[POPULER NUSANTARA] Oknum TNI BKO Tembaki Komandan, Rekan dan Brimob | 30 Anggota Satpol PP Pingsan Saat Upacara

Kompas.com - 17/03/2022, 06:02 WIB

KOMPAS.com - Seorang oknum Satgas TNI BKO Batalyon Arhanud 11/Wira Bhuana Yudha yang bertugas di Desa Liang, Kecamatan Waipia, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, berinisial Pratu R, menembaki komandannya Letda Arh Firnalang dan juga rekannya sesama anggota TNI, Prada Raju.

Insiden penembakan terhadap Prada Raju dan komandan pos Satgas itu terjadi di dalam Pos Satgas Desa Liang, pada Rabu dini hari (16/3/2022).

Bukan itu saja, Pratu R juga menembak anggota Brimob, Bharaka FA yang kebetulan melintas.

Akibat kejadian itu, Bharaka FA tewas. Sementara, Prada Raju masih menjalani perawatan usai terrembak di bagian dada.

Sedangkan Letda Firnalang selamat, setelah tembakan dari Prada R salah mengenai sasaran.

Sementara itu, sebanyak 30 personel personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari berbagai daerah di Jawa Timur pingsan saat mengikuti upacara hari ulang tahun (HUT) ke-72 yang dipusatkan di Alun-alun Kota Blitar, Rabu (16/3/2022).

Upcara itu pun dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Karena banyaknya personel Satpol PP yang pingsan, membuat petugas medis yang berjaga pontang-panting memberikan pertolongan.

Berikut populer nusantara selengkapnya:

1. Oknum TNI BKO tembaki komandan, rekan dan Brimob

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) Pattimura, Kolonel Arh Adi Prayogi Choiraul Fajar dan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat saat memberikan keternagan kepada wartawan di markas Korem 151 Binaya, Rabu siang (16/3/2022)KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) Pattimura, Kolonel Arh Adi Prayogi Choiraul Fajar dan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat saat memberikan keternagan kepada wartawan di markas Korem 151 Binaya, Rabu siang (16/3/2022)

Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura, Kolonel Arh Adi Prayogi Choiraul Fajar mengatakan, awalnya, Pratu R menembaki temannya terlebih dahulu di dalam pos, setelah itu pelaku keluar dan menembaki anggota Brimob yang sedang melintas di depan pos tersebut.

“Tadi saya sampaikan korban pertama itu anggota TNI, rekannya sendiri kejadiannya di pos. kemudian yang kedua anggota Brimob sedang lewat di situ,” kata Adi kepada wartawan di markas Korem 151 Binaya, Rabu (16/3/2022).

Saat ini kata Adi anggota TNI yang tertembak itu sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Masohi. Kondisi korban saat ini dalam kondisi kritis.

“Korban dirawat di RSUD Masohi dan kondisinya saat ini kritis,” ujarnya.

Baca juga: Oknum Satgas TNI BKO Tembaki Komandan, Rekan Sesama TNI dan Anggota Brimob di Maluku, 1 Tewas

 

2. 30 anggota Satpol PP pingsan saat upacara

Puluhan anggota Satpol PP pingsan saat mengikuti upacara HUT ke-72 Satpol PP di Alun-alun Kota Blitar, Rabu (16/3/2022)KOMPAS.COM/ASIP HASANI Puluhan anggota Satpol PP pingsan saat mengikuti upacara HUT ke-72 Satpol PP di Alun-alun Kota Blitar, Rabu (16/3/2022)

Kepala Seksi Pelayanan PMI Kota Blitar Lutfil Hakim mengatakan, setidaknya terdapat 30 anggota Satpol PP yang pingsan saat mengikuti upacara HUT ke-72 yang dipusatkan di Alun-alun Kota Blitar.

"Sekitar 30. Rata-rata karena terkena paparan panas, habis hujan kondisi lembap dan mereka pingsan," ujarnya di lokasi.

Kata Hakim, kesadaran personel Satpol PP pulih setelh ditangani petugas medis.

Namun, sambungnya, ada sekita lima orang yang harus mendapatkan terapi oksigen.

