Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian 8 Korban Speedboat Tenggelam di Maluku

Kompas.com - 25/03/2022, 09:14 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap para korban speedboat tenggelam di Perairan Seram, Maluku, Jumat (25/3/2022).

Pada operasi pencarian di hari kedua ini, tim SAR gabungan menyisir lokasi tenggelamnya speedboat tersebut dengan menggunakan sejumlah kapal.

“Untuk lanjutan pencarian sekarang personel dan masyarakat sudah bertolak ke lokasi,” kata Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Andre Sukendar kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Jumat.

Baca juga: Selamat dari Musibah Speedboat Tenggelam, Camat dan 2 ASN di Maluku Dilarikan ke Puskesmas

Menurut Andre, pencarian para korban hilang itu dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan kapal nelayan. Personel gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian di hari kedua ini yakni dari Polres Seram Bagian Timur, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Polairud, TNI dan sejumlah unsur SAR lainnya.

“Itu menggunakan kapal ikan, kapal timbang karena cuaca tidak bersahabat jadi kita gunakan kapal timbang. Kalau Polairud itu mereka menggunakan kapal besar, kapal angkut,” katanya.

Personel kepolisian di Teor dan Kesui bersama para nelayan juga ikut terlibat dalam operasi pencarian para korban tenggelam.

“Jadi untuk pencarian personel di Teor dan Kesui juga turun, masyarakat bersama kapal-kapal nelayan juga ikut,” katanya.

Baca juga: Seorang Penumpang Speedboat yang Tenggelam di Laut Maluku Selamat Setelah 8 Jam Berenang

Andre pun menyampaikan bahwa korban speedboat tenggelam yang saat ini masih dicari berjumlah delapan orang.

Menurutnya, dari data awal yang diterima, jumlah penumpang speedboat tenggelam 12 orang. Namun ternyata, ada satu penumpang yang tidak terdata namanya dan baru dilaporkan oleh Camat Teor yang selamat dalam musibah itu.

“Jadi pertama ditemukan satu (Husein) mungkin dalam kondisi apa dia mengatakan jumlah penumpang 12 tapi begitu kita menemukan yang empat orang salah satunya ibu camat itu, rupanya bukan 12 tapi ada satu orang lagi, jadi semua penumpang itu 13 orang itu hasil wawancara kita dengan para penumpang selamat,” ungkapnya.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personel Polres Seram Bagian Timur, TNI dan petugas KPLP melanjutkan pencarian tehradap 8 korban hilang speedboat tenggelam di Laut Seram, Maluku, Jumat (25/3/2022)Kapolres Seram Bagian Timur Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personel Polres Seram Bagian Timur, TNI dan petugas KPLP melanjutkan pencarian tehradap 8 korban hilang speedboat tenggelam di Laut Seram, Maluku, Jumat (25/3/2022)
Adapun satu korban hilang yang sempat tidak terdata itu diketahui bernama Samsia Rumodar. Samsia diketahui merupakan bibi dari camat Teor yang juga ikut menjadi korban dalam musibah tersebut.

“Awalnya kan 12 tapi berkembang ternyata 13 orang satunya itu bibi dari ibu camat Teor,” katanya.

Baca juga: Speedboat Bermuatan 12 Orang Tenggelam di Laut Maluku, 7 Penumpang Hilang

Untuk diketahui, sebuah speedboat yang mengangkut 13 orang penumpang dilaporkan tenggelam saat sedang berlayar dari Teor menuju Kesui, Kecamatan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur pada Rabu (23/3/2022) sore.

Insiden kecelakaan itu terjadi setelah speedboat dihantam gelombang tinggi dan cuaca buruk di peraiaran tersebut. Saat ini, lima penumpang telah ditemukan selamat sedangkan delapan penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Muda Akhiri Hidup di Depan Bayi Kembar dan Balitanya, Jenazah Ditemukan Pertama Kali oleh Anak Sulung

Ibu Muda Akhiri Hidup di Depan Bayi Kembar dan Balitanya, Jenazah Ditemukan Pertama Kali oleh Anak Sulung

Regional
Ombudsman NTB Sebut Sejumlah Pejabat ULP Lombok Timur Dimutasi, Ini Kata Imigrasi

Ombudsman NTB Sebut Sejumlah Pejabat ULP Lombok Timur Dimutasi, Ini Kata Imigrasi

Regional
Gibran Rakabuming Raka Beri Oleh-oleh Keris untuk Dream Theater

Gibran Rakabuming Raka Beri Oleh-oleh Keris untuk Dream Theater

Regional
Gara-gara Tak Mau Diajak Pulang, Istri di Bulukumba Ditusuk Suami Pakai Badik, Ini Ceritanya

Gara-gara Tak Mau Diajak Pulang, Istri di Bulukumba Ditusuk Suami Pakai Badik, Ini Ceritanya

Regional
Keluarga Brigadir J Buka Pintu Maaf untuk Irjen Ferdy Sambo tapi Hukum Tetap Berlaku

Keluarga Brigadir J Buka Pintu Maaf untuk Irjen Ferdy Sambo tapi Hukum Tetap Berlaku

Regional
Angin Kencang Berpotensi Landa 5 Pulau di NTT, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Angin Kencang Berpotensi Landa 5 Pulau di NTT, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Regional
Pemkot Balikpapan Siap Hadapi Gugatan PBH Peradi Terkait Kasus Laka Maut Muara Rapak

Pemkot Balikpapan Siap Hadapi Gugatan PBH Peradi Terkait Kasus Laka Maut Muara Rapak

Regional
10.000 Nakes di Kota Padang Mulai Divaksin Covid-19 Dosis Keempat

10.000 Nakes di Kota Padang Mulai Divaksin Covid-19 Dosis Keempat

Regional
Tak Ada Permintaan hingga Kualitas Rendah Jadi Sebab Harga TBS di Bengkulu Belum Rp 2.000 Per Kg

Tak Ada Permintaan hingga Kualitas Rendah Jadi Sebab Harga TBS di Bengkulu Belum Rp 2.000 Per Kg

Regional
Proses SKCK Tak Selesai 1 x 24 Jam, Surat Diantar ke Rumah Pemohon

Proses SKCK Tak Selesai 1 x 24 Jam, Surat Diantar ke Rumah Pemohon

Regional
Rujuk Ditolak, Suami Tusuk Perut Istri hingga Kritis

Rujuk Ditolak, Suami Tusuk Perut Istri hingga Kritis

Regional
Sejumlah Wilayah NTB Berpotensi Dilanda Kekeringan, Mana Saja?

Sejumlah Wilayah NTB Berpotensi Dilanda Kekeringan, Mana Saja?

Regional
Kasus Pembunuhan Bocah Dalam Septic Tank, Keluarga Serahkan Rekaman CCTV

Kasus Pembunuhan Bocah Dalam Septic Tank, Keluarga Serahkan Rekaman CCTV

Regional
Pasar Rejowinangun Magelang Berhias Aneka Pernak-pernik Sambut HUT Ke-77 RI

Pasar Rejowinangun Magelang Berhias Aneka Pernak-pernik Sambut HUT Ke-77 RI

Regional
Sempat Tiduran di Garbarata Kuala Namu, Jemaah Haji Gorontalo Telat Pulang

Sempat Tiduran di Garbarata Kuala Namu, Jemaah Haji Gorontalo Telat Pulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.