Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Pengendara Motor Tertimpa Pohon Tumbang, Pemkot Ambon Beri Santunan

Kompas.com - 23/03/2022, 18:29 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon memberikan santunan uang tunai kepada dua pengendara sepeda motor yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Rabu (23/3/2022) pagi.

Korban yang tertimpa pohon itu yakni Ardilo Tjan, menderita patah tulang tangan dan luka di kepala. Lalu, Alwin Latua yang mengalami cidera tulang belakang dan luka gores di wajah.

Baca juga: Detik-detik 2 Pengendara Motor Tertimpa Pohon Tumbang di Ambon Terekam CCTV

Saat ini, Ardilo Tjan masih dirawat di Rumah Sakit Siloam Ambon. Sementara Alwin sudah dipulangkan ke rumah setelah mendapatkan perawatan dari RS Bhayangkara Ambon.

Pemberian santunan kepada kedua korban dilakukan Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmasse didampingi Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Edwin Pattikawa, serta Kadis Lingkungan Hidup dan Persampahan (LHP) Alfredo Hehamahua.

Menurut Agus pemberian santunan itu sebagai bentuk perhatian Pemkot Ambon terhadap kedua korban yang mengalami musibah. Pemberian santunan itu juga atas perintah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon.

“Di situ kami memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta kepada masing-masing keluarga untuk dilakukan penanganan medis kepada kedua korban,” kata Agus saat mengunjungi kedua korban.

Agus mengatakan, kejadian yang menimpa kedua korban itu merupakan musibah yang tidak dapat diprediksi, sehingga tidak perlu saling menyalahkan.

“Ini adalah musibah dan kita tidak boleh saling menyalahkan. Pemerintah bukan antikritik, tapi ada pihak-pihak yang suka menyalahkan pemerintah ketika musibah terjadi, padahal musibah itu bisa terjadi kapan saja tanpa kita ketahui,” ujarnya.

Agus menambahkan, Dinas Damkar Kota Ambon sebenarnya rutin melakukan pemangkasan pohon di pinggir jalan yang dinilai rawan tumbang. Namun, ada pohon yang memang belum dipangkas dengan alasan menjaga keasrian dan keindahan kota.

“Pohon-pohon yang sudah berumur tua yang bisa berdampak mencelakakan warga, kita pangkas, tapi untuk kota tetap hijau kita biarkan, karena untuk keindahan kota juga agar tidak gersang. Jadi sebenarnya peristiwa  adalah musibah yang tidak kita inginkan terjadi,” jelasnya.

Baca juga: Video Viral Polantas di Ambon Dihardik Ibu-ibu karena Tilang Motor, Begini Penjelasan Polisi

Sebelumnya, sebuah pohon tumbang menimpa tiga pengendara motor saat melintas di tengah guyuran hujan lebat dan angin kencang di Jalan Jenderal Sudirman, Ambon Rabu pagi (23/3/2022).

Akibat kejadian itu, dua pengendara sepeda motor terpaksa dilarikan ke rumah sakit, sedangkan satu pengendara lainnya memilih pulang ke rumahnya karena luka yang dialaminya tidak terlalu parah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Regional
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Regional
Misteri Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Palembang, Ada Pisau Berlumurah Darah dan Sandal di TKP

Misteri Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Palembang, Ada Pisau Berlumurah Darah dan Sandal di TKP

Regional
Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Bocah di Palembang Telepon Ayah Sambil Ketakutan

Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Bocah di Palembang Telepon Ayah Sambil Ketakutan

Regional
Anggota Polres Yahukimo Bripda OB Meninggal Dianiaya OTK

Anggota Polres Yahukimo Bripda OB Meninggal Dianiaya OTK

Regional
Mantan Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah Ditahan Kejati Sumsel

Mantan Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah Ditahan Kejati Sumsel

Regional
26 Pekerja Migran Asal NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 4 Bulan

26 Pekerja Migran Asal NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 4 Bulan

Regional
Perincian Sanksi untuk ASN di Semarang apabila Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2024

Perincian Sanksi untuk ASN di Semarang apabila Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2024

Regional
127 Perusahaan di Jateng Bermasalah soal THR, Paling Banyak Kota Semarang

127 Perusahaan di Jateng Bermasalah soal THR, Paling Banyak Kota Semarang

Regional
Kisah Jumadi, Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam dari Jambi ke Lubuk Linggau karena Upah Kerja Tak Dibayar

Kisah Jumadi, Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam dari Jambi ke Lubuk Linggau karena Upah Kerja Tak Dibayar

Regional
Gagalkan Aksi Pencurian hingga Terjungkal, Karyawan Alfamart di Semarang Naik Jabatan

Gagalkan Aksi Pencurian hingga Terjungkal, Karyawan Alfamart di Semarang Naik Jabatan

Regional
Pimpin Apel Usai Cuti Lebaran, Pj Gubernur Sumut: Kehadiran ASN Pemprov Sumut 99,49 Persen

Pimpin Apel Usai Cuti Lebaran, Pj Gubernur Sumut: Kehadiran ASN Pemprov Sumut 99,49 Persen

Regional
Kakek di Kupang Ditangkap Usai Todongkan Senjata Laras Panjang ke Istrinya

Kakek di Kupang Ditangkap Usai Todongkan Senjata Laras Panjang ke Istrinya

Regional
Menyoal Ditetapkannya Anandira, Istri Anggota TNI, sebagai Tersangka Usai Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami

Menyoal Ditetapkannya Anandira, Istri Anggota TNI, sebagai Tersangka Usai Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami

Regional
Penampungan Minyak Mentah di Blora Terbakar, Pemkab Segera Ambil Sikap dengan Pertamina

Penampungan Minyak Mentah di Blora Terbakar, Pemkab Segera Ambil Sikap dengan Pertamina

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com