Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sodomi Tetangga di Muara Enim, Pelaku Awalnya Traktir Korban Mi Goreng

Kompas.com - 21/03/2022, 15:50 WIB
Aji YK Putra,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

MUARA ENIM, KOMPAS.com - Seorang remaja berinisial RS (17), warga Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara enim, Sumatera Selatan menjadi korban sodomi oleh tetangganya sendiri, HM (49).

Kejadian ini bermula saat korban RS diiming-imingi akan ditraktir makan mi goreng di warung.

HM sudah berhasil ditangkap jajaran Polsek Lawang Kidul pada Jumat (12/3/2022) setelah dilaporkan keluarga korban.

Baca juga: Kakek 66 Tahun yang Sodomi Siswa TK Tasikmalaya, Ternyata Residivis di Medan

Kapolsek Lawang Kidul Iptu Yogie Sugama Hasyim mengatakan, pelaku awalnya mentraktir korban makan mi goreng dan minuman di warung.

Setelah ditraktir makan, pelaku meminta korban mengikutinya menuju rumah kosong yang letaknya tak jauh dari sungai.

“Di sana korban diancam pelaku untuk mengikuti kemauannya. Karena takut, korban menuruti (pelaku),” kata Yogie, Senin (21/3/2022).

Usai melakukan aksinya, RS pun pulang ke rumah.

Setelah kejadian, korban menjadi murung dan takut terhadap HM, apalagi pelaku tinggal tak jauh dari rumahnya.

RS juga sempat menyampaikan kepada temannya bahwa dia ingin pindah rumah karena takut terhadap HM.

Ucapan RS ini membuat teman-temannya curiga. Hingga akhirnya RS menceritakan bahwa dirinya menjadi korban sodomi HM berulang kali kepada keluarga dan temannya.

“Pengakuan korban, aksi pertama berlangsung pada Desember 2021. Kemudian terus berlanjut, sehingga korban pun takut. Jika tidak dituruti, pelaku akan memukul korban,” ujarnya.

Baca juga: Siswanya Diduga Jadi Korban Sodomi, Operasional TK di Kubu Raya Dihentikan Sementara

Usai mendapatkan cerita itu, orangtua korban pun melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setempat sampai akhirnya pelaku ditangkap.

“Antara pelaku dan korban sudah saling kenal dan bertetangga. Bahkan pelaku sering minta urut dengan korban,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan undang-undang Republik Indonesia No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan anak, Undang-undang Nomor 17 tahun 2016, pasal 82 dengan ancaman pidana 15 tahun kurungan penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sumbar Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana sampai 9 Juni 2024

Sumbar Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana sampai 9 Juni 2024

Regional
Tabrakan Sepeda Motor di NTT, Satu Tewas dan Satu Polisi Luka Berat

Tabrakan Sepeda Motor di NTT, Satu Tewas dan Satu Polisi Luka Berat

Regional
Wisata Memancing Bakal Jadi Andalan Pariwisata Sukabumi

Wisata Memancing Bakal Jadi Andalan Pariwisata Sukabumi

Regional
Meski Punya 2 Calon Internal, PKS Tetap Buka Penjaringan untuk Pilkada Salatiga

Meski Punya 2 Calon Internal, PKS Tetap Buka Penjaringan untuk Pilkada Salatiga

Regional
Internet Starlink Elon Musk untuk Puskesmas, Dinkes Babel Bersuara

Internet Starlink Elon Musk untuk Puskesmas, Dinkes Babel Bersuara

Regional
Gerindra Unggah Fotonya Bersama Sudaryono untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Belum

Gerindra Unggah Fotonya Bersama Sudaryono untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Belum

Regional
Dua Rumah Di Cilacap Terbakar, Awalnya Rebus Air Ditinggal 'Ngopi'

Dua Rumah Di Cilacap Terbakar, Awalnya Rebus Air Ditinggal "Ngopi"

Regional
2 Pengungsi Letusan Gunung Ibu Halmahera Barat Meninggal

2 Pengungsi Letusan Gunung Ibu Halmahera Barat Meninggal

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Anak Diduga Aniaya Ibu Kandung di Pekanbaru, Menantu Rekam Video

Anak Diduga Aniaya Ibu Kandung di Pekanbaru, Menantu Rekam Video

Regional
Meriahnya Festival Balon Udara di Purwokerto

Meriahnya Festival Balon Udara di Purwokerto

Regional
Mayat Laki-laki Ditemukan di Saluran Irigasi di Lombok Tengah

Mayat Laki-laki Ditemukan di Saluran Irigasi di Lombok Tengah

Regional
2 Hari Pencarian, 3 Korban Longsor Ditemukan Tewas Tertimbun

2 Hari Pencarian, 3 Korban Longsor Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com