Penyelewangan Dana Kegiatan Kepala Sekolah Rp 428 Juta, Kadisdik Musi Rawas dan 2 Staf Jadi Tersangka

Kompas.com - 22/03/2022, 15:23 WIB

MUSI RAWAS, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas di Sumatera Selatan, Irwan Effendi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lubuklinggau, Senin (21/3/2022).

Ia diduga telah melakukan penyelewenganan dana kegiatan kepala sekolah tahun anggaran 2019 yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 428 juta.

Tak hanya Irwan, mantan Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kepentududukan Disdik Musi Rawas M Rifai bersama stafnya yaitu Rosurohati juga ikut ditahan karena diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Baca juga: Gudang 108 Ton Solar Oplosan Digerebek di Sumsel, 6 Orang Ditangkap

Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Lubuk Linggau, Yuriza Antoni mengatakan, Disdik Musi Rawas semula mendapatkan anggaran sebesar Rp 1,1 miliar untuk melakukan kegiatan diklat penguatan kepala sekolah pada tahun 2019.

Dana kegiatan itu bersumber dari dua tempat, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 484 juta dan dana sharing Rp 639 juta.

Namun, setelah dilakukan penghitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat nilai kerugian negara sebesar Rp 428 juta.

Baca juga: Melawan Petugas Saat Akan Ditangkap, 2 Begal di Sumsel Ditembak Mati

"Ketiga tersangka setelah kami periksa dan ditetapkan tersangka sudah ditahan sejak kemarin," kata Yuriza, Selasa (22/3/2022).

Dijelaskannya, dalam kasus tersebut Irwan berperan sebagai pengguna anggaran dan Rifai sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Saat ini, penahanan tersangka dilakukan selama 20 hari ke depan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami akan memanggil para saksi lain untuk melengkapi berkas tersangka untuk segera dilimpahkan ke penuntut umum. Bila masa tahanannya habis maka akan kembali diperpanjang," ujarnya.

Yuriza pun mengaku, dalam kasus ini tak menutup kemungkinan adanya tersangka baru bila ditemukan alat bukti tambahan.

"Sementara baru tiga tersangka, bila ada perkembangan tersangka baru nanti akan disampaikan," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosok Pembunuh Satu Keluarga di Magelang: Si Bungsu yang Selalu Dipenuhi Kebutuhannya hingga Masih Diberi Uang Jajan

Sosok Pembunuh Satu Keluarga di Magelang: Si Bungsu yang Selalu Dipenuhi Kebutuhannya hingga Masih Diberi Uang Jajan

Regional
Selasa Pagi Ini, NTT Diguncang 5 Kali Gempa Bumi

Selasa Pagi Ini, NTT Diguncang 5 Kali Gempa Bumi

Regional
Sepeda Motor Terbakar di Samping SPBU Rantepao, Pemiliknya Kabur

Sepeda Motor Terbakar di Samping SPBU Rantepao, Pemiliknya Kabur

Regional
Brasil Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Turun Jalan, Lalu Lintas Macet Total

Brasil Menang, Ribuan Pendukung di Ambon Turun Jalan, Lalu Lintas Macet Total

Regional
Kejari Mukomuko Bengkulu Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bantuan Pangan Non-tunai

Kejari Mukomuko Bengkulu Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bantuan Pangan Non-tunai

Regional
2 Petani Aceh Nekat Selundupkan Sabu Via Bandara Soekarno Hatta, Modusnya Dimasukan ke Dalam Anus

2 Petani Aceh Nekat Selundupkan Sabu Via Bandara Soekarno Hatta, Modusnya Dimasukan ke Dalam Anus

Regional
Nyabu Bareng Perempuan di Kosan, Oknum Polisi di Banten Terancam Dipecat dan Dipenjara

Nyabu Bareng Perempuan di Kosan, Oknum Polisi di Banten Terancam Dipecat dan Dipenjara

Regional
Sumba Barat Daya NTT Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,3

Sumba Barat Daya NTT Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,3

Regional
Mantan Pejabat Senior Pertamina Balongan Dituntut 8 Tahun Penjara Terkait Korupsi Proyek Software

Mantan Pejabat Senior Pertamina Balongan Dituntut 8 Tahun Penjara Terkait Korupsi Proyek Software

Regional
[POPULER REGIONAL] Dampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang | Tragedi Bus Wisata Semarang Terjun ke Jurang

[POPULER REGIONAL] Dampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang | Tragedi Bus Wisata Semarang Terjun ke Jurang

Regional
Cerita Kepala Kejari Bandar Lampung, Kantornya Pernah Kemalingan Justru Beri Pelaku Restorative Justice

Cerita Kepala Kejari Bandar Lampung, Kantornya Pernah Kemalingan Justru Beri Pelaku Restorative Justice

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 06 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 06 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan dan Sore Cerah Berawan

Regional
Sungai Alami Pendangkalan Akibat Bendungan Bener, Ratusan Warga Purworejo Demo

Sungai Alami Pendangkalan Akibat Bendungan Bener, Ratusan Warga Purworejo Demo

Regional
Gelar Open House, Pemerintah DIY Kenalkan Visi Misi Pancamulia Gubernur DIY

Gelar Open House, Pemerintah DIY Kenalkan Visi Misi Pancamulia Gubernur DIY

Regional
Ada di Antara Sesar Telomoyo dan Rawa Pening, Salatiga Terancam Tsunami Rawa

Ada di Antara Sesar Telomoyo dan Rawa Pening, Salatiga Terancam Tsunami Rawa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.