Siswanto Kayuh Sepeda Ontel dari Jember demi Melihat Sirkuit Mandalika, 402 Kilometer Ditempuh 7 Hari

Kompas.com - 19/03/2022, 19:25 WIB

KOMPAS.com - Demi melihat Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Siswanto rela menempuh perjalanan panjang menggunakan sepeda ontelnya.

Pria berusia 52 tahun itu menempuh jarak kurang lebih 402 kilometer.

Siswanto mengawali perjalanannya dari rumahnya di Jember, Jawa Timur pada Rabu (9/3/2022). Ia tiba di Lombok pada Selasa (15/3/2022).

Karena ingin cepat sampai, Siswanto mengaku tidak beristirahat sama sekali selama 3 jam bersepeda. Selain itu, dalam tiga hari berturut-turut, dia hanya tidur selama tiga jam.

Hingga akhirnya, Siswanto tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, pada Selasa.

Selama perjalanan ke Mandalika, Siswanto mengaku ban sepeda ontelnya sempat bocor. Ia juga sempat terjatuh dari sepeda karena kelelahan.

"Kendala yang berarti tidak ada, tapi target ingin cepat sampai sini. Tidur tiga jam saja selama tiga hari berturut-turut,” ujarnya, Kamis (17/3/2022), dikutip dari Tribunnews.

Baca juga: Start Ketiga di Moto3 Mandalika, Mario Aji Menjaga Asa Wujudkan Mimpi Almarhum Ayahnya

Ingin melihat Sirkuit Mandalika dan bertemu Jokowi

Pebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 2 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 2 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022).

Siswanto mengatakan, dirinya nekat bersepeda jauh demi melihat Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Selain itu, dia juga ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang direncanakan menghadiri Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Jika keinginannya bertemu Presiden Jokowi terwujud, dia bakal mencurahkan isi hatinya.

"Satu saya cuma ingin tahu Sirkuit Mandalika itu karena kan mau ada balapan MotoGP dan nonton, tapi belum punya tiket. Satu lagi saya ingin ketemu Bapak Jokowi katanya mau ke Mandalika dan kesempatan ini saya ambil datang ke sini," ucapnya.

Dia menuturkan, selama di Mandalika, ia tidur hanya mengandalkan alas seadanya di pinggiran toko.

Baca juga: Hari Kedua MotoGP di Sirkut Mandalika, Penonton Padati Penukaran Tiket hingga Shuttle Bus

 

Sepeda ontel warisan ayah

Ilustrasi sepeda.UNSPLASH / Chris Barbalis Ilustrasi sepeda.

Siswanto menjelaskan, sepeda ontel yang ia pakai ke Sirkuit Mandalika merupakan peninggalan ayahnya.

Dia mulai gowes dengan sepeda ontel tersebut sejak 2017.

Baca juga: Calo MotoGP Berkeliaran di Sirkuit Mandalika, Jual Tiket dengan Harga Ini

Ternyata, ini bukan kali pertamanya menempuh perjalanan panjang dengan sepeda ontel.

“Selain Mandalika, pernah juga ke Jakarta lima kali, Nol Kilometer di Sabang Aceh, dan Kalimantan satu kali," bebernya.

Baca juga: MGPA: Sirkuit Mandalika Dapat Homologasi A dari FIM

Siswanto mengungkapkan, dirinya memiliki cita-cita ingin keliling Indonesia dengan sepeda peninggalan sang ayah.

Rencananya selanjutnya usai gowes ke Sirkuit Mandalika, Siswanto ingin bersepeda ke Papua.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siswanto Naik Ontel dari Jember ke Mandalika Selama Tujuh Hari, Ingin Curhat ke Jokowi

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Muda Akhiri Hidup di Depan Bayi Kembar dan Balitanya, Jenazah Ditemukan Pertama Kali oleh Anak Sulung

Ibu Muda Akhiri Hidup di Depan Bayi Kembar dan Balitanya, Jenazah Ditemukan Pertama Kali oleh Anak Sulung

Regional
Ombudsman NTB Sebut Sejumlah Pejabat ULP Lombok Timur Dimutasi, Ini Kata Imigrasi

Ombudsman NTB Sebut Sejumlah Pejabat ULP Lombok Timur Dimutasi, Ini Kata Imigrasi

Regional
Gibran Rakabuming Raka Beri Oleh-oleh Keris untuk Dream Theater

Gibran Rakabuming Raka Beri Oleh-oleh Keris untuk Dream Theater

Regional
Gara-gara Tak Mau Diajak Pulang, Istri di Bulukumba Ditusuk Suami Pakai Badik, Ini Ceritanya

Gara-gara Tak Mau Diajak Pulang, Istri di Bulukumba Ditusuk Suami Pakai Badik, Ini Ceritanya

Regional
Keluarga Brigadir J Buka Pintu Maaf untuk Irjen Ferdy Sambo tapi Hukum Tetap Berlaku

Keluarga Brigadir J Buka Pintu Maaf untuk Irjen Ferdy Sambo tapi Hukum Tetap Berlaku

Regional
Angin Kencang Berpotensi Landa 5 Pulau di NTT, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Angin Kencang Berpotensi Landa 5 Pulau di NTT, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Regional
Pemkot Balikpapan Siap Hadapi Gugatan PBH Peradi Terkait Kasus Laka Maut Muara Rapak

Pemkot Balikpapan Siap Hadapi Gugatan PBH Peradi Terkait Kasus Laka Maut Muara Rapak

Regional
10.000 Nakes di Kota Padang Mulai Divaksin Covid-19 Dosis Keempat

10.000 Nakes di Kota Padang Mulai Divaksin Covid-19 Dosis Keempat

Regional
Tak Ada Permintaan hingga Kualitas Rendah Jadi Sebab Harga TBS di Bengkulu Belum Rp 2.000 Per Kg

Tak Ada Permintaan hingga Kualitas Rendah Jadi Sebab Harga TBS di Bengkulu Belum Rp 2.000 Per Kg

Regional
Proses SKCK Tak Selesai 1 x 24 Jam, Surat Diantar ke Rumah Pemohon

Proses SKCK Tak Selesai 1 x 24 Jam, Surat Diantar ke Rumah Pemohon

Regional
Rujuk Ditolak, Suami Tusuk Perut Istri hingga Kritis

Rujuk Ditolak, Suami Tusuk Perut Istri hingga Kritis

Regional
Sejumlah Wilayah NTB Berpotensi Dilanda Kekeringan, Mana Saja?

Sejumlah Wilayah NTB Berpotensi Dilanda Kekeringan, Mana Saja?

Regional
Kasus Pembunuhan Bocah Dalam Septic Tank, Keluarga Serahkan Rekaman CCTV

Kasus Pembunuhan Bocah Dalam Septic Tank, Keluarga Serahkan Rekaman CCTV

Regional
Pasar Rejowinangun Magelang Berhias Aneka Pernak-pernik Sambut HUT Ke-77 RI

Pasar Rejowinangun Magelang Berhias Aneka Pernak-pernik Sambut HUT Ke-77 RI

Regional
Sempat Tiduran di Garbarata Kuala Namu, Jemaah Haji Gorontalo Telat Pulang

Sempat Tiduran di Garbarata Kuala Namu, Jemaah Haji Gorontalo Telat Pulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.