Baca juga: 30 Anggota Satpol PP Pingsan Saat Upacara yang Dihadiri Khofifah, Petugas Medis Pontang-panting

 

3. Gempa M 5,5 guncang Sukabumi, tak berpontensi tsunami

Ilustrasi gempa terkini, gempa bumi, gempa tektonik, gempa tidak berpotensi tsunami.SHUTTERSTOCK/Andrey VP Ilustrasi gempa terkini, gempa bumi, gempa tektonik, gempa tidak berpotensi tsunami.

Gempa bermagnitudo 5,5 mengguncang Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (16/3/2022) pukul 10.00 WIB.

Gempa berlokasi di 7.94 LS,106.94 BT (113 km tenggara kota-Sukabumi-Jabar), dengan kedalaman 10 km.

Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Pelabuhan Ratu dan Cianjur dengan skala intensitas IV MMI, Garut, Pandeglang, Bayah, dan Panimbang dengan skala intensitas III MMI, Lebak Selatan, Cilegon, dan Sukabumi dengan skala intensitas II-III MMI.

Gempa juga dirasakan di Jakarta, Banjar, Bandung Barat, Purwakarta, Tangerang Selatan, Bandung, Bekasi, Depok, dan Serang dengan skala intensitas II MMI.

Baca juga: Gempa M 5,5 Guncang Kota Sukabumi, Tak Berpotensi Tsunami

 

4. Kecelakaan di Tol Cipali

Ilustrasi kecelakaan kendaraan.Shutterstock Ilustrasi kecelakaan kendaraan.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil truk dengan Daihatsu Xenia terjadi Tol Cipali Kilometer 91+400 lajur A arah Jakarta menuju Cirebon pada Rabu (16/3/2022) pagi.

Akibat kejadian itu, satu orang penumpang Xenia bernama Darman (60) tewas. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka ringan.

Panit PJR Tol Cipali Ditlantas Polda Jabar Iptu Karyana mengatakan, kejadian berawal saat mobil Xenia melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Sesampainya di lokasi, sambungnya, pengemudi diduga kurang melakukan antisipasi dan menabrak bagian belakang truk.

Akibatnya, mobil berpindah lajur, daru lajur dua ke lajur satu dan mengakibatkan kendaraan tersangkut.

"Kendaraan Daihatsu Xenia tersangkut dan terbawa sejauh 100 meter kemudian terguling," kata Karyana melalui keterangannya, Rabu (16/3/2022).

Baca juga: Kecelakaan di Km 91+400 Tol Cipali, Satu Orang Tewas

 

5. Orangtua Nafa Salvana kaget anaknya ditawari jadi model saat makan pecel lele

Diana (45) dan Agus Rizal (56), orang tua Nafa Salvana, model asal Karawang yang melantai di Milan Fashion Week 2022 saat ditemui di rumahnya di Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Selasa (15/3/2022).KOMPAS.COM/FARIDA Diana (45) dan Agus Rizal (56), orang tua Nafa Salvana, model asal Karawang yang melantai di Milan Fashion Week 2022 saat ditemui di rumahnya di Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Selasa (15/3/2022).

Orangtua Nafa Salvana, Diana (45), dan Agus Rizal (56), mengaku kaget saat mengetahui anaknya ditawari untuk menjadi model di Milan.

"Kaget. Dan sempat enggak percaya, khawatir karena dia enggak ada basic modelling sama sekali," ujar Diana ditemui di rumahnya di Telukjambe Timur, Karawang, Selasa (15/3/2022).

Kata Diana, Nafa mengaku didatangi agensi Who Knows Models saat tengah makan di warung pecel lele di daerah Dipati Ukur, dekat Kampus Unikom Bandung.

Saat itu, kata Diana, ia mengaku sempat khawatir, karena putri sulungnya tiba-tiba diajak menjadi model di luar negeri.

Saat itu, Diana meminta kepada anaknya untuk tidak terlalu euforia. Sebab, ia khawatir ditipu agensi palsu.

Namun karena Nafa mengaku yakin, akhirnya ia pun merestui.

"Dia bilang tahu yang ngajak itu, Rehan Fahrizal, karena sudah follow Instagramnya, model juga. Saat diberi kontrak saya minta tolong ke tantenya untuk mempelajari kontraknya. Kata tantenya juga tidak ada hal-hal yang mencurigakan," ungkapnya.

