Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hujan dan Angin Kencang di Ambon, Akses Menuju Bandara Pattimura Putus akibat Pohon Tumbang

Kompas.com - 23/03/2022, 12:25 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Andi Hartik

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Ambon, Provinsi Maluku, menyebabkan akses menuju Bandara Pattimura Ambon terputus, Rabu (23/3/2022).

Pohon tumbang di Dusun Riang, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon itu menutup jalan raya yang menjadi akses dari Kota Ambon menuju bandara. Jalan itu tidak bisa dilalui kendaraan lebih dari satu jam.

“Kejadiannya sekira pukul 09.10 WIT pagi tadi,” kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Moyo Utomo kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Cuaca Buruk, Penerbangan di Bandara Pattimura Ambon Sempat Terganggu

Moyo Utomo menyebut, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Namun, pohon tumbang tersebut menyebabkan akses dari Kota Ambon menuju bandara lumpuh total selama lebih dari satu jam.

“Tidak ada korban jiwa namun akses jalan dari arah Kota Ambon menuju Bandara Pattimura tidak bisa dilewati oleh Kendaraan,” jelasnya.

Menurut Utomo, untuk memperlancar arus lalu lintas di jalan tersebut, personel Polsek Kawasan Bandara Pattimura Ambon bersama warga setempat langsung membersihkan batang pohon yang melintang di atas badan jalan.

Baca juga: Pohon Tumbang di Ambon Timpa 3 Pengendara Motor, 2 Korban Dilarikan ke RS

“Pada pukul 09.40 WIT, personel Polsek Kawasan Bandara Pattimura bersama warga sekitar dan warga Air Sakula yang memiliki mesin senso, langsung memotong pohon yang tumbang untuk membersihkan jalan,” katanya.

Jalan itu baru bisa dilalui kendaraan setelah petugas dan warga setempat selesai mengevakuasi batang pohon yang tumbang, sekitar pukul 11.00 WIT.

“Sekitar pukul 11 pohon yang tumbang berhasil dibersihkan dari atas jalan dan arus lalu lintas kini sudah kembali lancar seperti semula,” ujarnya.

Humas PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Pattimura Ambon, Aditya Narendra menyebutkan, jalan menuju bandara itu sudah bersih dan sudah bisa dilalui.

“Benar, tapi tadi saya lewat di situ jalannya sudah bersih,” katanya saat dikonfirmasi Kompas.com secara terpisah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 5 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 5 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Video Viral Siswi SMA Tak Ikut Ujian karena Tak Bayar Uang Sekolah Rp 50.000

Video Viral Siswi SMA Tak Ikut Ujian karena Tak Bayar Uang Sekolah Rp 50.000

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Memanas Lagi, Epyardi Diduga Tak Undang Gubernur Sumbar saat HUT Ke-111 Kabupaten Solok

Memanas Lagi, Epyardi Diduga Tak Undang Gubernur Sumbar saat HUT Ke-111 Kabupaten Solok

Regional
Tawuran Antargeng Pelajar di Lhokseumawe, Massa Kejar Pelaku dan Pukul hingga Babak Belur

Tawuran Antargeng Pelajar di Lhokseumawe, Massa Kejar Pelaku dan Pukul hingga Babak Belur

Regional
PDI-P Pangkalpinang Buka Pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil, Kesiapan Finansial Jadi Pertimbangan

PDI-P Pangkalpinang Buka Pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil, Kesiapan Finansial Jadi Pertimbangan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com