Terkait Pernikahan Ketua MK dan Adik Jokowi, Pengamat Sebut Konflik Kepentingan di Mana Saja Akan Selalu Ada

Kompas.com - 24/03/2022, 11:20 WIB

KOMPAS.com - Rencana pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati, dikhawatirkan akan menimbulkan konflik kepetingan di kemudian hari.

Diketahui, pernikahan keduanya rencanaya akan dilaksanakan pada Kamis, 26 Mei 2022 mendatang di Kota Solo, Jawa Tengah.

Pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Warjio mengatakan, konflik kepetingan itu di mana saja akan selalu ada.

Baca juga: Ketua MK Nikahi Adik Jokowi, Pengamat: Harus Profesional

Namun, sambungnya, ketika itu terjadi, maka harus diawasi oleh lembaga-lembaga kenegaraan yang terkait tugas itu.

"Jadi perlu pengawasan, karena memang kalau tidak diawasi, ya ini bisa menjadi kesempatan," kata Warjio saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/3/2022) sore.

Selain itu, kata Warjio, tidak bisa juga dilepaskan kontrol atau pengawasan masyarakat atau lembaga lain yang terkait, agar supaya tidak terjebak pada politik kepentingan dalam konteks ikatan persaudaran itu.

"Jadi kuncinya yang pertama adalah profesionalitas institusi dan jabatan. Kemudian yang kedua tentu harus kontroling," ungkapnya.

Baca juga: Pengamat Sebut Ketua MK Tak Perlu Mundur dari Jabatannya meski Nikahi Adik Jokowi

Harus profesional

Ketua MK Anwar Usman di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Ketua MK Anwar Usman di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Saat menjalankan tugasnya, Warjio pun meminta Ketua MK harus tetap profesional agar tidak ada anggapan ikatan persaudaraan.

Warjio pun menilai, Jokowi dan Anwar Usman sudah memiliki sikap profesionalitas.

"Pak Jokowi dan Ketua MK saya kira mereka sudah terbalut dengan nilai-nilai profesionalitas institusi. Artinya, mereka harus menjalankan tugas profesionalitas itu hingga masing-masing bisa menjalankan tupoksi atau tugas seusai dengan fungsinya masing-masing dan tidak menggunakan kaidah ikatan persaudaraan. Itu yang harus jadi pegangan," kata Dosen Fisip USU ini.

"Kuncinya ya tadi profesionalitas dan pengawasan," lanjutnya.

Baca juga: Dilamar Ketua MK Anwar Usman, Begini Penjelasan Idayati, Adik Kandung Presiden Jokowi

Tak perlu mundur dari jabatan

Meski menikahi adik Jokowi, kata Warjio, Ketua MK tak perlu mundur dari jabatannya.

Sebab, sambungnya, dalam persatuan jabatan tidak ada peraturan seperti itu.

"Jadi saya kira tidak perlu mundur," pungkasnya.

Baca juga: Adik Presiden Jokowi Akan Menikah dengan Ketua MK Anwar Usman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas Jadi Tersangka, 4 di Antaranya Masih di Bawah Umur

7 Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas Jadi Tersangka, 4 di Antaranya Masih di Bawah Umur

Regional
Cari Ikan, Nelayan di Donggala Jatuh dari Perahu dan Hilang

Cari Ikan, Nelayan di Donggala Jatuh dari Perahu dan Hilang

Regional
Angkut Solar Subsidi Sampai 1.000 Liter, Warga di Bengkulu Ditahan

Angkut Solar Subsidi Sampai 1.000 Liter, Warga di Bengkulu Ditahan

Regional
Kecelakaan 2 Truk di Jalan Tol Solo-Ngawi, 2 Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan 2 Truk di Jalan Tol Solo-Ngawi, 2 Orang Tewas di Tempat

Regional
Pengungsi Afghanistan Ikut Rayakan HUT RI dengan Lomba Makan Kerupuk

Pengungsi Afghanistan Ikut Rayakan HUT RI dengan Lomba Makan Kerupuk

Regional
Mobil Ditabrak Kereta dan Terseret 20 Meter di Purworejo, Sopir dan Penumpang Selamat

Mobil Ditabrak Kereta dan Terseret 20 Meter di Purworejo, Sopir dan Penumpang Selamat

Regional
Pria di Alor NTT yang Dibacok Menantu Akhirnya Meninggal Dunia

Pria di Alor NTT yang Dibacok Menantu Akhirnya Meninggal Dunia

Regional
Tak Pakai Seragam Baru, Siswa SD di Salatiga Tak Sekolah Satu Minggu

Tak Pakai Seragam Baru, Siswa SD di Salatiga Tak Sekolah Satu Minggu

Regional
Cerita 'Acting Residen' Lampung Saat Agresi Militer Belanda, Gerilya hingga 312 Kilometer

Cerita "Acting Residen" Lampung Saat Agresi Militer Belanda, Gerilya hingga 312 Kilometer

Regional
Pantai Tampora: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pantai Tampora: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Hilang Saat Memanah Ikan, Nelayan Tewas Mengapung di Tengah Laut

Hilang Saat Memanah Ikan, Nelayan Tewas Mengapung di Tengah Laut

Regional
Sebanyak 30 Warga Dievakuasi, 225 Rumah Terendam Banjir di Kota Medan

Sebanyak 30 Warga Dievakuasi, 225 Rumah Terendam Banjir di Kota Medan

Regional
Usut Jaringan Narkoba, Polisi Buru Pemasok Sabu di Sikka

Usut Jaringan Narkoba, Polisi Buru Pemasok Sabu di Sikka

Regional
Daftar Titik Banjir di Kota Medan Akibat Hujan Semalaman, Warga Banyak Mengungsi

Daftar Titik Banjir di Kota Medan Akibat Hujan Semalaman, Warga Banyak Mengungsi

Regional
Hingga Akhir Tahun, Denda Pajak Kendaraan dan BBNKB di Banten Dihapus

Hingga Akhir Tahun, Denda Pajak Kendaraan dan BBNKB di Banten Dihapus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.