Baca juga: Orangtua Nafa Salvana Kaget Anaknya Ditawari Jadi Model Saat Makan Pecel Lele: Tak Ada Basic Modelling

 

Sumber: KOMPAS.com (Penulis: Farida Farhan, Rahmat Rahman Patty, Asip Agus Hasani, Agie Permadi | Editor : Khairina, Pythag Kurniati, David Oliver Purba, Gloria Setyvani Putri)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibacok Menantu yang Diduga Mabuk, Pria di Alor Dilarikan ke Rumah Sakit

Dibacok Menantu yang Diduga Mabuk, Pria di Alor Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Kabur Selama 8 Jam Usai Menombak Istrinya hingga Luka Parah, Pria di NTT Ditangkap

Kabur Selama 8 Jam Usai Menombak Istrinya hingga Luka Parah, Pria di NTT Ditangkap

Regional
1.804 Tahanan di Balikpapan Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan

1.804 Tahanan di Balikpapan Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan

Regional
Lomba Cerdas Cermat Unik di Perbatasan Timor Leste untuk Rayakan HUT Kemerdekaan RI, Pesertanya Para Kepala Dusun

Lomba Cerdas Cermat Unik di Perbatasan Timor Leste untuk Rayakan HUT Kemerdekaan RI, Pesertanya Para Kepala Dusun

Regional
Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Divani Akhirnya Wujudkan Mimpinya Sejak Kecil, Ibu: Bangga Sekali, Terharu

Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Divani Akhirnya Wujudkan Mimpinya Sejak Kecil, Ibu: Bangga Sekali, Terharu

Regional
7 Prasasti Sumber Sejarah Kerajaan Kutai

7 Prasasti Sumber Sejarah Kerajaan Kutai

Regional
Ajudan Presiden Pakai Kerawang Gayo saat Pidato RAPBN 2023, Budayawan: Jokowi Ingat Kampung Halaman yang Kedua

Ajudan Presiden Pakai Kerawang Gayo saat Pidato RAPBN 2023, Budayawan: Jokowi Ingat Kampung Halaman yang Kedua

Regional
Kecelakaan di Tol Bekasi-Bandara Soekarno Hatta, Bendahara PMI Sulteng Meninggal Dunia

Kecelakaan di Tol Bekasi-Bandara Soekarno Hatta, Bendahara PMI Sulteng Meninggal Dunia

Regional
Terduga Kurir Narkoba Ditemukan Tewas di Laut, Polda Riau: Melompat ke Laut Saat Diamankan, Tenggelam

Terduga Kurir Narkoba Ditemukan Tewas di Laut, Polda Riau: Melompat ke Laut Saat Diamankan, Tenggelam

Regional
39 SD Negeri Bakal Digabungkan, Ketua DPRD Purworejo Khawatir Jumlah Anak Putus Sekolah Bertambah

39 SD Negeri Bakal Digabungkan, Ketua DPRD Purworejo Khawatir Jumlah Anak Putus Sekolah Bertambah

Regional
Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Petani di 3 Desa Padang Tiji

Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Petani di 3 Desa Padang Tiji

Regional
Detik-detik Sopir Truk Kontainer Tewas setelah Tertimpa Peti Kemas di Surabaya

Detik-detik Sopir Truk Kontainer Tewas setelah Tertimpa Peti Kemas di Surabaya

Regional
Berani Panjat Tiang untuk Perbaiki Tali Bendera yang Macet, Bocah SD di Salatiga : Sudah Biasa Naik Pohon Kelapa

Berani Panjat Tiang untuk Perbaiki Tali Bendera yang Macet, Bocah SD di Salatiga : Sudah Biasa Naik Pohon Kelapa

Regional
Sekolah Disegel Pemilik Lahan, Bupati Banyuwangi Diminta Turun Tangan Pikirkan Nasib Ratusan Siswa

Sekolah Disegel Pemilik Lahan, Bupati Banyuwangi Diminta Turun Tangan Pikirkan Nasib Ratusan Siswa

Regional
Korban Begal di Lombok Timur Selamat, tetapi Tulang Ekor Pari Masih Menancap di Bahu

Korban Begal di Lombok Timur Selamat, tetapi Tulang Ekor Pari Masih Menancap di Bahu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.