Ketika Residivis Rampok Satroni Rumah yang Ternyata Milik Anggota TNI Wanita...

Kompas.com - 05/03/2022, 07:22 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com – Hari menjelang pagi, tetapi AA (35) masih tertidur, Jumat (25/2/2022). Jam dinding menunjukkan pukul 04.30 Wita.

Anggota TNI perempuan atau Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), itu tiba-tiba kaget begitu dua orang tak dikenal muncul di hadapannya.

Saat itu, dua pelaku bernama Andi Abu Farmi (27) dan Agus Rian Saputra (27) mencongkel jendela rumah AA di Jalan Seluang, Kelurahan Timbau, Tenggarong.

Baca juga: Sultan Kutai Kartanegara: Jangan Ada yang Hambat IKN

Kedua pelaku masuk ke rumah dan menodong AA dengan sebilah parang. Pelaku meminta uang, perhiasan, dan menyuruhnya membuka baju.

“Tapi, korban (AA) menolak dan melakukan perlawanan. Korban sempat dorong-dorongan dengan pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Dedik Santoso saat menggelar keterangan pers di Mapolres Tenggarong, Jumat (4/3/2022).

Mengetahui korban melawan, dua pelaku itu akhirnya kabur membawa ponsel korban dan sejumlah barang lainnya. Korban tak mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Baca juga: Guru Agama di Tenggarong Diduga Cabuli Muridnya hingga Hamil

Sebelum para pelaku kabur, korban ternyata mengingat ciri-ciri mereka. Ia kemudian melapor ke Polres Kukar pada pagi harinya.

Bermodal informasi dari korban, tim Aligator Satreskrim Polres Kukar berhasil menangkap kedua orang tersebut pada 1 Maret 2022 di kawasan Mangkurawang, Tenggarong.

"Pelaku ditangkap di dalam rumahnya. Saat itu salah satu pelaku yang sempat melarikan diri, kemudian kami lakukan tembakan terukur. Alhamdulillah pelaku berhasil kami amankan keduanya," terang Dedik.

Kedua pelaku merupakan residivis

Ternyata, kedua perampok tidak hanya beraksi di rumah AA. Dedik menyebutkan, kedua pelaku juga merampok di dua lokasi berbeda. Dua kasus itu masih dalam penyelidikan polisi.

Adapun modus pelaku, kata Dedik, adalah melakukan pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata tajam.

Baca juga: Kawanan Perampok Sekap dan Rampas Uang Satpam Setelah Gagal Buka Brankas Pabrik Pupuk

Pelaku masuk ke dalam rumah korban pada waktu subuh, saat pemilik rumah sedang tertidur. Mereka masuk melalui jendela lalu mengambil barang-barang berharga dan mengancam pemilik rumah.

Aksi ini tampaknya sudah lama dilakoni kedua pelaku ini. Sebab, keduanya pernah dipenjara karena kasus yang sama. Awal 2021, kedua residivis itu bebas. Namun, kini berulah lagi.

“Mereka saling kenal, bertemunya saat di dalam lapas. Setelah keluar, mereka melakukan perbuatannya bersama-sama," pungkas Dedik.

Kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 365 KUHP dan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Geng ARMI 059', Pelaku Pembacokan di Semarang Ditangkap, Ternyata Masih di Bawah Umur

"Geng ARMI 059", Pelaku Pembacokan di Semarang Ditangkap, Ternyata Masih di Bawah Umur

Regional
Dampak Wacana Kenaikan Tiket TN Komodo, Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Disebut Menurun

Dampak Wacana Kenaikan Tiket TN Komodo, Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Disebut Menurun

Regional
IRT di Bima Ditemukan Tewas Gantung Diri, Suami Diantar Kades ke Kantor Polisi

IRT di Bima Ditemukan Tewas Gantung Diri, Suami Diantar Kades ke Kantor Polisi

Regional
Mayat Penuh Luka Ditemukan di Purworejo, Terungkap Pelaku Sakit Hati Ditagih Utang

Mayat Penuh Luka Ditemukan di Purworejo, Terungkap Pelaku Sakit Hati Ditagih Utang

Regional
Vaksin PMK di Lhokseumawe Kosong, Stok Obat untuk Ternak Menipis

Vaksin PMK di Lhokseumawe Kosong, Stok Obat untuk Ternak Menipis

Regional
Berbekal Pecahan Dempul dan Robekan Kaca Film, Satlantas Polres Wonogiri Ungkap Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Warga Tirtomoyo

Berbekal Pecahan Dempul dan Robekan Kaca Film, Satlantas Polres Wonogiri Ungkap Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Warga Tirtomoyo

Regional
Karangan Bunga 'Save Bea Cukai dari Pungli' Penuhi Pengadilan Tipikor Serang

Karangan Bunga "Save Bea Cukai dari Pungli" Penuhi Pengadilan Tipikor Serang

Regional
Penggemar Dream Theater Mulai Berdatangan ke Stadion Manahan Solo, Ada yang Baru Beli Tiket

Penggemar Dream Theater Mulai Berdatangan ke Stadion Manahan Solo, Ada yang Baru Beli Tiket

Regional
Wanita di Pekanbaru Curi Belasan Motor, Pura-pura Pinjam Kendaraan Lalu Dijual

Wanita di Pekanbaru Curi Belasan Motor, Pura-pura Pinjam Kendaraan Lalu Dijual

Regional
Paman Bharada E Minta Maaf dan Berharap Kasus Keponakannya Segera Selesai

Paman Bharada E Minta Maaf dan Berharap Kasus Keponakannya Segera Selesai

Regional
700 Nakes di Padang Panjang Mulai Terima Vaksin Dosis Keempat

700 Nakes di Padang Panjang Mulai Terima Vaksin Dosis Keempat

Regional
Pelaku Pembusuran IRT di Kendari Ditangkap, Ternyata Tetangga Korban dan Masih Remaja

Pelaku Pembusuran IRT di Kendari Ditangkap, Ternyata Tetangga Korban dan Masih Remaja

Regional
Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Ditunda, Gahawisri Labuan Bajo: Masalah yang Sebenarnya Belum Terselesaikan

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Ditunda, Gahawisri Labuan Bajo: Masalah yang Sebenarnya Belum Terselesaikan

Regional
Warga Bekasi Nekat Rampok Toko Ponsel di Serang, Uangnya Dibelikan Cincin hingga Bayar Utang

Warga Bekasi Nekat Rampok Toko Ponsel di Serang, Uangnya Dibelikan Cincin hingga Bayar Utang

Regional
ASN di Buton Tengah Cabuli Anak Kandungnya Sendiri hingga Korban Lahirkan Bayi Laki-laki

ASN di Buton Tengah Cabuli Anak Kandungnya Sendiri hingga Korban Lahirkan Bayi Laki-laki

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.