Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Masjid Agung Banten Terendam Banjir, Pengungsi Butuh Bantuan Makanan

Kompas.com - 02/03/2022, 10:33 WIB

KOMPAS.com - Sebanyak 32 titik di wilayah Serang, Banten, terdampak banjir bandang, Rabu (2/3/2022).

Dari pantauan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, setidaknya ada 2.298 rumah warga yang terdampak.

Ribuan rumah warga itu tersebar di empat kecamatan, termasuk kawasan wisata ziarah Masjid Agung Banten di Kota Serang.

Baca juga: Banjir di Serang, Wagub Banten Minta Bangunan di Bantaran Cibanten Ditertibkan

Akibatnya, sejumlah warga terpaksa diungsikan. Namun demikian, beberapa titik banjir sudah mulai surut.

"Sebagian warga dievakuasi, ada juga beberapa lokasi yang airnya sudah surut," kata Kepala BPBD Kota Serang Diat Hermawan di Serang, Rabu, dilansir dari Antara.

Baca juga: Kondisi Terkini Banjir di Kota Serang Banten, Identitas Korban Tewas dan Wilayah Terdampak

Butuh bantuan makanan

3.500 Orang Mengungsi, Pemkot Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir 5 HariDokumentasi Polda Banten 3.500 Orang Mengungsi, Pemkot Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir 5 Hari
Diat menjelaskan, saat ini para pengungsi korban banjir Serang Banten membutuhkan makanan cepat saji.

Sejumlah akses jalan yang tertutup banjir membuat para korban kesulitan mendapatkan makanan.

Selain itu, para pengungsi juga membutuhkan pakaian dewasa dan anak-anak yang masih layak pakai, selimut, obat-obatan, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, air bersih, dan lampu (lentera).

Baca juga: Baru Diresmikan Setahun, Bendungan Sindangheula Jebol Sebabkan Banjir Serang

Kondisi terkini

BPBD Banten menjelaskan, salah satu titik banjir adalah di Gerbang Perumahan Widya Asri Lontar Baru Kecamatan Serang.

Di lokasi itu ketinggian banjir sempat mencapai sekitar 1,5 meter dan sudah mulai surut

Lalu, di lingkungan Angsoka Jaya Kelurahan Kasemen ketinggian air mencapai sekitar 2 meter dengan dampak 35 rumah terendam air.

"Kondisi saat ini warga sudah dievakuasi," kata Diat.

Selain itu, lanjutnya, di lingkungan Singandaru Kelurahan Serang ketinggian air sekitar 1,7 meter berdampak terhadapn70 rumah yang terendam.

Banjir juga merendam sekitar 300 rumah di lingkungan Kenari Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, dengan ketinggian air mencapai 5 meter.

Banjir juga membuat sejumlah pohon tumbang dan beberapa wilayah terjadi longsor.

"Ada juga rumah yang roboh, tanah longsor dan pohon tumbang," kata Diat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke