Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curhat Pedagang Kecil di Flores Timur: Harga Minyak Goreng Melonjak, tetapi Stoknya Tidak Ada...

Kompas.com - 24/03/2022, 17:12 WIB

LARANTUKA, KOMPAS.com - Pedagang kecil di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), turut merasakan kelangkaan minyak goreng di wilayah itu.

Seorang pedagang gorengan di Larantuka, Dirman (30), mengaku tak berdaya dengan kelangkaan minyak goreng. Padahal, harga minyak goreng di wilayah itu tinggi.

Baca juga: Tanggapi soal Antrean Minyak Goreng di Lebak, Bupati: Pakai Saja Minyak Kelapa

"Harga minyak goreng melonjak tinggi, tetapi stoknya tidak ada. Keliling cari pun tidak ada," keluh Dirman saat dihubungi, Kamis (24/3/2022).

Dirman menyebut, jika stok minyak goreng miliknya habis, ia terpaksa menutup dagangannya.

"Ya, kalau habis kita libur. Rencananya beberapa hari lagi tutup," ujar pria asal Sulawesi ini.

Hal senada dirasakan Syarif (60), pemilik Warung Makan Probolinggo di Kota Larantuka. Syarif mengaku kesulitan mendapatkan pasokan minyak goreng di pasar.

“Minyak goreng susah sekali. Kalau tidak irit pakai yang ada, liburlah kita,” ucapnya.

Syarif mengaku tak masalah harga minyak goreng mahal. Menurutnya, hal paling penting adalah stok tersedia.

“Kita berharap ada stok minyak goreng. Meski mahal, tapi kalau boleh ada. Kita sangat membutuhkan minyak goreng," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor (Polres) Flores Timur, AKBP I Gede Ngurah Joni mengatakan, kelangkaan stok minyak goreng di Kabupaten Flores Timur terjadi sejak Januari 2022.

Baca juga: Minyak Goreng Langka sejak Januari, Kapolres Flores Timur: jika Ada yang Timbun, Kita Proses Hukum

Ia mengaku sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di toko sembako dan gudang distributor.

"Kita sudah lakukan sidak, ada yang masih jual tapi dalam jumlah sangat kurang. Kami juga tidak menemukan adanya penimbunan minyak goreng," ujar Gede, Rabu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesawat Susi Air yang Diduga Dibakar di Bandara Paro Nduga Membawa 5 Penumpang dan 1 Pilot

Pesawat Susi Air yang Diduga Dibakar di Bandara Paro Nduga Membawa 5 Penumpang dan 1 Pilot

Regional
Sidak Kebutuhan Pokok di Pasar Srago, Bupati Klaten Sebut Ada Kenaikan Harga dan MinyaKita Mulai Langka

Sidak Kebutuhan Pokok di Pasar Srago, Bupati Klaten Sebut Ada Kenaikan Harga dan MinyaKita Mulai Langka

Regional
Pilot Susi Air yang Terbakar di Paro Nduga WN Selandia Baru

Pilot Susi Air yang Terbakar di Paro Nduga WN Selandia Baru

Regional
UMKM di Belitung Kini Ekspor Langsung Lada ke Australia dan Filipina

UMKM di Belitung Kini Ekspor Langsung Lada ke Australia dan Filipina

Regional
Aniaya Remaja, Anggota Polisi di Simeulue Aceh Ditetapkan Tersangka

Aniaya Remaja, Anggota Polisi di Simeulue Aceh Ditetapkan Tersangka

Regional
Gibran Tunda Kenaikan PBB Kota Solo: Yang Sudah Bayar Kemarin, Nanti Kita Kembalikan

Gibran Tunda Kenaikan PBB Kota Solo: Yang Sudah Bayar Kemarin, Nanti Kita Kembalikan

Regional
KRI Pulau Rusa 726, Penyapu Ranjau Berlabuh di Pelabuhan Sadai Babel, Dibuka untuk Umum

KRI Pulau Rusa 726, Penyapu Ranjau Berlabuh di Pelabuhan Sadai Babel, Dibuka untuk Umum

Regional
Lokasi Terbakarnya Pesawat Susi Air di Paro Disebut sebagai Markas Egianus Kogoya, Pilot Disandera?

Lokasi Terbakarnya Pesawat Susi Air di Paro Disebut sebagai Markas Egianus Kogoya, Pilot Disandera?

Regional
Ternyata, Kades yang Dituding Teror Apip Nurahman Rupanya Paman Sang Kreator Konten

Ternyata, Kades yang Dituding Teror Apip Nurahman Rupanya Paman Sang Kreator Konten

Regional
Kronologi Pesawat Susi Air Diduga Dibakar di Paro Nduga, Ini Posisi Terakhir Pilot

Kronologi Pesawat Susi Air Diduga Dibakar di Paro Nduga, Ini Posisi Terakhir Pilot

Regional
Ditolak Masuk Australia dan Terdampar di NTT, 6 Warga India Dideportasi

Ditolak Masuk Australia dan Terdampar di NTT, 6 Warga India Dideportasi

Regional
Bawaslu Sebut Bupati dan 5 ASN Akui Kenakan Atribut Partai Saat Safari Anies di Dompu NTB

Bawaslu Sebut Bupati dan 5 ASN Akui Kenakan Atribut Partai Saat Safari Anies di Dompu NTB

Regional
Propam Polda Kaltara Periksa Polisi yang Tembak Warga Adat Malinau hingga Tewas

Propam Polda Kaltara Periksa Polisi yang Tembak Warga Adat Malinau hingga Tewas

Regional
Harga Beras di Flores Timur Tembus Rp 15.000 Per Kg, Pemkab Pantau Jalur Distribusi

Harga Beras di Flores Timur Tembus Rp 15.000 Per Kg, Pemkab Pantau Jalur Distribusi

Regional
17 Anak di Jambi Jadi Korban Pelecehan Ibu Muda, tapi 8 di Antaranya Malah Dilaporkan Balik Tersangka, Dituduh Memerkosa

17 Anak di Jambi Jadi Korban Pelecehan Ibu Muda, tapi 8 di Antaranya Malah Dilaporkan Balik Tersangka, Dituduh Memerkosa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.