Kronologi Terbongkarnya Customer Service Bank yang Diduga Korupsi Rp 6,1 Miliar

Kompas.com - 09/03/2022, 12:44 WIB

KOMPAS.com - Diduga korupsi dana pendapatan bunga dan pinalti senilai Rp 6,1 miliar, AF, seorang customer service salah satu bank milik negara di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), ditangkap Kejaksaan Tinggi Kalbar.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Masyhudi mengatakan, kasus ini terbongkar berawal adanya laporan dari asisten manajer pemasaran mikro (AMPM) yang melaporkan bahwa bank tersebut mengalami kerugian pada 31 Januari 2022 lalu.

Padahal, kata Masyhudi, dalam asumsi, harusnya bank tersebut dalam keadaan laba.

Baca juga: Customer Service Bank di Ketapang Kalbar Ditangkap, Diduga Korupsi Rp 6,1 Miliar

Kemudian, sambungnya, ditambah lagi temuan anomali saldo abnormal di rekening pendapat bunga kredit dan pendapatan denda.

Berdasarkan laporan itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga akhirnya menangkap AF.

"Pengungkapan ini merupakan hasil kolaborasi kejaksaan dengan pihak bank," kata Masyhudi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/3/2022).

Baca juga: Berawal Digerebek di Hotel, Terungkap Manajer Koperasi Minta Nasabah Berhubungan Badan Gara-gara Tak Mampu Bayar Utang

 Rugikan negara Rp 6,1 miliar

Ilustrasi uang Dok. Kredivo Ilustrasi uang

Kata Masyhudi, setelah mengantongi alat bukti yang cukup, penyidik kemudian melakukan penahanan terhadap AF selama 20 hari, dimulai 8 Maret 2022 sampai 27 Maret 2022.

"Kejati Kalbar menahan customer service BUMN di Ketapang, berinisial AF," ungkapnya.

Masyhudi mengatakan, akibat perbuatan tersangka AF, mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp. 6,1 miliar.

"Dalam kasus korupsi dana pendapatan bunga dan pinalti menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 6,1 miliar,” ujarnya.

Baca juga: Remaja Putri di Pontianak Dijual di Akun MiChat, Polisi Tangkap 2 Pelaku  

Dikutip dari TribunPontianak.co.id, terkait aliran dana 6,1 miliar itu, kata Masyhudi, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, ia juga menyebut kemungkinan ada tersangka lainnya dari kasus ini, karena hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan.

"Penyidikan ini masih akan terus berlangsung untuk mengungkapkan, apakah ada orang lain yang bekerja sama dengan tersangka dimaksud, dan Kejaksaan akan terus tegas dalam penegakan hukum terutama korupsi agar perekonomian Indonesia menjadi lebih baik, terutama lembaga pengelola keuangan diisi oleh orang-orang, SDM maupun para bankir yang berintegritas, pantas dan layak untuk ditempatkan di sana," ujarnya, dikutip dari TribunPontianak.co.id.

Atas perbuatannya, tersangka AF dijerat Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan ancaman hukuman maksimal 20 tabun dan denda Rp 1 miliar.

Baca juga: Kontrak Kerja Tak Diperpanjang, Pasutri di Pontianak Pecahkan Kaca Kantor dengan Katapel

 

(Penulis : Kontributor Pontianak, Hendra Cipta | Editor : Robertus Belarminus)/TribunPontianak.co.id.

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Diduga Korupsi 6,1 Milyar, Custumer Servis Bank BUMN di Ketapang Jadi Tersangka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Papuma: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pantai Papuma: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
“Korea Selatan Terkenal dengan Ginseng, Indonesia Ada Jahe Merah”

“Korea Selatan Terkenal dengan Ginseng, Indonesia Ada Jahe Merah”

Regional
Kabur Usai Bacok Mertua hingga Sekarat, Pria di Alor Ditangkap

Kabur Usai Bacok Mertua hingga Sekarat, Pria di Alor Ditangkap

Regional
Tali Bendera Lepas Saat Upacara, Zulkarnaen Lari dan Panjat Tiang 15 Meter hingga Diberi Hadiah Rp 770.000

Tali Bendera Lepas Saat Upacara, Zulkarnaen Lari dan Panjat Tiang 15 Meter hingga Diberi Hadiah Rp 770.000

Regional
Diduga karena Masalah Narkoba, 2 Pemuda di Banjarbaru Berkelahi, 1 Tewas

Diduga karena Masalah Narkoba, 2 Pemuda di Banjarbaru Berkelahi, 1 Tewas

Regional
Bawa Kabur Rp 58,8 Juta Dana BLT, Ketua RT di Tabalong Kalsel Ditangkap

Bawa Kabur Rp 58,8 Juta Dana BLT, Ketua RT di Tabalong Kalsel Ditangkap

Regional
[POPULER REGIONAL] Ba'asyir Ikut Upacara HUT ke-77 RI di Ngruki | Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M

[POPULER REGIONAL] Ba'asyir Ikut Upacara HUT ke-77 RI di Ngruki | Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M

Regional
Banjir Terjang HST Kalsel, Seorang Balita Tewas Terseret Arus

Banjir Terjang HST Kalsel, Seorang Balita Tewas Terseret Arus

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 18 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 18 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi dan Sore Cerah Berawan

Regional
Belajar dari Kasus Siswa Dipaksa Pakai Jilbab di Bantul, Ini Kata Pengamat Pendidikan

Belajar dari Kasus Siswa Dipaksa Pakai Jilbab di Bantul, Ini Kata Pengamat Pendidikan

Regional
Heroik, Satpam di Lombok Timur Panjat Tiang Bendera 15 Meter Demi Ambil Tali

Heroik, Satpam di Lombok Timur Panjat Tiang Bendera 15 Meter Demi Ambil Tali

Regional
'Dari Lokasi Karhutla, Kami Menyampaikan Selamat HUT Ke-77 Republik Indonesia'

"Dari Lokasi Karhutla, Kami Menyampaikan Selamat HUT Ke-77 Republik Indonesia"

Regional
146 CPNS dan PPPK Ambon Dapat SK Pengangkatan di HUT Kemerdekaaan

146 CPNS dan PPPK Ambon Dapat SK Pengangkatan di HUT Kemerdekaaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.