Kompas.com - 24/03/2022, 12:04 WIB

KOMPAS.com - Sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih merajalela.

Sebanyak 21 pekerja ilegal asal NTT berhasil diamankan aparat kepolisian saat hendak berangkat ke Kalimantan Timur.

Puluhan pekerja tersebut menjadi korban hasutan seseorang berinisial MK yang diduga kuat merupakan anggota sindikat TPPO.

Baca juga: Dijanjikan Dikirim ke Timur Tengah, Remaja Korban TPPO Disekap hingga Hamil

Menurut Ketua Migrant Care Anis Hidayah, upaya pemberantasan TPPO sejatinya sudah tertuang dalam Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007.

Secara substansi, kata Anis, undang-undang tersebut sudah memberi rasa optimis dalam upaya pemberantasan sindikat TPPO.

Baca juga: Memberantas Sindikat Perekrutan TKI Ilegal, Migrant Care: Aktor Utama dan Korporasinya Belum Tersentuh

Namun, dalam penerapannya hingga saat ini masih belum maksimal, salah satunya soal restitusi bagi para korban.

"Kalau kita melihat substansinya cukup baik ya, seperti memberi tambahan hukuman sepertiga bagi aparat yang terlibat. Namun, untuk penegakannya masih penuh tantangan, salah satunya soal ganti rugi terhadap korban juga belum sepenuhnya diberikan hingga saat ini," katanya.

Baca juga: 21 Calon Pekerja yang Diamankan di Pelabuhan Larantuka Dipulangkan ke Kampung Halaman

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Satu Penghasil Nikel Terbesar di Indonesia, Bupati Berharap Morowali Utara Jadi Kabupaten Terdepan

Salah Satu Penghasil Nikel Terbesar di Indonesia, Bupati Berharap Morowali Utara Jadi Kabupaten Terdepan

Regional
Survei CigMark: Kontribusi Ridwan Kamil Besar Jika Sebagai Cawapres, Bisa Jadi Kunci Kemenangan Pilpres

Survei CigMark: Kontribusi Ridwan Kamil Besar Jika Sebagai Cawapres, Bisa Jadi Kunci Kemenangan Pilpres

Regional
Anak yang Bunuh Ayah Tirinya di Aceh Tamiang Ditangkap, Pelaku Kesal Dibangunkan Saat Tidur

Anak yang Bunuh Ayah Tirinya di Aceh Tamiang Ditangkap, Pelaku Kesal Dibangunkan Saat Tidur

Regional
Baru Diturunkan dari Pikap, Seekor Sapi Kurban Lari Masuk Hutan dan Tak Ditemukan

Baru Diturunkan dari Pikap, Seekor Sapi Kurban Lari Masuk Hutan dan Tak Ditemukan

Regional
Kaltim 'Blackout', Begini Penjelasan PLN

Kaltim "Blackout", Begini Penjelasan PLN

Regional
Anak yang Bunuh Ibu Kandung di TTS Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Anak yang Bunuh Ibu Kandung di TTS Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Regional
Akan Jadi Syarat Perjalanan, Warga Serang Ramai-ramai Ikut Vaksinasi Booster

Akan Jadi Syarat Perjalanan, Warga Serang Ramai-ramai Ikut Vaksinasi Booster

Regional
Lewat Domba, Isroi Berdayakan Pemuda Kampung di Purworejo, Kebanyakan Menganggur karena Pandemi

Lewat Domba, Isroi Berdayakan Pemuda Kampung di Purworejo, Kebanyakan Menganggur karena Pandemi

Regional
Bahagianya Riza, Siswa Kelas 6 SD yang Dapat Kaus dari Jokowi

Bahagianya Riza, Siswa Kelas 6 SD yang Dapat Kaus dari Jokowi

Regional
Kesaksian Petugas Keamanan Saat RS Siloam Palembang Terbakar: Saya Sempat Dengar Suara Ledakan

Kesaksian Petugas Keamanan Saat RS Siloam Palembang Terbakar: Saya Sempat Dengar Suara Ledakan

Regional
Cara Buang Sofa, Kasur, dan Sampah Besar Lainnya di Kota Bandung

Cara Buang Sofa, Kasur, dan Sampah Besar Lainnya di Kota Bandung

Regional
Pejalan Kaki di Bitung Tewas Terlindas Truk Kontainer, Sopir Awalnya Tak Tahu

Pejalan Kaki di Bitung Tewas Terlindas Truk Kontainer, Sopir Awalnya Tak Tahu

Regional
Pandawa Water World Solo: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pandawa Water World Solo: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Kaltim 'Blackout', Sinyal HP Menghilang

Kaltim "Blackout", Sinyal HP Menghilang

Regional
Banyak Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ini Kata Kapolda Maluku

Banyak Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ini Kata Kapolda Maluku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.