Kompas.com - 08/03/2022, 12:25 WIB

BIREUEN, KOMPAS.com - Sebanyak 114 warga Rohingnya asal Myanmar mendarat di perairan Bireuen, Aceh. Kini mereka ditampung sementara di Desa Kuala Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Kepala Hubungan Masyarakat UNHCR Indonesia Mitra Salima Suroso menyebutkan, pihaknya belum mengetahui persis ke mana warga Rohingnya itu akan dievakuasi.

“Mengenai penampungan, kita akan mengikuti arahan pihak otoritas di Aceh nantinya,” sebut Mitra.

Baca juga: Kapal Berisi 114 Warga Rohingya Berlabuh di Kuala Raja Bireuen

Dia menyebutkan, staf UNHCR kini berada di Kabupaten Bireuen untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan otoritas daerah.

“Saat ini yang menjadi prioritas kami adalah kesehatan orang-orang yang mayoritas diduga adalah pengungsi Rohingya yang baru mendarat. Mereka sudah menjalani tes Covid-19 dan vaksinasi,” sebutnya dihubungi melalui telepon, Senin (7/3/2022).

Di sisi lain, sambung Mitra, UNHCR akan menjalankan registrasi dan melanjutkan koordinasi dengan pihak otoritas setempat serta mitra kerja lembaga dunia yang menangani pengungsi itu untuk memberikan perlindungan dan bantuan bagi warga Rohingnya.

Sebelumnya dibertakan sebanyak 114 warga Rohingnya asal Myanmar terdampar di perairan Kuala Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (6/3/2022).

Panglima Laut Bireuen Badruddin mengatakan, 114 warga Rohingya itu terdiri dari 58 pria, 21 wanita dewasa, 33 anak laki-laki, dan 24 anak perempuan.

Baca juga: 21 Warga Rohingya Kabur dari Kamp Penampungan di Lhokseumawe

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korupsi Dana Pembuatan RDTR, Sekda Bengkulu Tengah Ditahan Jaksa

Korupsi Dana Pembuatan RDTR, Sekda Bengkulu Tengah Ditahan Jaksa

Regional
Pertemuan Lanjutan G20 di Solo, 3 Agenda Ini Jadi Fokus Pembahasan Utama

Pertemuan Lanjutan G20 di Solo, 3 Agenda Ini Jadi Fokus Pembahasan Utama

Regional
Pria di Minahasa Tikam Selingkuhan Pacar Pakai Gunting hingga Tewas

Pria di Minahasa Tikam Selingkuhan Pacar Pakai Gunting hingga Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juli 2022

Regional
Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Jambusari Sleman, Statusnya Masih Buron

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Jambusari Sleman, Statusnya Masih Buron

Regional
Vaksinasi Booster Kota Semarang Baru Mencapai 50,6 persen, Masih Banyak Lansia yang Takut Divaksin

Vaksinasi Booster Kota Semarang Baru Mencapai 50,6 persen, Masih Banyak Lansia yang Takut Divaksin

Regional
Diduga Dirampok, Remaja Putri di Lampung Ditusuk OTK 10 Kali di Kamar Kos

Diduga Dirampok, Remaja Putri di Lampung Ditusuk OTK 10 Kali di Kamar Kos

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Juli 2022

Regional
Kalapas Kendal Angkat Bicara soal Kasus Bocah Tewas Dianiaya di Atas Kapal

Kalapas Kendal Angkat Bicara soal Kasus Bocah Tewas Dianiaya di Atas Kapal

Regional
Tewaskan 2 Penambang, Pemkab Muara Enim Minta Sumur Minyak Ilegal Ditutup

Tewaskan 2 Penambang, Pemkab Muara Enim Minta Sumur Minyak Ilegal Ditutup

Regional
Dedi Mulyadi Minta KLHK Waspada Modus Korporasi Berubah Jadi Koperasi, Mengapa?

Dedi Mulyadi Minta KLHK Waspada Modus Korporasi Berubah Jadi Koperasi, Mengapa?

Regional
Pembobolan Koper Dewi Persik di Bandara, Ini 3 Kasus Sama yang Pernah Terungkap

Pembobolan Koper Dewi Persik di Bandara, Ini 3 Kasus Sama yang Pernah Terungkap

Regional
Nelayan di Sumbawa Temukan 14 Benda Diduga Bom Militer

Nelayan di Sumbawa Temukan 14 Benda Diduga Bom Militer

Regional
Warga dan Orangtua Murid SDN Gunungtumpeng 1 Semarang Tolak Pemindahan Sekolah

Warga dan Orangtua Murid SDN Gunungtumpeng 1 Semarang Tolak Pemindahan Sekolah

Regional
Dinsos: ACT Kota Bandung dan Cirebon Tak Pernah Urus Izin

Dinsos: ACT Kota Bandung dan Cirebon Tak Pernah Urus Izin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.