Kompas.com - 05/03/2022, 09:49 WIB

KOMPAS.com - Kilang PT Pertamina (Persero) area RU V Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur, terbakar, Jumat (4/3/2022), pukul 10.30 Wita.

Kebakaran itu diduga disebabkan flash di inlet pipa finfan cooler Hydrocracker B di RU V. Api berhasil dipadamkan sekitar 11.00 Wita.

Pasca-kejadian itu, Pertamina memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) aman.

Berikut Kompas.com rangkum fakta selengkapnya:

1. Kilang minyak Pertamina terbakar

Ilustrasi kilang minyakAP PHOTO / GERALD HERBERT Ilustrasi kilang minyak

Direktur Utama PT Kilang Pertamina International Djoko Priyono mengatakan, kebakaran di area RU V Pertamina Balikpapan, disebabkan flash di inlet pipa finfan cooler hydrocracker B di RU V.

"Telah terjadi flash di inlet pipa finfan cooler hydrocracker B di RU 5. Alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan dan saat ini progres cooling dan lanjut inspeksi," ujar Djoko, dalam keterangannya, Jumat.

Pasca-kebakaran tersebut, sambungnya, operasional kilang Balikpapan masih berjalan normal.

"Hydrocracker B sementara normal shutdown dan untuk unit-unit proses yang lain normal operasi. Secara umum kilang RU beroperasi normal, kecuali hydrocracker B," ungkapnya.

Baca juga: Kilang Minyak Pertamina Balikpapan Terbakar

 

2. Kesaksian pekerja

Ilustrasi kebakaranPREEFIX Ilustrasi kebakaran

Seorang pekerja, Hairullah, mengatakan, kebakaran itu terjadi bertepatan dengan jam istirahat pekerja muslim melakukan shalat Jumat.

Sebelum terjadinya kebakaran, Hairullah mengaku sempat mendengar bunyi sebelum api berkobar. Setelah bunyi itu, api kemudian membesar.

"Tapi sebelumnya sempat ada suara. Srek, srek, srek, terus langsung besar apinya. Langsung nyala alarmnya," ujarnya, Jumat, dikutip dari Tribun Kaltim.

Baca juga: Kesaksian Pekerja Kilang Minyak Balikpapan, Sebut Sempat Dengar Bunyi “Srek Srek” Sebelum Api Berkobar

 

3. Pekerja berlarian menyelamatkan diri

Ilustrasi berlarihuasui Ilustrasi berlari

Kata Hairullah, saat terjadi kebakaran, para pekerja berlarian mengevakuasi diri.

Menurutnya, jarak keluar dari kawasan kilang terbilang jauh. Apalagi mereka tidak menggunakan kendaraan saat mengevakuasi diri.

"Jauh itu. Kita dari dalam, langsung berlarian. Mana ada motor. Pokoknya selamat dulu lah," ucapnya.

Kata Hairullah, titik api berjarak 100 meter dari tepi laut.

Baca juga: Pertamina Investigasi Kebakaran di Kilang Minyak Balikpapan

 

4. Api berhasil dipadamkan

Ilustrasi api kebakaranUnsplash/Ricardo Gomez Angel Ilustrasi api kebakaran

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, dan CSR PT Pertamina (Persero) RU V Balikpapan Elly Chandra Peranginangin mengatakan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 Wita.

“Kebakaran bisa dikendalikan tim Pertamina sendiri. Empat mobil pemadam dari Pertamina dan pemadaman statis sudah mampu mengendalikan kobaran api di pabrik di mana flash terjadi,” ungkapnya saat diwawancara Kompas TV.

Elly menerangkan, lokasi kebakaran berada sekitar tengah kilang.

Ia menuturkan, masyarakat sekitar tidak terdampak lantaran lokasi kebakaran cukup jauh dari pagar.

Baca juga: Kebakaran Kilang Pertamina di Balikpapan Dipastikan Sudah Usai, Warga Diminta Tenang

 

5. Stok BBM aman

Ilustrasi BBM. (ABC/Nic MacBean) Ilustrasi BBM. (ABC/Nic MacBean)

Pasca-kejadian tersebut, Elly memastikan bahwa stok bahan bakar minya (BBM) di Kalimantan aman.

“Kami dari Pertamina Group memastikan bahwa kebutuhan BBM dan LPG khusus untuk Kalimantan dan wilayah penyaluran Kalimantan kami pastikan aman stoknya,” ujarnya.

Kata Elly, pihaknya hanya melakukan shutdown di tempat yang mengalami kebakaran.

