Kompas.com - 09/03/2022, 15:49 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku meringkus seorang wanita berinisial MAR alias Bunda Mirna yang diduga merupakan bos para penambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku.

Wanita berusia 47 tahun yang berdomisili di Desa Kayeli, Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru itu ditangkap di sebuah gudang bersama barang bukti berupa sejumlah bahan berbahaya seperti sianida, karbon, kapur api, dan kostik.

Baca juga: Polda Maluku: Sebagian Besar Penambang Ilegal Sudah Keluar dari Gunung Botak...

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengungkapkan, Mirna ditangkap setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Tim kemudian melakukan penggeledahan di sebuah gudang penyimpanan barang dan ruangan tertutup miliknya.

“Kita melakukan penggeledahan pada 28 Februari 2022. Dan pelaku diamankan pada 1 Maret 2022," kata Roem di Ambon, Rabu (9/3/2022).

Menurut Roem, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pelaku selama ini diketahui merupakan penyedia bahan kimia bagi para penambang ilegal di Gunung Botak. Saat ini, Mirna telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

“Motif tersangka yaitu mencari keuntungan dan memperkaya diri dengan cara menjualbelikan bahan berbahaya tanpa izin,” jelasnya.

Baca juga: Oknum Polisi yang Tembak Mati Warga di Gunung Botak Ditetapkan sebagai Tersangka dan Terancam Dipecat

Tersangka, kata Roem, melakukan pemurnian logam emas dengan menggunakan tromol dan bak rendaman menggunakan bahan kimia berbahaya.

“Tersangka juga memiliki usaha perdagangan bahan-bahan berbahaya (sianida), karbon, kapur api, dan kostik tanpa izin di Desa Kayeli,” katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Satu Keluarga Ditemukan Tewas Tersetrum di Kolam, Polisi: Ada Kabel Listrik Terkelupas, lalu...

Kisah Pilu Satu Keluarga Ditemukan Tewas Tersetrum di Kolam, Polisi: Ada Kabel Listrik Terkelupas, lalu...

Regional
Pipa dan Bak Penampungan Rusak Diterjang Banjir, Ribuan Warga di Nagekeo NTT Konsumsi Air Asin

Pipa dan Bak Penampungan Rusak Diterjang Banjir, Ribuan Warga di Nagekeo NTT Konsumsi Air Asin

Regional
Kronologi 7 Penambang Ilegal Batu Sinabar di Gunung Tambaga SBB Tertimbun Longsor

Kronologi 7 Penambang Ilegal Batu Sinabar di Gunung Tambaga SBB Tertimbun Longsor

Regional
Injak Gundukan Pasir, Warga Temukan Mayat Bayi Terkubur di Pantai Uringan Lombok Barat

Injak Gundukan Pasir, Warga Temukan Mayat Bayi Terkubur di Pantai Uringan Lombok Barat

Regional
6 Kapolres Jajaran Polda Sulut Diganti, Ini Daftarnya

6 Kapolres Jajaran Polda Sulut Diganti, Ini Daftarnya

Regional
Amdal IKN Mulai Dikaji, Gubernur Isran Noor: Kalian Tidak Usah Lagi Ragu

Amdal IKN Mulai Dikaji, Gubernur Isran Noor: Kalian Tidak Usah Lagi Ragu

Regional
Tak Butuh Smartphone, Simak Daftar Lokasi Pendaftaran Offline MyPertamina

Tak Butuh Smartphone, Simak Daftar Lokasi Pendaftaran Offline MyPertamina

Regional
Terungkap, Ini Motif Anggota TNI Tusuk Mayor Beni Arjihans, Kepala RS LB Moerdani Merauke

Terungkap, Ini Motif Anggota TNI Tusuk Mayor Beni Arjihans, Kepala RS LB Moerdani Merauke

Regional
Puan Minta Pemerintah Tak Cabut Subsidi Pupuk Petani Bawang Merah

Puan Minta Pemerintah Tak Cabut Subsidi Pupuk Petani Bawang Merah

Regional
Tangerang Raya PPKM Level 2, Pj Gubernur Banten Pertimbangkan Kapasitas PTM Dikurangi

Tangerang Raya PPKM Level 2, Pj Gubernur Banten Pertimbangkan Kapasitas PTM Dikurangi

Regional
Jalan Akses Menuju Bandara Ngloram Blora Dipalang, Ini Sebabnya

Jalan Akses Menuju Bandara Ngloram Blora Dipalang, Ini Sebabnya

Regional
Sebelum Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki Sehari Jabat Staf Ahli Mendagri

Sebelum Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki Sehari Jabat Staf Ahli Mendagri

Regional
3 Hari Hilang di Gunung Arjuno, Pelari Asal Jakarta Ditemukan Selamat, Ini Kondisinya

3 Hari Hilang di Gunung Arjuno, Pelari Asal Jakarta Ditemukan Selamat, Ini Kondisinya

Regional
Setiap Rabu, Pegawai Pemkot Semarang Dilarang Menggunakan Kendaraan Pribadi, Ini Sebabnya

Setiap Rabu, Pegawai Pemkot Semarang Dilarang Menggunakan Kendaraan Pribadi, Ini Sebabnya

Regional
Senangnya Pedagang Pasar Banyumas Dikunjungi Puan, Belanja Rp 42.500 Dibayarnya Rp 300.000

Senangnya Pedagang Pasar Banyumas Dikunjungi Puan, Belanja Rp 42.500 Dibayarnya Rp 300.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.