Kompas.com - 14/03/2022, 19:02 WIB

KOMPAS.com - Polisi memastikan proses hukum terhadap pengendara motor gede (moge) Harley Davidson yang menabrak anak kembar di Pagandaran, Jawa Barat, hingga tewas tetap berjalan.

Diketahui, dua pengendara moge yang diduga terlibat dalam kecelakaan itu, yakni APP (40) asal Kota Cimahi, pengendara moge D 1993 NA, dan AW (52) asal Bandung Barat yang mengendarai moge B 6227 HOG.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo mengatakan, meski pengendara moge telah menemui keluarga korban dan menyatakan perdamaian, namun hal tersebut tak menggugurkan proses hukum di kepolisian.

"Memang namanya perdamaian ya, itu tidak serta merta menggugurkan pidana dari suatu proses pidana yang terjadi. Nah, dalam hal ini kita tetap konsisten untuk melakukan proses penyidikan sampai dengan selesainya berkas perkara," kata Tompo, ditemui di Polda Jabar, Senin (14/3/2022).

Baca juga: Pengamat: Rp 50 Juta Itu Bukan Meniadakan Pidana, Harus Dihukum Pelakunya

Kata Tompo, dua pengendara moge yang terlibat kecelakaan itu sudah diamankan di Polres Ciamis.

"Nah sampai dengan saat ini kedua sepeda motor dan dua pengendaranya sudah diamankan di Polres Ciamis dan hari ini kita lakukan agenda untuk dilakukan pemeriksaan terhadap saksi yang ada di TKP kemudian pemeriksaan pendalaman kepada kedua pengendara tersebut," ujarnya.

Untuk menentukan status kedua pengendara itu menjadi tersangka atau tidak, polisi akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu.

"Insya Allah rencananya nanti sore kita akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status dari kedua pengendara tersebut," ujarnya.

Baca juga: Polisi Ungkap Salah Satu Anak Kembar Tolong Saudaranya yang Tertabrak Moge tapi Malah Ikut Tertabrak

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pemuda di Blitar Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kandang Ayam

2 Pemuda di Blitar Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kandang Ayam

Regional
Awalnya Pamit Belajar Kelompok, Gadis 13 Tahun Dibawa Lari Seorang Pria

Awalnya Pamit Belajar Kelompok, Gadis 13 Tahun Dibawa Lari Seorang Pria

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 September 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 September 2022

Regional
Dihantam Gelombang, Kapal Wisata TN Komodo Patah Kemudi

Dihantam Gelombang, Kapal Wisata TN Komodo Patah Kemudi

Regional
Soal Kompor Listrik, Pedagang Makanan Khawatir Rasa Masakan Berubah dan Tak Bisa Masak Banyak

Soal Kompor Listrik, Pedagang Makanan Khawatir Rasa Masakan Berubah dan Tak Bisa Masak Banyak

Regional
2 Jembatan Bengawan Solo Ditutup, Ratusan Warga Antre 1 Km untuk Menyeberang dengan Jembatan Bambu

2 Jembatan Bengawan Solo Ditutup, Ratusan Warga Antre 1 Km untuk Menyeberang dengan Jembatan Bambu

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 September 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 September 2022

Regional
Pertama Kali Larang Plastik di Pasar dan Ritel Modern, Wali Kota Banjarmasin 'Babak Belur', Diprotes, hingga Digugat

Pertama Kali Larang Plastik di Pasar dan Ritel Modern, Wali Kota Banjarmasin "Babak Belur", Diprotes, hingga Digugat

Regional
Pelaku Penganiaya 'Driver' Ojol di Semarang Tewas Dikeroyok Rekan-rekan Ojol

Pelaku Penganiaya "Driver" Ojol di Semarang Tewas Dikeroyok Rekan-rekan Ojol

Regional
Terpidana Kasus Mafia Tanah di Padang Ajukan 15 Bukti Baru di Sidang PK, dari SP3 Polisi hingga Bukti Chatting

Terpidana Kasus Mafia Tanah di Padang Ajukan 15 Bukti Baru di Sidang PK, dari SP3 Polisi hingga Bukti Chatting

Regional
Mengenal Daluang, Kertas Tradisional Indonesia dan Proses Pembuatannya

Mengenal Daluang, Kertas Tradisional Indonesia dan Proses Pembuatannya

Regional
Jenazah Pensiunan PNS Ditemukan Terbakar di Bantaran Sungai AWS Surabaya

Jenazah Pensiunan PNS Ditemukan Terbakar di Bantaran Sungai AWS Surabaya

Regional
Suap Kasus Dinas PUPR Muba, AKBP Dalizon Dituntut 4 Tahun Penjara

Suap Kasus Dinas PUPR Muba, AKBP Dalizon Dituntut 4 Tahun Penjara

Regional
Edarkan Sabu, 'Driver' Ojol di Bengkulu Mengaku Diperintah Bos Misterius, Komunikasi Hanya via Telepon

Edarkan Sabu, "Driver" Ojol di Bengkulu Mengaku Diperintah Bos Misterius, Komunikasi Hanya via Telepon

Regional
Hilang di Gunung Popalia Sultra, Mahasiswa Ditemukan Selamat di Jurang Sedalam 85 Meter

Hilang di Gunung Popalia Sultra, Mahasiswa Ditemukan Selamat di Jurang Sedalam 85 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.