Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banyak Kasus Bunuh Diri, Ahli: Beberapa Korban Alami Keputusasaan

Kompas.com - 26/03/2022, 16:01 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - SM, perempuan muda yang berusia 19 tahun tewas tertabrak kereta api di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Rabu (23/3/2022) sekitar pukul 18.12 WIB.

Warga Dusun Bunut, Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri itu diketahui baru 3 minggu menikah.

Ia kemudian tinggal bersama suaminya, MAA, warga Dusun Kwadungan, Desa Badas, Kecamatan Sumoito, Kabupaten Jombang.

SM meninggalkan rumah suaminya pamit untuk menjenguk orangtuanya di Kediri dengan mengendarai motor.

Baca juga: Baru Menikah, Perempuan Asal Kediri Tewas Setelah Lompat ke Rel Saat Kereta Lewat, Sempat Pamit Jenguk Orangtua

Menurut keterangan saksi, SM terlihat berdiri di dekat rela dan tiba-tiba melompat ke rel saat Kereta Api Bima melintas.

Karena jarak yang terlalu dekat, masinis tak bisa menghentikan kereta. Tubuh SM terlindas kereta dan mengalami luka berat.

Beberapa kasus bunuh diri juga terjadi di beberapa lokasi di Tanah Air.

Pada Jumat (25/3/2022), MM seorang perempuan berusia 36 tahun tewas diduga bunuh diri di ruangan binaan Tipiring II Kantor Satpol PP, Kota Denpasar sekitar pukul 10.00 Wita.

Dari hasil pemeriksaan terdapat bekas jeratan di leher korban.

Baca juga: Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri di Kantor Satpol PP Denpasar, Tinggalkan Surat Wasiat Mendiang Suami

Sebelum ditemukan tewas, MM diamankan petugas Satpol PP dalam kondisi linglung di Kantor Bea Culao Bali pada Kamis (26/3/2022) malam.

Oleh petugas, MM pun diamankan dalam kondisi sehat dan bisa diajak berkomunikasi. Hingga akhirnya ditemukan tewas bersandar di tembok dalam keadaan mendengkur.

Saat ditemukan, lidah korban menjulur dan terdapat jerakan tali tas warna hitam di lehernya.

Polisi menemukan surat wasiat mendiang suaminya yang juga menjadi korban bunuh diri terselip di antara barang-barang milik MM.

"Jika saya mati, tak perlu dilakukan otopsi atau mencari penyebab kenapa saya mati. Saya cuma ingin dikuburkan di kamping halaman saya (genteng-Banyuwangi)," tulis mending suami MM di surat wasiatnya.

MM diketahui berasal dari Desa Kuang, Kecamatan Taliwang, Lombok Barat, NTB.

Baca juga: Calon Pengantin Pria di Bali Bunuh Diri, Diduga Terbebani Persiapan Pernikahan

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keluarga Pegi DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ibu Jadi ART, Ayah Kuli Bangunan di Bandung

Keluarga Pegi DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ibu Jadi ART, Ayah Kuli Bangunan di Bandung

Regional
Air Danau Kelimutu Ende Berubah Warna, Ini Penjelasan Badan Geologi

Air Danau Kelimutu Ende Berubah Warna, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Mobil Travel Terjun ke Sungai di Musi Rawas, 4 Korban Tewas

Mobil Travel Terjun ke Sungai di Musi Rawas, 4 Korban Tewas

Regional
Laga Final Persib vs Madura, Polisi Pertebal Pengamanan

Laga Final Persib vs Madura, Polisi Pertebal Pengamanan

Regional
Jembatan Kawanua di Maluku Tengah Putus, Akses Transportasi 3 Kabupaten Lumpuh

Jembatan Kawanua di Maluku Tengah Putus, Akses Transportasi 3 Kabupaten Lumpuh

Regional
Trauma, Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar Takut Masuk Rumah

Trauma, Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar Takut Masuk Rumah

Regional
Detik-detik Waisak di Candi Borobudur, 866 Personel Gabungan Disiagakan

Detik-detik Waisak di Candi Borobudur, 866 Personel Gabungan Disiagakan

Regional
Remaja 16 Tahun di Buton Tengah Dicabuli 8 Orang Pria

Remaja 16 Tahun di Buton Tengah Dicabuli 8 Orang Pria

Regional
Pagi Ini Gunung Lewotobi Laki-laki 2 Kali Meletus

Pagi Ini Gunung Lewotobi Laki-laki 2 Kali Meletus

Regional
Wali Kota Makassar Danny Pomanto jadi Narasumber dan Penanggap di 10th WWF 2024

Wali Kota Makassar Danny Pomanto jadi Narasumber dan Penanggap di 10th WWF 2024

Regional
Kapal Nelayan Hilang Kontak di Perairan Rokan Hilir Riau, 2 Korban dalam Pencarian

Kapal Nelayan Hilang Kontak di Perairan Rokan Hilir Riau, 2 Korban dalam Pencarian

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Regional
Rangkaian Kegiatan Hari Raya Waisak 2024 di Candi Borobudur Magelang

Rangkaian Kegiatan Hari Raya Waisak 2024 di Candi Borobudur Magelang

Regional
Dikepung Warga, Penculik Bayi 7 Bulan di Dompu NTB Berhasil Ditangkap Polisi

Dikepung Warga, Penculik Bayi 7 Bulan di Dompu NTB Berhasil Ditangkap Polisi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com