Karyawan Swasta di Sukoharjo Ini Nekat Jual Gerobak Angkringan Temannya hingga 9 Kali

Kompas.com - 24/03/2022, 18:23 WIB

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Budi Utomo (34), warga Dukuh Ngronggah, Desa Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo nekat menjual gerobak angkringan milik temannya demi mencari keuntungan sendiri.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta ini sudah sembilan kali menjual gerobak. Akibat kejadian itu kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta.

"Pelaku telah menyewa sembilan unit gerobak angkringan kemudian dijual ke beberapa orang di beberapa tempat yang masih dalam pencarian," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sukoharjo, AKP Tarjo Sapto di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (24/3/2022).

Baca juga: Tak Punya Modal untuk Buka Usaha, Pria di Bali Nekat Curi Barang Angkringan

Dia menyampaikan peristiwa itu terjadi pada awal Januari 2022. Korban mendapatkan pesan WhatsApp (WA) dari pelaku untuk menyewa gerobak angkringan (HIK) yang diiklankan korban melalui media sosial (medsos) Facebook.

Kemudian pada 12 Januari 2022 sekitar pukul 12.00 WIB, korban mengantarkan gerobak kepada tersangka dengan alamat di pinggir jalan sebelah barat lapangan Desa Cemani.

"Korban meminta fotokopi KTP dan KK tersangka, tetapi tersangka hanya menunjukkan fotokopi KTP yang kemudian difoto oleh korban," terangnya.

Selain itu, kata dia tersangka juga memberikan ongkos kirim sebesar Rp 120.000 kepada korban. Adapun dalam perjanjian uang sewa gerobak Rp 10.000 perhari.

Setelah menyerahkan gerobak angkringan korban pamit pulang dan menyampaikan akan datang kembali menemui korban setiap 15 hari sekali sesuai perjanjian.

Pada Senin 24 Januari 2022 sekitar pukul 19.00 WIB, korban mendapat informasi dari grup WA paguyuban gerobak bahwa ada orang yang menjual gerobak milik korban.

Setelah melihat foto yang dishare di grup WA tersebut ternyata tersangka menjual gerobak milik korban.

"Korban bertanya langsung kepada tersangka di mana gerobak miliknya. Sama tersangka disampaikan bahwa gerobaknya sudah dijual. Korban mendatangi Polres Sukoharjo untuk proses lebih lanjut," kata Tarjo.

Tersangka dijerat dengan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Baca juga: Polisi Akan Selidiki Kasus Perusakan Angkringan oleh Orang Tak Dikenal di Depok

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan 2 Pengendara Moge Penabrak Bocah Kembar Divonis 4 Bulan Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan JPU

Alasan 2 Pengendara Moge Penabrak Bocah Kembar Divonis 4 Bulan Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan JPU

Regional
Istri Tidur Pulas, Paman di Tanahbumbu Kalsel Tega Cabuli Keponakan, Polisi: Diancam Tak Dibelikan Kuota Internet

Istri Tidur Pulas, Paman di Tanahbumbu Kalsel Tega Cabuli Keponakan, Polisi: Diancam Tak Dibelikan Kuota Internet

Regional
Banjir Hancurkan TPU di Seram Bagian Timur, 60 Jasad Hanyut ke Laut

Banjir Hancurkan TPU di Seram Bagian Timur, 60 Jasad Hanyut ke Laut

Regional
Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Mobilitas Warga, Pemkot Semarang Buka Layanan Vaksinasi Covid 24 Jam

Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Mobilitas Warga, Pemkot Semarang Buka Layanan Vaksinasi Covid 24 Jam

Regional
Hilang Sejak 25 Juni 2022, Dua Warga Muara Enim Ditemukan Tewas Dalam Sumur Minyak Ilegal

Hilang Sejak 25 Juni 2022, Dua Warga Muara Enim Ditemukan Tewas Dalam Sumur Minyak Ilegal

Regional
Pembobol Koper Dewi Persik Mengaku Belajar dari Senior, Ternyata Masih Banyak Pelaku Lain di Bandara

Pembobol Koper Dewi Persik Mengaku Belajar dari Senior, Ternyata Masih Banyak Pelaku Lain di Bandara

Regional
8 Hari Berada di Timor Leste Tanpa Dokumen, Ibu dan Anak Asal NTT Dideportasi

8 Hari Berada di Timor Leste Tanpa Dokumen, Ibu dan Anak Asal NTT Dideportasi

Regional
Pria di Aceh Timur Dibacok Teman Sendiri, Motor dan HP Dibawa Kabur

Pria di Aceh Timur Dibacok Teman Sendiri, Motor dan HP Dibawa Kabur

Regional
Ular Piton 3,5 Meter Bersarang di Plafon Rumah Warga, Dievakuasi Petugas Damkar dengan Susah Payah

Ular Piton 3,5 Meter Bersarang di Plafon Rumah Warga, Dievakuasi Petugas Damkar dengan Susah Payah

Regional
Terungkap, Warga yang Tewas Saat Kericuhan di Paniai Ternyata karena Luka Tusuk

Terungkap, Warga yang Tewas Saat Kericuhan di Paniai Ternyata karena Luka Tusuk

Regional
Pembobol Koper Dewi Persik Ditangkap, Ternyata Pekerja Porter Bandara di Balikpapan

Pembobol Koper Dewi Persik Ditangkap, Ternyata Pekerja Porter Bandara di Balikpapan

Regional
Kasus Pembuangan Bayi di Serang, Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka

Kasus Pembuangan Bayi di Serang, Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka

Regional
Panitia Kurban di Pemalang Diimbau Gunakan Daun untuk Distribusikan Daging

Panitia Kurban di Pemalang Diimbau Gunakan Daun untuk Distribusikan Daging

Regional
Operasi Madago Raya di Poso Kembali Diperpanjang, Kejar 1 DPO Teroris

Operasi Madago Raya di Poso Kembali Diperpanjang, Kejar 1 DPO Teroris

Regional
Ayah di Sumbawa Barat Masukkan Anak ke Karung, Videonya Dikirimkan ke Istri

Ayah di Sumbawa Barat Masukkan Anak ke Karung, Videonya Dikirimkan ke Istri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.