Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Meninggal Tak Wajar, Jenazah Sopir Pribadi Istri Bupati TTU Akan Diotopsi

Kompas.com - 23/03/2022, 16:41 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi


KUPANG, KOMPAS.com - Jenazah Petrus Berek alias Ipang, sopir pribadi istri Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Elfi Ogom, dijadwalkan akan diotopsi, Kamis (24/3/2022) besok.

Informasi itu disampaikan Kapolres TTU Kapolres baru AKBP Mohamad Mukson, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/3/2022) petang.

"Iya, besok Bidang Dokkes Polda akan otopsi," ujar Mukson, Rabu.

Baca juga: Ungkap Kejanggalan Kematian Sopir Pribadi Istri Bupati TTU, Keluarga Minta Korban Diotopsi

Mukson menuturkan, beberapa waktu lalu dirinya sudah mengirim surat ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTT.

Dari situ disepakati proses otopsi digelar pada 24 Maret 2022. 

"Untuk pelaksanaan sudah menjadi tanggung jawab Dokkes Polda NTT," kata dia.

Pihaknya, lanjut Mukson, akan mengamankan jalannya otopsi dengan menempatkan sejumlah personel di lokasi.

Proses otopsi akan digelar di tempat pemakaman Ipang di Kelurahan Kefamenanu Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Baca juga: Kasus Meninggalnya Sopir Pribadi Istri Bupati TTU Jadi Atensi Kapolda NTT

Sebelumnya, keluarga Petrus Berek alias Ipang, sopir pribadi istri Bupati TTU Elfi Ogom, mendatangi Mapolres TTU.

Mereka lapor ke polisi lantaran menilai kematian Ipang tidak wajar.

Keluarga Ipang yang mendatangi Mapolres TTU yakni Blasius Berek (ayah), Yoneta Suni (ibu) dan Mitha Berek (kakak). Mereka didampingi oleh kuasa hukum Robert Salu.

Robert mengatakan, keluarga tidak menerima kematian Ipang yang disebut karena gigitan ular berbisa. Keluarga meminta polisi menyelidiki kasus itu.

Adapun Ipang meninggal dunia pada Sabtu (18/12/2022) pagi.


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com