Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar Gubernur Papua, Mulai dari Gubernur Zainal Abidin Syah hingga Lukas Enembe

Kompas.com - 09/03/2022, 21:29 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Papua adalah sebuah provinsi di Indonesia Timur yang terletak di pulau Papua bagian barat.

Provinsi ini memiliki luas 420.540 kilometer persegi dengan ibu kota berada di Jayapura.

Baca juga: Warga di Manokwari Blokade Jalan Lagi, Gubernur Papua Barat Turun Tangan

Pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda, wilayah ini disebut sebagai Nugini Belanda atau Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea.

Setelah masa kemerdekaan Indonesia, nama provinsi ini kemudian disebut dengan Irian Barat.

Baca juga: Merasa Kerap Diintervensi, Gubernur Papua Bentuk Tim Hukum

Nama provinsi ini kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Presiden Soeharto bersamaan dengan peresmian tambang tembaga dan emas Freeport.

Nama Irian Jaya digunakan secara resmi hingga terbitnya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua, di mana nama provinsi Irian Jaya diganti menjadi Provinsi Papua.

Baca juga: Soal Bentrokan di Sorong yang Tewaskan 18 Orang, Ini Pesan Gubernur Papua Barat

Oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2003, Papua dibagi menjadi dua provinsi yaitu bagian Timur tetap menggunakan nama Papua, sedangkan bagian Barat menggunakan nama Provinsi Irian Jaya Barat (Papua Barat).

Sejak awal, pergantian posisi pemimpin di provinsi yang dipegang oleh gubernur terjadi secara berkala.

Berikut adalah daftar nama gubernur Papua dan masa jabatannya sejak masa berdiri hingga saat ini.

Daftar Gubernur Papua dan Masa Jabatan

No. Nama Gubernur Masa Jabatan
1.  Zainal Abidin Syah  1956 - 1961
2.  Pamoedji  1961 - 1963
3.  Elias Jan Bonai  1963 - 1964
4.  Frans Kaisiepo  1964 - 1973
5.  Acub Zainal  1973 - 1975
6.  Soetran  1975 - 1981
7.  Busiri Suryowinoto  1981 - 1982
8.  Izaac Hindom  1982 - 1988
9.  Barnabas Suebu  1988 - 1993
10.  Jacob Pattipi  1993 - 1998
11.  Freddy Numberi  1998 - 2000
12. Jacobus Perviddya Solossa  2000 - 2005
13.  Barnabas Suebu  2006 - 2011
14.   Lukas Enembe 2013 - 2018
2018 - Sekarang

Selain gubernur, Papua juga pernah dipimpin oleh Pelaksana Tugas Gubernur.

Adapun Plt Gubernur Papua itu menjabat dalam masa transisi dari gubernur sebelumnya ke gubernur selanjutnya yaitu:

No.  Pelaksana Tugas Gubernur  Masa Jabatan
1.  Musiran Darmosuwito 15 April 2000 - 23 November 2000
2.  Andi Baso Bassaleng  20 Desember 2005 - 9 Januari 2006
3.  Sodjuangon Situmorang  9 Januari 2006 - 25 Juli 2006
4.  Syamsul Arief Rivai  25 Juli 2011 - 1 November 2012
5.  Constant Karma  5 November 2012 - 9 April 2013
6.  Soedarmo  26 Februari 2018 - 5 September 2018
7.  Dance Yulian Flassy  24 Juni 2021 - 12 Juli 2021

Fakta Menarik Gubernur Papua

1. Zainal Abidin Syah

Gubernur Irian Barat (sekarang Papua) pertama, Zainal Abidin Syah menjabat pada tahun 1956–1961.

Dilansir dari laman RRI, Zainal Abidin Syah menjabat di tengah ketegangan hubungan antara Indonesia dengan Belanda mengenai Irian Barat.

Tak banyak yang tahu bahwa ia juga merupakan Sultan Tidore yang menjabat pada periode 1947–1967.

Presiden Soekarno mengangkat Zainal Abidin Syah menjadi Gubernur Provinsi Perjuangan Irian Barat dengan Ibukota sementara di Soasiu Tidore dengan SK Presiden RI No. 142/ Tahun 1956, Tanggal 23 September 1956.

Selanjutnya, dikeluarkan SK Presiden RI No. 220/ Tahun 1961, Tanggal 4 Mei 1962 yang menyebut bahwa Zainal Abidin Syah ditetapkan sebagai gubernur tetap Provinsi Irian Barat.

2. Frans Kaisiepo

Sosok Frans Kaisiepo tak hanya dikenal sebagai Gubernur Papua, namun juga sebagai salah satu pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Papua.

Frans Kaisiepo dikenang sebagai pahlawan nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 077/TK/1993.

Sosok Frans Kaisiepo diabadikan dalam uang kertas rupiah pecahan Rp 10.000 yang resmi dikeluarkan pada 19 Desember 2016.

Gelar pahlawan didapatnya dari usahanya dalam mempertahankan tanah Papua yang saat itu masih diduduki oleh Belanda.

Dalam Konferensi Malino di Sulawesi Selatan, Frans Kaisiepo mengusulkan nama Irian sebagai pengganti nama Papua, karena dalam bahasa Biak Papua berarti semangat persatuan masyarakat agar tidak mudah takluk di tangan Belanda.

3. Freddy Numberi

Laksamana Madya TNI (Purn.) Freddy Numberi menjabat sebagai Gubernur Papua pada tahun 1998 setelah pensiun dari TNI-AL.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara di Kabinet Persatuan Nasional (Gus Dur) dan Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Indonesia Bersatu I (SBY).

Di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri, Freddy Numberi juga sempat dipilih sebagai Duta Besar Indonesia untuk Italia dan Malta.

4. Lukas Enembe

Lukas Enembe adalah Gubernur Papua pertama yang terpilih menjabat selama dua periode.

Melansir laman surabaya.tribunnews.com, Lukas Enembe juga pernah menjadi sorotan saat meminta pemerintah mengkaji ulang label teroris untuk KKB Papua.

Sebelum menjadi Gubernur Papua, Lukas Enembe pernah menjabat sebagai CPNS Kantor SOSPOL Kabupaten Merauke.

Ia sempat menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya di tahun 2001 – 2005, dan kemudian diangkat menjadi Bupati Puncak Jaya pada tahun 2007.

Sumber:
www.papua.go.id 
rri.co.id 
www.kompas.com 
www.kompas.com 
surabaya.tribunnews.com 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tabrak Warga dan Polisi, Pencuri Tewas Ditembak Aparat di Pekanbaru

Tabrak Warga dan Polisi, Pencuri Tewas Ditembak Aparat di Pekanbaru

Regional
Kebakaran Kilang Pertamina di Balikpapan, Pemadaman Masih Berlangsung

Kebakaran Kilang Pertamina di Balikpapan, Pemadaman Masih Berlangsung

Regional
Kilang Pertamina di Balikapapan Terbakar, Asap Hitam Terlihat hingga Belasan Kilometer

Kilang Pertamina di Balikapapan Terbakar, Asap Hitam Terlihat hingga Belasan Kilometer

Regional
Kronologi Pesilat asal Sidoarjo Dikeroyok di Gresik hingga Akhirnya Tewas

Kronologi Pesilat asal Sidoarjo Dikeroyok di Gresik hingga Akhirnya Tewas

Regional
[POPULER NUSANTARA] 3 Juru Parkir Aniaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru | Curhat Ibu Pegi Kunjungi Anaknya

[POPULER NUSANTARA] 3 Juru Parkir Aniaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru | Curhat Ibu Pegi Kunjungi Anaknya

Regional
PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com