Solar Langka, Pemprov Riau Minta Setiap Pembelian BBM Bersubsidi Diawasi

Kompas.com - 10/03/2022, 13:49 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sudah dua pekan antrean panjang kendaraan terjadi hampir di semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Riau.

Hal ini disebabkan karena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Kendaraan yang didominasi truk bertonase, rela antre berjam-jam untuk melakukan pengisian.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meminta agar setiap pembelian BBM bersubsidi di SPBU diawasi.

Baca juga: Dijanjikan Kerja di Butik, Seorang Warga Cilegon Malah Dijadikan PSK di Riau

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto  usai rapat koordinasi pengawasan pendistribusian BBM & elpiji di Provinsi Riau, Kamis (10/3/2022), di Kantor Gubernur Riau.

Hariyanto mengatakan, kelangkaan solar ini merupakan imbas berkurangnya kuota dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Adapun kuota biosolar untuk Riau tahun 2022, yaitu sebanyak 794.787 kiloliter atau berkurang 9 persen dari tahun lalu.

Baca juga: Belasan Kubik Kayu Ilegal Diamankan di Riau, Pemilik Datang Temui Polisi Langsung Ditangkap

"Artinya memang terdapat kelangkaan solar, dan kita lihat di seluruh SPBU banyak kosong. Ini memang karena kuota yang diberikan BPH Migas tahun ini jauh kurang dibandingkan tahun 2021," kata Hariyanto kepada wartawan, Kamis.

Untuk itu, dirinya akan berkoordinasi dengan  forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) di seluruh kabupaten dan kota di Riau untuk mengambil kebijakan dan pengawasan terhadap kelangkaan solar tersebut.

"Hasil rapat pagi ini akan kami laporkan ke Forkopimda untuk diambil kebijakannya. Nanti teknis pengawasannya di SPBU bagaimana. Apa lagi ini mau masuk bulan suci Ramadan. Kelangkaan ini harus segera diatasi," jelas Hariyanto.

Sementara itu, Area Sales Manager Pertamina Provinsi Riau, Wira Pratama mengatakan, bahwa pihaknya sepakat dengan Pemprov Riau untuk melakukan pengawasan, agar pembelian BBM bersubsidi tepat sasaran.

"Ini salah satu hal yang bagus agar subsidi tepat sasaran. Sebab, kuotanya terbatas. Agar tepat sasaran, maka harus ada pengawasan dari aparat dan dinas terkait juga. Intinya kami sudah satu visi agar subsidi ini tepat sasaran," ujar Wira.

Pihaknya mengaku intens berkomunikasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk mengatur lalu lintas jika terjadi kemacetan saat antrean kendaraan di SPBU.

"Contohnya di Kabupaten Rokan Hilir, Alhamdulillah sudah tersolusikan, tidak ada masalah lagi," tukas Wira. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Tukar Guling Tak Sesuai Prosedural, Perangkat Desa di Sukoharjo Saling Lapor ke Polisi

Gara-gara Tukar Guling Tak Sesuai Prosedural, Perangkat Desa di Sukoharjo Saling Lapor ke Polisi

Regional
Remaja 14 Tahun di Kalbar Diperkosa 6 Pria, Pelaku Masih Diburu Polisi

Remaja 14 Tahun di Kalbar Diperkosa 6 Pria, Pelaku Masih Diburu Polisi

Regional
Istri Ferdy Sambo Tersangka, Pengamat Hukum Unila: Putri Candrawathi Terendus Terlibat Sejak Lama

Istri Ferdy Sambo Tersangka, Pengamat Hukum Unila: Putri Candrawathi Terendus Terlibat Sejak Lama

Regional
Gibran Cari Pelaku Balap Liar Mobil di Fly Over Purwosari, Polisi: Yang Jelas Tidak Ada Ampun

Gibran Cari Pelaku Balap Liar Mobil di Fly Over Purwosari, Polisi: Yang Jelas Tidak Ada Ampun

Regional
Markas Judi Online di Kepri Digerebek, Dikelola dari Kamboja dan Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Markas Judi Online di Kepri Digerebek, Dikelola dari Kamboja dan Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Regional
Anak Pukuli Ayahnya Sendiri hingga Tewas, Motif Belum Diketahui

Anak Pukuli Ayahnya Sendiri hingga Tewas, Motif Belum Diketahui

Regional
Video Viral Pasutri dan Balitanya Dikeroyok Pemain Bola, Bermula dari Korban Menyalip Konvoi Pelaku

Video Viral Pasutri dan Balitanya Dikeroyok Pemain Bola, Bermula dari Korban Menyalip Konvoi Pelaku

Regional
Modus Bersihkan Kelas hingga Hafalkan Pancasila, Guru SD di Lombok Utara Cabuli 17 Siswi

Modus Bersihkan Kelas hingga Hafalkan Pancasila, Guru SD di Lombok Utara Cabuli 17 Siswi

Regional
Orangtua Pembuang Bayi di Salatiga Tertangkap, Ternyata Sepasang Kekasih

Orangtua Pembuang Bayi di Salatiga Tertangkap, Ternyata Sepasang Kekasih

Regional
Istrinya Tak Bernyawa Usai Dianiaya, Frans Panik dan Menguburnya di Kebun, Terungkap Sebulan Kemudian

Istrinya Tak Bernyawa Usai Dianiaya, Frans Panik dan Menguburnya di Kebun, Terungkap Sebulan Kemudian

Regional
Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Ayah Brigadir J: Kami Sangat Mengapresiasi Tim Khusus

Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Ayah Brigadir J: Kami Sangat Mengapresiasi Tim Khusus

Regional
2 Kapal Terbakar di Pelabuhan Asgon Mappi, 2 ABK Tewas

2 Kapal Terbakar di Pelabuhan Asgon Mappi, 2 ABK Tewas

Regional
Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual, Guru Besar UHO Kendari Akan Diperiksa Senin Depan

Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual, Guru Besar UHO Kendari Akan Diperiksa Senin Depan

Regional
Polres Pemalang Tangkap 24 Pelaku Judi, Salah Satunya Beromzet Rp 8-9 Juta Per Hari

Polres Pemalang Tangkap 24 Pelaku Judi, Salah Satunya Beromzet Rp 8-9 Juta Per Hari

Regional
Gagal Lelang, Pembangunan Gedung DPRD Gunungkidul Molor

Gagal Lelang, Pembangunan Gedung DPRD Gunungkidul Molor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.