Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tengah Malam, Seorang Pelajar di Kulon Progo Dibacok Orang Tak Dikenal, Alami Luka Parah

Kompas.com - 20/03/2022, 12:03 WIB
Dani Julius Zebua,
I Kadek Wira Aditya

Tim Redaksi

KULON PROGO, KOMPAS.com - Warga mengamankan seorang pelajar yang terluka parah di Jalan Raya Pengasih – Sentolo, Pedukuhan Gedangan, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Korban berinisial LP (17) itu mengalami luka robek pada punggung kiri.

Pelajar SMK asal Wates, Kulon Progo, itu harus menerima tiga jahitan pada luka tersebut.

"Korban mengalami luka robek di punggung kiri panjang 5 sentimeter. Ia juga luka lecet pada tangan karena jatuh di aspal," kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana melalui pesan singkat, Minggu (20/3/2022).

Baca juga: Diduga Depresi, Seorang Warga Kulon Progo Tewas Tertabrak Kereta Api

Jeffry mengatakan, penganiayaan ini melibatkan sekelompok pemuda bermotor yang belum diketahui identitasnya.

Adapun kelompok pemuda itu salah satu di antaranya mengendarai Honda PCX dan tiga lainnya Honda Vario.

LP sendiri sedang bersama tiga temannya sebelum peristiwa penganiayan itu terjadi, Sabtu (19/3/2022) pukul 01.30 WIB.

 

Mereka juga pelajar, yaitu IA (17) pelajar kelas XI, AH (16) pelajar SMP kelas IX, dan RF (18) pelajar dari MA.

Baca juga: Zona Merah Muncul di Kulon Progo Setelah Skrining Pelajar 7-12 Tahun

Jeffy menyebutkan, mulanya korban dan temannya itu sedang berkendara dengan dua motor dari Sentolo ke Pengasih.

Namun ketika berada di jalan raya depan KUA Sentolo, keduanya berpapasan dengan rombongan PCX yang datang dari arah sebaliknya.

Pengendara PCX dan tiga motor itu pun memutar arah lalu mengejar LP dan temannya.

Sesampai di sekitar pasar, pembonceng PCX kemudian membacok dengan gergaji sisir kepada LP yang duduk diboncengan kendaraannya.

Motor korban pun sampai roboh.

Usia beraksi, rombongan PCX kemudian kembali memutar ke arah Sentolo. Sedangkan LP dan teman-temannya meminta tolong warga sekitar.

Warga pun langsung menolong mereka dan menyerahkan kasus itu begitu polisi tiba.

Jeffry mengungkapkan, keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sentolo pada Sabtu, pukul 13.30 WIB.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman.

"Pelaku masih dalam pencarian," kata Jeffry.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Regional
Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Regional
Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Regional
Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Regional
Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus 'Study Tour' di Subang

Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus "Study Tour" di Subang

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Regional
Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Regional
Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Regional
Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Regional
Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Regional
Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Regional
Mengintip 'Solo Investment And Public Service Expo 2024', Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Mengintip "Solo Investment And Public Service Expo 2024", Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Regional
Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Regional
Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com