Kompas.com - 14/03/2022, 11:26 WIB

KENDARI, KOMPAS.com- Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi membawa tanah dan air terbaik dari daerahnya ke Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Tanah yang dibawa berasal dari Lelemangura Keraton Kesultanan Buton dan air dari makam Sangia Nibandera di Kerajaan Mekongga, Kolaka, untuk disatukan dengan daerah lain.

Lalu diletakkan di titik nol Ibu Kota Negara Nusantara, di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (14/3/ 2022).

Baca juga: Ketatnya Penjagaan di Jalan Menuju IKN Nusantara Saat Rombongan Jokowi Melintas

Juru Bicara Gubernur Sultra Ilham Q Moehiddin menjelaskan, tanah yang dibawa Ali Mazi diambil dari lokasi Lelemangura ataul kawasan Makam Sultan Buton Pertama Murhum Kaimuddin di Kompleks Kesultanan Buton, Baubau. 

Pengambilan tanah dipimpin Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse dan tokoh adat setempat.

Sedangkan air diambil dari Makam Sangia Nibandera dengan ritual Meparamisi yang dipimpin Wakil Bupati Kolaka Muhammad Jayadin dan Bokeo (Raja) Mekongga XIII Khaerun Dahlan.

“Dua liter air diambil dari kendi Sangia Nibandera di kawasan Makam Sangia Nilulo Kerajaan Mekongga di Kabupaten Kolaka,” kata Sekretaris Daerah Sultra Nur Endang Abbas.

Baca juga: Gubernur Aceh Bawa Tanah Makam Sultan Iskandar Muda dan Air Masjid Raya ke IKN

Wakil Bupati Kolaka Muh. Jayadin menyampaikan, kegiatan ini adalah prosesi ritual Meparamisi (permohonan izin) kepada leluhur di Makam Sangia Nibandera.

“Pengambilan air yang dianggap suci di Makam Sangia Nibandera tidak serta merta diambil begitu saja, tapi harus melalui beberapa proses ritual dan pengambilan air ini diperuntukkan pada kepentingan yang khusus," ujarnya.

Diketahui, seluruh gubernur se-Indonesia diundang oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo datang ke titik nol Ibu Kota Negara Nusantara.

Di titik nol Ibu Kota Negara akan digelar ritual Kendi Nusantara untuk menyimpan seluruh air dan tanah yang dibawa oleh para gubernur dari daerah masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Gantung Diri di Blora

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Gantung Diri di Blora

Regional
Derita Yohanes, Bayi di Manggarai Mengidap Hidrosefalus, Tak Punya Biaya Berobat ke RS

Derita Yohanes, Bayi di Manggarai Mengidap Hidrosefalus, Tak Punya Biaya Berobat ke RS

Regional
Jadi Ibu Kota Provinsi Kalsel, Kota Banjarbaru Berbenah

Jadi Ibu Kota Provinsi Kalsel, Kota Banjarbaru Berbenah

Regional
Trauma Usai Dipukul Siswa, Guru SMA di Kupang Akan Ubah Pola Pendekatan Saat Mengajar

Trauma Usai Dipukul Siswa, Guru SMA di Kupang Akan Ubah Pola Pendekatan Saat Mengajar

Regional
Siklon Tropis Noru Menjauh, tetapi Masih Berdampak pada Tinggi Gelombang Laut

Siklon Tropis Noru Menjauh, tetapi Masih Berdampak pada Tinggi Gelombang Laut

Regional
Sejumlah Kucing Mati Diracun di Kota Malang, Ketua RT: Saya Tidak Pernah Instruksikan untuk Meracun

Sejumlah Kucing Mati Diracun di Kota Malang, Ketua RT: Saya Tidak Pernah Instruksikan untuk Meracun

Regional
Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Polres Wonogiri Siaga Satu Gelar Patroli di Obyek Vital

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Polres Wonogiri Siaga Satu Gelar Patroli di Obyek Vital

Regional
Korban Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Alami Luka Bakar 70 Persen, Diduga Salah Prosedur

Korban Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Alami Luka Bakar 70 Persen, Diduga Salah Prosedur

Regional
Kurang Diperhatikan Orangtua, Anak Jalanan di Kota Semarang Didampingi Relawan Anantaka Belajar

Kurang Diperhatikan Orangtua, Anak Jalanan di Kota Semarang Didampingi Relawan Anantaka Belajar

Regional
Diduga Kelalaian Anggota Polisi, Bahan Petasan Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo

Diduga Kelalaian Anggota Polisi, Bahan Petasan Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo

Regional
Muncul Semburan Air Campur Lumpur dari Sumur Bor di Ogan Ilir Sumsel, Tinggalkan Lubang Besar

Muncul Semburan Air Campur Lumpur dari Sumur Bor di Ogan Ilir Sumsel, Tinggalkan Lubang Besar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo | Respons Menpan-RB soal Honorer Ingin Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes

[POPULER NUSANTARA] Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo | Respons Menpan-RB soal Honorer Ingin Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes

Regional
Aniaya Seorang Perempuan di Pekanbaru, Oknum Polwan dan Ibunya Jadi Tersangka

Aniaya Seorang Perempuan di Pekanbaru, Oknum Polwan dan Ibunya Jadi Tersangka

Regional
Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Sangat Kuat, Warga: Saya Kira Ban Meletus

Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Sangat Kuat, Warga: Saya Kira Ban Meletus

Regional
Begini Kondisi Polisi yang Terluka akibat Ledakan Paket di Asrama Polisi Sukoharjo

Begini Kondisi Polisi yang Terluka akibat Ledakan Paket di Asrama Polisi Sukoharjo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.