Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadikan Anak 13 Tahun Budak Seks, Perwira Polda Sulsel Terancam Dipecat

Kompas.com - 09/03/2022, 17:43 WIB

Adapun si oknum perwira tersebut sudah dicopot dari jabatannya oleh Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Nana Sudjana

Kasus budak seks siswi SMP di Gowa ini terungkap, setelah kakak kandung korban, AL (28) buka suara terkait kasus yang menimpa adiknya.

Baca juga: Perwira Polisi di Sulsel yang Perkosa Anak 13 Tahun Telah 2 Kali Menikah

Dia mengaku adiknya jadi korban budak seks oknum perwira AKBP M selama berbulan-bulan.

Di mana korban selama ini bekerja sebagai pembantu di rumah AKBP M sejak September 2021.

Korban selanjutnya diperkosa pada Oktober 2021. Sejak saat itu, AKBP M dituding terus memperkosa korban. Korban diduga menjadi budak seks pelaku hingga pada Februari 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelecehan Pantat Terjadi di Salatiga, Korban Alami Trauma

Pelecehan Pantat Terjadi di Salatiga, Korban Alami Trauma

Regional
Antisipasi Penculikan Anak, Sekolah di Padang Wajib Punya Satpam

Antisipasi Penculikan Anak, Sekolah di Padang Wajib Punya Satpam

Regional
Bentrokan di Tual, Polda Maluku Minta Warga Tahan Diri dan Junjung Tinggi Nilai Adat

Bentrokan di Tual, Polda Maluku Minta Warga Tahan Diri dan Junjung Tinggi Nilai Adat

Regional
Bunuh Ibu dan 2 Anaknya, Pemuda di Tanah Bumbu Kalsel Divonis Hukuman Mati

Bunuh Ibu dan 2 Anaknya, Pemuda di Tanah Bumbu Kalsel Divonis Hukuman Mati

Regional
Ditargetkan Rampung November, Masjid Agung di Magelang Adopsi Desain Tradisional dengan Atap Orang Bersujud

Ditargetkan Rampung November, Masjid Agung di Magelang Adopsi Desain Tradisional dengan Atap Orang Bersujud

Regional
Eksekusi Lahan di Ambon Berlanjut, Rumah Warga Dibongkar Paksa

Eksekusi Lahan di Ambon Berlanjut, Rumah Warga Dibongkar Paksa

Regional
Keluarga Miskin di Polewali Mandar Ini Tidur Serumah dengan Ayamnya

Keluarga Miskin di Polewali Mandar Ini Tidur Serumah dengan Ayamnya

Regional
Penculikan Bayi di Lampung Gagal, Warga Teriaki Pelaku Saat Gendong Korban

Penculikan Bayi di Lampung Gagal, Warga Teriaki Pelaku Saat Gendong Korban

Regional
2 Tahun Tak Bayar Pajak, 1,2 Juta Kendaraan di Banten Terancam Diblokir

2 Tahun Tak Bayar Pajak, 1,2 Juta Kendaraan di Banten Terancam Diblokir

Regional
Merebak Isu Penculikan Anak di Kota Pontianak, Polisi Pastikan Hoaks

Merebak Isu Penculikan Anak di Kota Pontianak, Polisi Pastikan Hoaks

Regional
Anies Baswedan Datang ke Solo, Gibran: Acara Internal

Anies Baswedan Datang ke Solo, Gibran: Acara Internal

Regional
Handphone Penjual Jus Buah di Semarang Hilang, Mengaku Kena Gendam Pria Berjaket Ojol

Handphone Penjual Jus Buah di Semarang Hilang, Mengaku Kena Gendam Pria Berjaket Ojol

Regional
Kisah Fahmi Ekspor Lato-lato ke Malaysia, Total Sudah Kirim 4,5 Ton sejak Awal 2023

Kisah Fahmi Ekspor Lato-lato ke Malaysia, Total Sudah Kirim 4,5 Ton sejak Awal 2023

Regional
Kekesalan Warga Bakar Hotel di Lombok Timur, Tak Bisa Jemur Rumput Laut karena Akses Jalan Terhalang Tembok

Kekesalan Warga Bakar Hotel di Lombok Timur, Tak Bisa Jemur Rumput Laut karena Akses Jalan Terhalang Tembok

Regional
Lagi, Konflik Harimau dan Manusia Terjadi di Hutan Aceh Selatan, 2 Petani Luka Parah

Lagi, Konflik Harimau dan Manusia Terjadi di Hutan Aceh Selatan, 2 Petani Luka Parah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.