Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harapan Sri Sultan HB X dan Paku Alam X untuk Mangkunegara X

Kompas.com - 12/03/2022, 15:25 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Raja Keraton Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Adipati Puro Pakualaman, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X menghadiri pengukuhan KGPAA Mangkunegara X.

Jumenengan Dalem di Puro Mangkunegaran pada Sabtu (12/3/2022) dihadiri seluruh Catur Sagotra pecahan dari Kerajaan Mataram Islam yang meliputi Sri Susuhunan Pakubuwono XIII Sri Sultan HB X dan KGPAA Paku Alam X.

Mereka duduk berdampingan, di sisi kanan KGPAA Mangkunegara X, saat Jumenengan Dalem tersebut.

Baca juga: Putra Mahkota Keraton Solo: Penobatan Mangkunegara X Jadi Berkah Puro Mangkunegaran

Proses pengukuhan yang berjalan sekitar dua jam lamanya ini memilki kesan sakral dan penuh makna.

Sri Sultan HB X  berharap setelah pengukuhan Mangkunegara X menjadi pribadi yang mampu memimpin Puro Mangkunegaran.

"Harapnya Saya, sukses, jaga kesehatan dan hati-hati saja," kata Sri Sultan HB X kepada Kompas.com, Sabtu (12/3/2022).

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X saat menghadiri Jumenengan Dalem KGPAA Mangkunegara X, Sabtu (12/3/2022)KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X saat menghadiri Jumenengan Dalem KGPAA Mangkunegara X, Sabtu (12/3/2022)

Sri Sultan juga menyinggung soal sambutan atau pidato KGPAA Mangkunegara X. Menurutnya pesan yang diucapkan untuk segera dilaksanakan.

Baca juga: GPH Bhre Cakrahutomo Resmi Jadi KGPAA Mangkunegara X

Sementara itu, KGPAA Paku Alam X mengatakan dengan sosok muda yang memimpin Puro Mangkunegaran saat ini, bisa menjadi garda depan pengawal perkembangan budaya.

"Kanjeng Gusti sekarang masih muda, kalau sekarang menyebut generasi milenial. Jadi lebih bisa mengakomodir perkembangan yang ada, tanpa tercerabut dari akar budayanya," jelasnya kepada Kompas.com, Sabtu (12/3/2022).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilgub NTB, Gerindra Sumbawa Deklarasi Dukungan untuk Bupati Lombok Tengah

Pilgub NTB, Gerindra Sumbawa Deklarasi Dukungan untuk Bupati Lombok Tengah

Regional
Gunung Ile Lewotolok Diguncang 55 Kali Gempa Letusan Disertai Hujan Abu

Gunung Ile Lewotolok Diguncang 55 Kali Gempa Letusan Disertai Hujan Abu

Regional
Selama Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Semarang Tembus 348 Ribu Pengunjung

Selama Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Semarang Tembus 348 Ribu Pengunjung

Regional
Hasto Sebut Jokowi Tak Bisa Langsung Bertemu Megawati, Gibran: Silaturahmi Kok Dilarang

Hasto Sebut Jokowi Tak Bisa Langsung Bertemu Megawati, Gibran: Silaturahmi Kok Dilarang

Regional
Pria di Riau Ditangkap Usai Unggah Video Editan 'MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran'

Pria di Riau Ditangkap Usai Unggah Video Editan "MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran"

Regional
Polisi Bongkar Makam Eks Casis TNI AL di Pemakaman Covid-19 Sawahlunto

Polisi Bongkar Makam Eks Casis TNI AL di Pemakaman Covid-19 Sawahlunto

Regional
Pernah Digigit Anjing, Satu Warga Sikka Meninggal di Puskesmas dengan Gejala Rabies

Pernah Digigit Anjing, Satu Warga Sikka Meninggal di Puskesmas dengan Gejala Rabies

Regional
Mantan Kapolda NTT Daftar Jadi Bakal Calon Gubernur di Partai Gerindra

Mantan Kapolda NTT Daftar Jadi Bakal Calon Gubernur di Partai Gerindra

Regional
Tradisi Lebaran Topat di Mataram, Warga Ziarah ke Makam hingga Berebut Ketupat Agung

Tradisi Lebaran Topat di Mataram, Warga Ziarah ke Makam hingga Berebut Ketupat Agung

Regional
Menikmati Bakso Balungan Mak Jah, Kuliner Legendaris yang Jadi Buruan Warga Demak

Menikmati Bakso Balungan Mak Jah, Kuliner Legendaris yang Jadi Buruan Warga Demak

Regional
Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang Terancam Hukuman Mati

Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang Terancam Hukuman Mati

Regional
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang, Pelaku Mantan Karyawan Suami Korban

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang, Pelaku Mantan Karyawan Suami Korban

Regional
Kota Semarang Dapat Aduan THR Lebaran Terbanyak di Jateng

Kota Semarang Dapat Aduan THR Lebaran Terbanyak di Jateng

Regional
Penyebab Menurunnya Jumlah Wisatawan di Magelang Saat Libur Lebaran 2024

Penyebab Menurunnya Jumlah Wisatawan di Magelang Saat Libur Lebaran 2024

Regional
Awal Mula Dosen Untan Pontianak Diduga Jadi Joki Mahasiswa S2, Ada Pemalsuan Nilai di Sistem

Awal Mula Dosen Untan Pontianak Diduga Jadi Joki Mahasiswa S2, Ada Pemalsuan Nilai di Sistem

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com