Kompas.com - 18/03/2022, 07:42 WIB

KOMPAS.com - Kapolsek Payung Sekaki Iptu Bayu Ramadhan Effendi mengatakan, warga yang cekcok karena masalah pengeras suara mushala di kawasan Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (16/3/2022), telah berdamai.

Kesepakatan itu dituangkan dalam surat perjanjian perdamaian yang ditandatangani oleh warga berinisial R, ketua RT, dan tokoh masyarakat setempat.

Baca juga: Gara-gara Pengeras Suara Mushala, Warga di Pekanbaru Bentrok

"Kita ajak warga berbicara, diskusi, dan mediasi. Sehingga, para pihak sepakat untuk berdamai dan sepakat melanjutkan hubungan yang harmonis," kata Bayu, dalam rekaman video yang diterima Kompas.com, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Kemenag Gandeng DMI Benahi Akustik Pengeras Suara Masjid-Mushala

Setelah kesepakatan tercapai, warga membubarkan diri dari Mapolsek Payung Sekaki, tempat yang dijadikan lokasi diskusi dan penandatangan perjanjian.

"Kita juga mengerahkan personel patroli di lokasi kejadian. Kita harap hal ini bisa diterima para pihak dan tidak terjadi lagi keributan di masa yang akan datang," ujar Bayu.

Sebelumnya diberitakan, cekcok antarwarga terjadi di kawasan Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau. Keributan ini dipicu gara-gara pengeras suara mushala.

Kapolsek Payung Sekaki Iptu Bayu Ramadhan Effendi menjelaskan, keributan itu terjadi pada Rabu (16/3/2022), sekitar pukul 23.30 WIB.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Kedokteran Uncen Ditemukan Mengambang di Laut, Tak Jauh dari Lokasi Hilang

Mahasiswa Kedokteran Uncen Ditemukan Mengambang di Laut, Tak Jauh dari Lokasi Hilang

Regional
Banten Akan Terapkan Sekolah Metaverse, Pj Gubernur: Ini Solusi Keterbatasan Daya Tampung SMA dan SMK Negeri

Banten Akan Terapkan Sekolah Metaverse, Pj Gubernur: Ini Solusi Keterbatasan Daya Tampung SMA dan SMK Negeri

Regional
Warga Seram Bagian Barat Serahkan 4 Senpi Laras Panjang dan 15 Bom Rakitan ke Polisi

Warga Seram Bagian Barat Serahkan 4 Senpi Laras Panjang dan 15 Bom Rakitan ke Polisi

Regional
Kisah Pilu Satu Keluarga Ditemukan Tewas Tersetrum di Kolam, Polisi: Ada Kabel Listrik Terkelupas, lalu...

Kisah Pilu Satu Keluarga Ditemukan Tewas Tersetrum di Kolam, Polisi: Ada Kabel Listrik Terkelupas, lalu...

Regional
Pipa dan Bak Penampungan Rusak Diterjang Banjir, Ribuan Warga di Nagekeo NTT Konsumsi Air Asin

Pipa dan Bak Penampungan Rusak Diterjang Banjir, Ribuan Warga di Nagekeo NTT Konsumsi Air Asin

Regional
Kronologi 7 Penambang Ilegal Batu Sinabar di Gunung Tambaga SBB Tertimbun Longsor

Kronologi 7 Penambang Ilegal Batu Sinabar di Gunung Tambaga SBB Tertimbun Longsor

Regional
Injak Gundukan Pasir, Warga Temukan Mayat Bayi Terkubur di Pantai Uringan Lombok Barat

Injak Gundukan Pasir, Warga Temukan Mayat Bayi Terkubur di Pantai Uringan Lombok Barat

Regional
6 Kapolres Jajaran Polda Sulut Diganti, Ini Daftarnya

6 Kapolres Jajaran Polda Sulut Diganti, Ini Daftarnya

Regional
Amdal IKN Mulai Dikaji, Gubernur Isran Noor: Kalian Tidak Usah Lagi Ragu

Amdal IKN Mulai Dikaji, Gubernur Isran Noor: Kalian Tidak Usah Lagi Ragu

Regional
Tak Butuh Smartphone, Simak Daftar Lokasi Pendaftaran Offline MyPertamina

Tak Butuh Smartphone, Simak Daftar Lokasi Pendaftaran Offline MyPertamina

Regional
Terungkap, Ini Motif Anggota TNI Tusuk Mayor Beni Arjihans, Kepala RS LB Moerdani Merauke

Terungkap, Ini Motif Anggota TNI Tusuk Mayor Beni Arjihans, Kepala RS LB Moerdani Merauke

Regional
Puan Minta Pemerintah Tak Cabut Subsidi Pupuk Petani Bawang Merah

Puan Minta Pemerintah Tak Cabut Subsidi Pupuk Petani Bawang Merah

Regional
Tangerang Raya PPKM Level 2, Pj Gubernur Banten Pertimbangkan Kapasitas PTM Dikurangi

Tangerang Raya PPKM Level 2, Pj Gubernur Banten Pertimbangkan Kapasitas PTM Dikurangi

Regional
Jalan Akses Menuju Bandara Ngloram Blora Dipalang, Ini Sebabnya

Jalan Akses Menuju Bandara Ngloram Blora Dipalang, Ini Sebabnya

Regional
Sebelum Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki Sehari Jabat Staf Ahli Mendagri

Sebelum Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki Sehari Jabat Staf Ahli Mendagri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.