“Kilang RU V Balikpapan terdapat beberapa pabrik, pabrik yang di-shutdown hanya yang terjadi flash. Pabrik lain masih beroperasi normal dan memproduksi BBM. Kami juga punya stok di tangki-tangki lain yang akan kita salurkan,” ungkapnya.

Baca juga: Kilang Minyak Balikpapan Terbakar, Pertamina Pastikan Stok BBM di Kalimantan Aman

 

Sumber: KOMPAS.com (Penulis: Zakarias Demon Daton, Editor: David Oliver Purba, Robertus Belarminus, Teuku Muhammad Valdy Arief, Reza Kurnia Darmawan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Promo Hari Kemerdekaan, Naik Bus Trans-Semarang Hanya Bayar Rp 77

Promo Hari Kemerdekaan, Naik Bus Trans-Semarang Hanya Bayar Rp 77

Regional
Pemerintah Siapkan Dana Ganti Rugi untuk Sapi yang Kena PMK, Ketua Satgas KPBS: Jangan Uang, Kasih Sapi Saja

Pemerintah Siapkan Dana Ganti Rugi untuk Sapi yang Kena PMK, Ketua Satgas KPBS: Jangan Uang, Kasih Sapi Saja

Regional
Ketika Mahasiswa Baru Dijemur hingga Pingsan, Berujung Permintaan Maaf BEM Untirta

Ketika Mahasiswa Baru Dijemur hingga Pingsan, Berujung Permintaan Maaf BEM Untirta

Regional
Perlakuan Kasar Oknum Perawat Diunggah di Medsos, Kepala Puskesmas Nunukan: Kami Sedih Langsung Di-posting

Perlakuan Kasar Oknum Perawat Diunggah di Medsos, Kepala Puskesmas Nunukan: Kami Sedih Langsung Di-posting

Regional
Klarifikasi BEM Untirta soal Mahasiswa Baru Dijemur Berjam-jam hingga Pingsan

Klarifikasi BEM Untirta soal Mahasiswa Baru Dijemur Berjam-jam hingga Pingsan

Regional
Kompol CB, Perwira Polres Sorong Kota yang Terlibat Narkoba Terancam Dipecat

Kompol CB, Perwira Polres Sorong Kota yang Terlibat Narkoba Terancam Dipecat

Regional
Pria di Pontianak Tunjukkan Kemaluan dan Cabuli Gadis Remaja 14 Tahun

Pria di Pontianak Tunjukkan Kemaluan dan Cabuli Gadis Remaja 14 Tahun

Regional
 Prajurit Perbatasan Indonesia-Malaysia Tangkap 3 Penyelundup Narkoba, Sempat Terjadi Kontak Tembak

Prajurit Perbatasan Indonesia-Malaysia Tangkap 3 Penyelundup Narkoba, Sempat Terjadi Kontak Tembak

Regional
Kelebihan Kelapa Genjah yang Ditanam Presiden Jokowi di Boyolali, Bisa Berbuah hingga 180 Biji Per Pohon

Kelebihan Kelapa Genjah yang Ditanam Presiden Jokowi di Boyolali, Bisa Berbuah hingga 180 Biji Per Pohon

Regional
5 Alat Musik Tradisional dari Sulawesi Selatan dan Cara Memainkannya

5 Alat Musik Tradisional dari Sulawesi Selatan dan Cara Memainkannya

Regional
Ungkap Perilaku Bharada E Semasa Sekolah, Kepala Sekolah SMAN 10 Manado: Kami Kaget

Ungkap Perilaku Bharada E Semasa Sekolah, Kepala Sekolah SMAN 10 Manado: Kami Kaget

Regional
Resmikan OPOP Kalsel Expo di Banjarbaru, Wapres Harapkan Pesantren Jadi Pelopor Ekonomi Rakyat

Resmikan OPOP Kalsel Expo di Banjarbaru, Wapres Harapkan Pesantren Jadi Pelopor Ekonomi Rakyat

Regional
Dosen Unri yang Diduga Cabuli Mahasiswa Divonis Bebas, Pengacara: Sekarang Jelas Pak Syafri Harto Tidak Bersalah

Dosen Unri yang Diduga Cabuli Mahasiswa Divonis Bebas, Pengacara: Sekarang Jelas Pak Syafri Harto Tidak Bersalah

Regional
Viral, Video 2 Pria Selamatkan Wanita yang Hendak Lompat dari Jembatan Gantung di Kupang

Viral, Video 2 Pria Selamatkan Wanita yang Hendak Lompat dari Jembatan Gantung di Kupang

Regional
Diduga Terimpit Ekonomi, IRT di Sumsel Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Anaknya

Diduga Terimpit Ekonomi, IRT di Sumsel Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.