataupun dari Satgas Covid-19 besok itu sudah diperbolehkan untuk Shalat Idul Fitri di lapangan," kata Hidayat.

Menurutnya pelaksanaan shalat Idul Fitri di tanah lapang justru lebih terbuka sehingga jaga jaraknya lebih aman dan sangat kecil terjadinya penyebaran Covid-19.

"Jadi akan lebih enak kalau dilaksanakan di tempat terbuka dari pada tertutup seperti masjid dan kemudian berdesak-desakan. Mendingan di tempat terbuka bisa jaga jarak dan prokesnya bisa terpenuhi," terangnya.

Baca juga: Persiapan ASEAN Para Games XI di Solo, Gibran Sebut Sudah Ada Pembahasan Anggaran dengan Menko Airlangga

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Gelar One Night Saijaan di TMII, Pemkab Kotabaru Perkenalkan Budaya dan Pariwisata Lokal

Gelar One Night Saijaan di TMII, Pemkab Kotabaru Perkenalkan Budaya dan Pariwisata Lokal

Regional
Alat Pemantau Gunung Marapi Dipastikan Berfungsi Saat Erupsi Terjadi

Alat Pemantau Gunung Marapi Dipastikan Berfungsi Saat Erupsi Terjadi

Regional
Siswi SMA 'Di-bully' Rekam Video Asusila, Polisi: Tidak Ditemukan Unsur Perundungan

Siswi SMA "Di-bully" Rekam Video Asusila, Polisi: Tidak Ditemukan Unsur Perundungan

Regional
Pengungsi Rohingya di Aceh akan Dikembalikan ke Negara Asal, Apakah Itu Solusi?

Pengungsi Rohingya di Aceh akan Dikembalikan ke Negara Asal, Apakah Itu Solusi?

Regional
Pesawat Tergelincir di Intan Jaya, 3 Orang Terluka Termasuk Pilot

Pesawat Tergelincir di Intan Jaya, 3 Orang Terluka Termasuk Pilot

Regional
Mengaku Khilaf, Kakek di Kendal Perkosa Cucu Kandung hingga Melahirkan

Mengaku Khilaf, Kakek di Kendal Perkosa Cucu Kandung hingga Melahirkan

Regional
Sindikat Penyelundup Pengungsi Rohingya ke Aceh Sudah Kantongi Rp 3 Miliar

Sindikat Penyelundup Pengungsi Rohingya ke Aceh Sudah Kantongi Rp 3 Miliar

Regional
Setelah Luncurkan 400 Roket, KSAD Beri Sembako untuk Warga Kebumen

Setelah Luncurkan 400 Roket, KSAD Beri Sembako untuk Warga Kebumen

Regional
Jumlah Pendaki yang Rayakan Tahun Baru di Gunung Merbabu Menurun

Jumlah Pendaki yang Rayakan Tahun Baru di Gunung Merbabu Menurun

Regional
Aki Alat Pemantau Gunung Marapi Sudah Beberapa Kali Dicuri

Aki Alat Pemantau Gunung Marapi Sudah Beberapa Kali Dicuri

Regional
Nelayan Sumbawa yang Tangkap Lobster di Perairan NTTĀ Diminta Terbuka pada Penyidik

Nelayan Sumbawa yang Tangkap Lobster di Perairan NTTĀ Diminta Terbuka pada Penyidik

Regional
Caleg PAN di Lombok Tengah Ditangkap Saat Pesta Sabu, Ini Kata KPU

Caleg PAN di Lombok Tengah Ditangkap Saat Pesta Sabu, Ini Kata KPU

Regional
Detik-detik Evakuasi Jenazah Pendaki Terakhir di Gunung Marapi

Detik-detik Evakuasi Jenazah Pendaki Terakhir di Gunung Marapi

Regional
Gagalkan Percobaan Pembunuhan di RS Magelang, Brigadir Helmi Dapat Penghargaan

Gagalkan Percobaan Pembunuhan di RS Magelang, Brigadir Helmi Dapat Penghargaan

Regional
Saat Jokowi Kagumi Wajah Baru Gereja Katedral Kupang...

Saat Jokowi Kagumi Wajah Baru Gereja Katedral Kupang...

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com