Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Gadis di Manado Ditikam Pacar Berulang Kali hingga Tewas

Kompas.com - 07/03/2022, 09:06 WIB
Skivo Marcelino Mandey,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

MANADO, KOMPAS.com - Seorang gadis berinisial M (16) tewas ditikam pacarnya berinisial FK (19), Minggu (6/3/2022) dini hari.

Peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi di Kelurahan Banjer, Lingkungan V, Kecamatan Tikala, Manado, Sulawesi Utara.

Korban M ditikam berulang kali oleh pacarnya hingga tewas di lokasi kejadian.

Korban dan pelaku merupakan warga Teling Bawah, Wanea, Manado.

Baca juga: Seorang Pengendara Tewas Tertimbun Material Longsor di Manado

"Kejadiannya pada Minggu (6/3/2022) sekitar pukul 03.00 Wita. Kemudian sekitar pukul 04.30 Wita, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Wenang. Selanjutnya pelaku diserahkan ke Polsek Tikala karena tempat kejadian perkara (TKP)-nya di wilayah hukum Polsek Tikala," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (7/3/2022).

Jules menuturkan, informasi diperoleh menyebutkan, awalnya pelaku bersama beberapa orang lainnya sedang minum minuman keras (miras) di pos kamling.

Lalu, korban datang. Belum diketahui alasan pasti, korban lalu memukul tubuh pelaku beberapa kali hingga membuat pelaku sakit hati.

"Pelaku kemudian mengambil pisau badik yang diletakkan di atas tiang pos kamling. Selanjutnya menikam korban beberapa kali, di leher serta bagian tubuh lainnya," kata Jules.

Baca juga: Banjir di Manado, 319 Rumah Tergenang, 2.404 Jiwa Mengungsi

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami beberapa luka tikaman yang cukup parah," tambah Jules.

Dia mengatakan, korban dan pelaku merupakan warga Teling Bawah, Wanea, Manado.

"Pelaku beserta barang bukti sebilah pisau badik sudah diamankan di Polsek Tikala untuk diproses lanjut," pungkas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

Regional
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Regional
Muratara Banjir Bandang, Pj Gubernur Sumsel Sigap Kirimkan Bantuan

Muratara Banjir Bandang, Pj Gubernur Sumsel Sigap Kirimkan Bantuan

Regional
Update Banjir Luwu, Bahan Pokok Disalurkan ke Korban di 2 Desa

Update Banjir Luwu, Bahan Pokok Disalurkan ke Korban di 2 Desa

Regional
Hadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin, Pj Gubernur Banten Sampaikan Pesan Ini

Hadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin, Pj Gubernur Banten Sampaikan Pesan Ini

Regional
2 Kios di Pasar Yosowilangun Lumajang Terbakar

2 Kios di Pasar Yosowilangun Lumajang Terbakar

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Regional
327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

Regional
Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Regional
Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Regional
Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Regional
Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com