Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Warga Ambon Diduga Selundupkan 5.136 Liter Minyak Goreng, Polisi: Mereka Wajib Lapor

Kompas.com - 21/03/2022, 12:54 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Delapan warga Kota Ambon yang diduga mencoba menyelundupkan minyak goreng ke Baubau, Sulawesi Tenggara, dan Makassar, Sulawesi Selatan, masih menjalani wajib lapor ke kantor Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Sebanyak delapan warga yang diminta wajib lapor itu yakni R, L, W, L, A, LM, S, dan LS.

Baca juga: Pemerintah Pusat Diminta Kaji Ulang Pembatalan Proyek Ambon New Port

Mereka diperiksa dan menjalani wajib lapor setelah polisi menggagalkan upaya penyelundupan 5.136 liter minyak goreng dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Rabu (16/3/2022).

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Moyo Utomo mengakui pemeriksaan terhadap delapan pemilik ribuan liter minyak goreng itu telah dilakukan.

“Belum ada tersangka. Kedelapan warga itu hanya wajib lapor,” ujar Moyo kepada Kompas.com, Senin (21/3/2022).

Moyo menegaskan, polisi masih menyelidiki kasus tersebut

Belum adanya tersangka dalam kasus itu, kata Moyo Utomo, karena hingga kini penyidik masih terus menyelidiki kasus tersebut,

"Itu kasusnya masih diselidiki,” ujarnya.

Poliis telah meningkatkan pengawasan di pintu keluar dan masuk Kota Ambon. Khususnya di pelabuhan.

“Iya kita tingkatkan razia di pelabuhan, karena itu atensi langsung dari pimpinan,” ujarnya.

Sebelumnya, aparat Polres Kawasan pelabuhan Yos Sudarso Ambon menggagalkan penyelundupan 5.136 liter minyak goreng di pelabuhan tersebut, Rabu (16/3/2022).

Baca juga: Keputusan Rektor IAIN Ambon Bredel Pers Kampus Dikecam

Ribuan liter minyak goreng tersebut oleh para pemiliknya dikemas di dalam karton yang dibungkus dengan 107 karung. Setelah disita, ribuan liter minyak goreng itu langsung diamankan ke kantor polisi.

Adapun delapan pemilik minyak goreng ikut dibawa ke kantor polresta Pulau Ambon untuk menjalani pemeriksaan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Regional
Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Regional
Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Regional
Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Regional
Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Regional
Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Regional
Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Regional
Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Regional
2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

Regional
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Regional
Muratara Banjir Bandang, Pj Gubernur Sumsel Sigap Kirimkan Bantuan

Muratara Banjir Bandang, Pj Gubernur Sumsel Sigap Kirimkan Bantuan

Regional
Update Banjir Luwu, Bahan Pokok Disalurkan ke Korban di 2 Desa

Update Banjir Luwu, Bahan Pokok Disalurkan ke Korban di 2 Desa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com