Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Muat 89 TKI Ilegal, Kapal Kayu Karam di Selat Malaka Asahan, 2 Orang Tewas

Kompas.com - 20/03/2022, 11:37 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kapal kayu nelayan yang mengangkut 89 TKI ilegal kandas di laut Selat Malaka, perairan Tanjung Api, Kabupaten Asahan, Sabtu (19/3/2022).

Tragedi tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 WIB.

Komandan Pos Badan Sar Nasional Tanjungbalai Asahan (Basarnas TBA), Ady Pandawa membenarkan kejadian tersebut.

Pandawa menduga, karamnya kapal kayu tersebut diakibatkan adanya kelebihan muatan yang mengakibatkan kapal tidak seimbang dan tenggelam.

Baca juga: Perahu Karam Saat Angkut Buah Sawit di Riau, 1 Petani Tewas Tenggelam, 2 Hilang

"Dugaan sementara kami kapal tersebut kelebihan muatan, karena kapal nelayan membawa 89 orang didalamnya," kata Pandawa, Sabtu.

Saat ini timnya sudah berhasil membawa para korban dengan menggunakan kapal Sar milik Badan Sar Nasional Tanjungbalai Asahan.

"Kami sudah on board, saat ini menuju pelabuhan panton," katanya.

Dalam kecelakaan tersebut, dua orang penumpang dinyatakan tewas.

Mereka adalah Anastasyah Ponis (43) warga Nusa Tenggara Timur dan Basman (53) warga Sulawesi Selatan.

Baca juga: Terjebak Pusaran Air, Kapal Pengangkut Sembako dan Alkes Karam

"Dua diantara TKI ilegal yang berhasil kami amankan dalam keadaan meninggal dunia, atas nama Anastasyah Ponis warga NTT, dan Basman warga Sulawesi Selatan," kata Ady Pandawa.

Menurutnya, kapal pembawa 89 TKI ilegal tersebut adalah milik nelayan yang sehari-hari didugnakan untuk mencari ikan.

"Dikonfirmasi ke kami, kapal tersebut merupakan kapal nelayan yang hendak membawa 89 PMI ilegal menuju negara Malaysia dengan menggunakan jalur tidak resmi," kata Pandawa.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapal Kayu Muatan 89 TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka: Menuju Malaysia, 2 Orang Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resepsi Puncak Hari Pers Nasional di Purworejo, Wartawan Komitmen Lawan Hoaks di Tahun Politik

Resepsi Puncak Hari Pers Nasional di Purworejo, Wartawan Komitmen Lawan Hoaks di Tahun Politik

Regional
65 Tenaga Honorer Positif Narkoba di Lhokseumawe Aceh

65 Tenaga Honorer Positif Narkoba di Lhokseumawe Aceh

Regional
Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Mendampingi Gibran, Inilah Profil Bupati Kendal

Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Mendampingi Gibran, Inilah Profil Bupati Kendal

Regional
BMKG: 1.079 Gempa Terjadi di Jayapura Sejak 2 Januari 2023

BMKG: 1.079 Gempa Terjadi di Jayapura Sejak 2 Januari 2023

Regional
Angin Kencang Terjang 25 Lokasi di Bogor Raya, 2 Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang

Angin Kencang Terjang 25 Lokasi di Bogor Raya, 2 Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
8 Daftar Makanan Khas Kudus, Selain Soto Kudus

8 Daftar Makanan Khas Kudus, Selain Soto Kudus

Regional
BPBD Bangun Dapur Umum dan Tenda Pengungsi untuk Warga Korban Banjir di Seram Bagian Barat

BPBD Bangun Dapur Umum dan Tenda Pengungsi untuk Warga Korban Banjir di Seram Bagian Barat

Regional
Sebelum Bakar Rumah Orangtuanya, Remaja 17 Tahun di Jambi Bawa Lari Anak Perempuan

Sebelum Bakar Rumah Orangtuanya, Remaja 17 Tahun di Jambi Bawa Lari Anak Perempuan

Regional
Warga Jayapura Diimbau Menghindari Bangunan yang Rusak akibat Gempa

Warga Jayapura Diimbau Menghindari Bangunan yang Rusak akibat Gempa

Regional
Tempati Sempadan Sungai, 64 Lapak Pedagang Wisata Klawing Sonten Purbalingga Akan Direlokasi

Tempati Sempadan Sungai, 64 Lapak Pedagang Wisata Klawing Sonten Purbalingga Akan Direlokasi

Regional
Kondisi Terkini Gempa M 5,4 di Jayapura, Empat Warga Tewas hingga Mal Rusak

Kondisi Terkini Gempa M 5,4 di Jayapura, Empat Warga Tewas hingga Mal Rusak

Regional
Air Mata Budiyono Pecah saat Wakili Almarhum Anaknya Wisuda di UIN Walisongo Semarang

Air Mata Budiyono Pecah saat Wakili Almarhum Anaknya Wisuda di UIN Walisongo Semarang

Regional
Pamintan Mau Pergi Jauh, Pemilik Motor yang Terparkir 3 Hari di Sungai Dengkeng Punya Masalah dengan Istri

Pamintan Mau Pergi Jauh, Pemilik Motor yang Terparkir 3 Hari di Sungai Dengkeng Punya Masalah dengan Istri

Regional
Stok Pupuk Bersubsidi Jateng dan DIY Capai 124.900 Ton, Ini Cara Mendapatkannya

Stok Pupuk Bersubsidi Jateng dan DIY Capai 124.900 Ton, Ini Cara Mendapatkannya

Regional
Perawat yang Gunting Jari Bayi 8 Bulan di Palembang Resmi Ditahan

Perawat yang Gunting Jari Bayi 8 Bulan di Palembang Resmi Ditahan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.